"Kami Berpacu Lawan Kematian": Warga Gaza Gali Puing dengan Tangan Kosong Selamatkan Keluarga

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 11 November 2024 | 11:44 WIB
"Kami Berpacu Lawan Kematian": Warga Gaza Gali Puing dengan Tangan Kosong Selamatkan Keluarga
Seorang pria duduk di antara reruntuhan bangunan di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Rabu (17/7/2024). ANTARA FOTO/Xinhua/Rizek Abdeljawad/rwa.

Suara.com - Mohammed Alloush, seorang pria Palestina dari Jabalia di Jalur Gaza utara, sangat terguncang, bergegas ke rumah kerabatnya pada hari Minggu untuk melihat apa yang terjadi setelah rumah itu diserang oleh tentara Israel.

Saat tiba bersama puluhan tetangganya, Alloush terkejut mendapati rumah itu, yang dulu dihuni lebih dari 50 orang, hancur total, kantor berita Xinhua melaporkan.

"Kami mendengar teriakan minta tolong dari bawah reruntuhan. Beberapa masih hidup. Saya harus membantu dan menyelamatkan mereka," kata Alloush kepada Xinhua dengan suara bergetar.

Namun, baik Alloush maupun responden lainnya tidak memiliki peralatan apa pun.

"Kami terpaksa menggali dengan tangan kosong untuk membantu yang terluka dan mengeluarkan yang mati semampu kami," kata ayah empat anak berusia 35 tahun itu, sambil menggendong tubuh seorang anak di tangannya.

"Situasinya sangat berbahaya di sini, karena tentara Israel mungkin akan menyerang rumah itu lagi, tetapi kami harus berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan sebanyak mungkin orang," katanya.

Alloush mengatakan dia dan tetangganya harus menguburkan jenazah di tempat, dan memindahkan yang terluka ke rumah sakit Kamal Adwan dan Indonesia, yang sudah tidak beroperasi, dengan kereta keledai.

Sebelumnya pada hari Minggu, tentara Israel menewaskan sedikitnya 36 anggota keluarga Alloush dalam sebuah serangan terhadap rumah mereka di kamp pengungsi Jabalia, menurut penduduk setempat dan sumber medis.

Serangan itu merupakan bagian dari serangan militer besar-besaran Israel yang sedang berlangsung di daerah tersebut mulai dari 5 Oktober, yang bertujuan untuk membunuh sisa-sisa Hamas dan mencegahnya berkumpul kembali di wilayah tersebut, klaim militer Israel.

baca juga

Mahmoud Basal, juru bicara Pertahanan Sipil Palestina di Gaza, mengatakan militer Israel memaksa tim Pertahanan Sipil meninggalkan daerah tersebut dan mengepung banyak penduduk setempat di dalam rumah mereka.

Israel telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Hamas di Jalur Gaza untuk membalas amukan Hamas melalui perbatasan selatan Israel pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 orang.

Jumlah korban tewas Palestina akibat serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza telah meningkat menjadi 43.603, dengan korban luka-luka mencapai 102.929, kata otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.

Di Gaza utara, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 1.800 orang, melukai sekitar 4.000 lainnya, dan menyebabkan ratusan orang hilang, selain menghancurkan semua rumah sakit setempat, kata kantor media pemerintah yang dikelola Hamas pada hari Senin dalam sebuah pernyataan pers.

Sementara itu, operasi penyelamatan sulit dilakukan di Kota Gaza, bahkan dengan kehadiran layanan Pertahanan Sipil.

Pada Sabtu malam, tentara Israel menewaskan sedikitnya lima warga Palestina dalam sebuah serangan di sebuah rumah keluarga al-Khour di lingkungan Tal al-Hawa di sebelah barat Kota Gaza.

"Sangat sulit bagi ambulans dan Pertahanan Sipil untuk mencapai daerah itu dengan cepat, jadi saya memutuskan untuk menggunakan tangan saya untuk menyelamatkan para korban dan mengeluarkan korban tewas untuk dikuburkan pada dini hari," kata Mohammed Doghmosh, warga Palestina berusia 25 tahun kepada Xinhua.

Doghmosh mengatakan bahwa ia dan teman-temannya menggunakan senter pada ponsel mereka untuk melihat dengan jelas melalui reruntuhan sehingga mereka dapat mengeluarkan korban sesegera mungkin.

"Sepanjang waktu, kami berpacu melawan kematian, perang, dan waktu. Jadi, kami harus menjalankan misi ini dengan tangan kami sendiri dan saling membantu sebaik mungkin," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Desak PBB Usir Israel, OKI dan Liga Arab Diminta Bersatu!

Iran Desak PBB Usir Israel, OKI dan Liga Arab Diminta Bersatu!

News | Senin, 11 November 2024 | 11:20 WIB

Suporter Diminta Hindari Laga Prancis vs Israel, Buntut Kekerasan usai Pertandingan di Amsterdam

Suporter Diminta Hindari Laga Prancis vs Israel, Buntut Kekerasan usai Pertandingan di Amsterdam

News | Senin, 11 November 2024 | 10:46 WIB

Kerusuhan Suporter Israel Vs Belanda: Amsterdam Mencekam, PM Beri Peringatan Keras!

Kerusuhan Suporter Israel Vs Belanda: Amsterdam Mencekam, PM Beri Peringatan Keras!

Video | Minggu, 10 November 2024 | 21:00 WIB

Israel Terus Serang Wilayah Lebanon Selatan, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.100 orang

Israel Terus Serang Wilayah Lebanon Selatan, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.100 orang

News | Minggu, 10 November 2024 | 19:16 WIB

Maskapai Italia & Prancis Hentikan Penerbangan ke Israel Hingga 2025, Sektor Teknologi Terpukul

Maskapai Italia & Prancis Hentikan Penerbangan ke Israel Hingga 2025, Sektor Teknologi Terpukul

News | Minggu, 10 November 2024 | 19:00 WIB

Tragedi di Tyre: 12 Paramedis Gugur Diserang Israel, Lebanon Kecam Kejahatan Perang

Tragedi di Tyre: 12 Paramedis Gugur Diserang Israel, Lebanon Kecam Kejahatan Perang

News | Minggu, 10 November 2024 | 18:01 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×