Korban Kritis Akibat Gunung Lewotobi Laki-laki Harus Amputasi Kaki dan Alami Tangan Patah

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Kamis, 07 November 2024 | 11:21 WIB
Korban Kritis Akibat Gunung Lewotobi Laki-laki Harus Amputasi Kaki dan Alami Tangan Patah
Anggota tim penyelamat membawa kantong jenazah berisi korban letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Klatanlo, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Senin (4/11/2024). [ARNOLD WELIANTO / AFP]

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) Suharyanto memastikan bahwa korban jiwa akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores tidak bertambah lagi. Data sejak erupsi pertama pada 4 November tengah malam lalu hingga Kamis (7/11), korban meninggal dunia tercatat tetap 9 orang.

Suharyanto menyampaikan, pertambahan korban jiwa bisa dicegah karena penduduk di sekitar gunung telah diungsikan sejauh 7 kilometer dari pusat erupsi sejak hari pertama.

"Sejak erupsi pertama tanggal 4 November tengah malam mengakibatkan 9 jiwa meninggal dunia. Telah terjadi erupsi berikutnya, tapi karena masyarakat sudah berhasil kita ungsikan, jadi yang meninggal dunia tidak bertambah tetap sembilan," kata Suharyanto dalam konferensi pers virtual, Kamis (7/11/2024).

Sementara itu, satu orang yang sebelumnya dikabarkan kritis, kini kondisinya sudah membaik. Akan tetapi, korban itu harus kehilangan satu kaki serta satu tangannya patah.

"Memang harus diamputasi kakinya sebelah kiri dan tangan kanan dalam proses pemasangan pen. Kami sendiri sudah menengok dan berikan bantuan, mudah-mudahan bisa diselamatkan," ujar Suharyanto.

Korban luka-luka berat juga mulai berkurang. Semula dilaporkan ada 31 orang yang alami luka berat dan dirawat di rumah sakit. Hingga hari empat saat ini, Suharyanto menyampaikan kalau pasien luka berat saat ini tersisa empat orang yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Flores Timur, Larantuka. Suharyanto memastikan seluruh pasien sudah dalam kondisi membaik.

Untuk perkembangan pengungsi, BNPB mencatat ada 3 posko pengungsian di Flores Timur, yakni Kampung Lewolaga terdapat 693 orang, Kampung Bokang 692 orang, dan Kampung Konga 1372 orang. Selain itu ada pula posko pengungsi di Kabupaten Sika sebanyak 1.790 orang.

Erupsi di puncak lewotobi. (ANTARA/HO-PVBMG)
Erupsi di puncak lewotobi. (ANTARA/HO-PVBMG)

Erupsi

Sebelumnya, Gunung Lewotobi Laki-laki dikabarkan erupsi pada Senin (4/11) pagi pukul 02.48 WITA. Erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 17 milimeter dan durasi kurang lebih tiga menit lima detik.

baca juga

Aktivitas Gunung Lewotobi sudah dipantau sejak beberapa bulan pasca erupsi pada Januari 2024 lalu. Hingga Minggu (3/11), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status siaga dan melarang warga beraktivitas hingga jarak radius 3 kilometer.

Namun, dalam waktu semalam aktivitas gunung terus meningkat. Sehingga PVMBG menaikan status menjadi level 4 atau awas pada pukul 00.00 WITA. Namun, tak sampai 3 jam setelah status dinaikan, erupsi terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tebaru, Ini Jumlah Korban Letusan Gunung Lewotobi NTT

Tebaru, Ini Jumlah Korban Letusan Gunung Lewotobi NTT

News | Selasa, 05 November 2024 | 20:05 WIB

Sejarah Letusan Gunung Lewotobi: Dari 1932 Hingga Tragedi 2024

Sejarah Letusan Gunung Lewotobi: Dari 1932 Hingga Tragedi 2024

News | Rabu, 06 November 2024 | 10:41 WIB

Kemensos Beri Santunan Rp135 Juta untuk Ahli Waris Korban Letusan Lewotobi

Kemensos Beri Santunan Rp135 Juta untuk Ahli Waris Korban Letusan Lewotobi

News | Selasa, 05 November 2024 | 21:10 WIB

Ratusan Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi, Mendikdasmen Sediakan Tenda Agar Siswa Tetap Belajar

Ratusan Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi, Mendikdasmen Sediakan Tenda Agar Siswa Tetap Belajar

News | Selasa, 05 November 2024 | 19:41 WIB

Tragedi Lewotobi: Cucu Terluka Tertimpa Seng, Keluarga Terkubur Reruntuhan

Tragedi Lewotobi: Cucu Terluka Tertimpa Seng, Keluarga Terkubur Reruntuhan

Video | Rabu, 06 November 2024 | 10:00 WIB

Terkini

Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C

Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:46 WIB

Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah

Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:45 WIB

Tepis Isu Abaikan Komnas HAM, Ketua Komisi XIII DPR Pastikan Anggaran Justru Ditambah

Tepis Isu Abaikan Komnas HAM, Ketua Komisi XIII DPR Pastikan Anggaran Justru Ditambah

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:44 WIB

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 18:39 WIB

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:34 WIB

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:31 WIB

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:27 WIB

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:25 WIB

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:23 WIB

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 18:17 WIB

×