Adu Pendidikan 2 Cabup Blitar Rijanto Vs Rini Syarifah, Panas Usai Debat Dihentikan

Baehaqi Almutoif | Suara.com

Rabu, 13 November 2024 | 19:35 WIB
Adu Pendidikan 2 Cabup Blitar Rijanto Vs Rini Syarifah, Panas Usai Debat Dihentikan
Kolase Cabup Blitar Rijanto dan Rini Syarifah. [Instagram]

Suara.com - Pemilihan Bupati (Pilbup) Blitar memanas sejak debat yang digelar pada 4 November 2024. KPU setempat terpaksa harus menghentikan jalannya debat karena banjir protes.

Pasangan calon (paslon) Rijanto-Beky Herdihansah (Rijanto-Beky) protes keras, karena menilai lawannya Rini Syarifah-Abdul Ghoni (Rini-Ghoni) menyontek di debat. Belakangan KPU Kabupaten Blitar angkat bicara mengenai hal tersebut.

Menurut KPU Kabupaten Blitar, memang difasilitasi kertas print out untuk visi dan misi.

Namun, setelah itu situasinya memanas. Kedua paslon saling lapor ke Bawaslu. Pasangan Rini-Ghoni melaporkan Rijanto-Bekty atas dugaan praktik politik uang.

Tidak lama setelah itu, giliran pasangan Rijanto-Bekty yang melaporkan Rini-Ghoni ke Bawaslu atas dugaan pelanggaran tata tertib debat.

Panasnya situasi Pilbup Blitar ini membuat publik penasaran terhadap dua sosok calon bupati. Lantas seperti apa latar belakang kedua calon, termasuk pendidikannya, berikut ini ulasannya.

Rijanto

Pria kelahiran 28 Januari 1953 itu merupakan Mantan Bupati Blitar periode 2016-2020. Sebelumnya, dia merupakan pegawa negeri sipil (PNS) di kabupaten setempat. Sejumlah jabatan pernah diembannya, seperti kepala dinas Kepala Dinas Pendapatan Daerah Blitar, Kepala Dinas P & K Blitar, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Kepala Kantor Satpol PP.

Pendidikan Rijanto dari mulai anak-anak hingga remaja di Blitar. Dia pernah menempuh pendidikan di SDN Bendogerit III.

Lulus dari sana, kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Blitar dan SMA Negeri 1 Blitar. Dia lalu melanjutkan pendidikan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri.

Rini Syarifah

Calon bupati kelahiran tahun 1977 merupakan petahana. Ia pernah menjabat sebagai Bupati Blitar periode 2020-2024.

Rini dikenal sebagai seorang pengusaha yang memiliki peternakan kambing dan sapi di Blitar. Ia juga pernah menjadi manajer Ultima Sound System. Kemudian mengelola rumah makan Bale Karisa.

Masa kecil Rini dihabiskan di Blitar. Dia merupakan lulusan SD Negeri Kepanjenlor, Kota Blitar. Kemudian melanjutkan pendidikan SMP Negeri 1 Kota Blitar dan SMA Negeri 1 Garum, Kabupaten Blitar.

Selesai sekolah menengah atas, Rini lalu melanjutkan pendidikannya di diploma tiga (D3) program studi akuntansi di Universitas Brawijaya Malang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Silsilah Keluarga Yuli Hastuti, Cabup Termiskin di Indonesia yang Membangun Dinasti

Silsilah Keluarga Yuli Hastuti, Cabup Termiskin di Indonesia yang Membangun Dinasti

News | Selasa, 12 November 2024 | 20:57 WIB

Berapa Kekayaan Cabup Purworejo Yuli Hastuti? Viral Usai Disebut Calon 'Termiskin'

Berapa Kekayaan Cabup Purworejo Yuli Hastuti? Viral Usai Disebut Calon 'Termiskin'

News | Senin, 11 November 2024 | 17:38 WIB

Dari Sekda ke Bupati: Harda Kiswaya dan Visi Sleman yang Maju dan Berkeadaban

Dari Sekda ke Bupati: Harda Kiswaya dan Visi Sleman yang Maju dan Berkeadaban

Video | Senin, 11 November 2024 | 11:00 WIB

Terkini

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:14 WIB

Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional

Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:02 WIB

Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong

Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:02 WIB

Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba

Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:47 WIB

Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!

Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:37 WIB

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:25 WIB

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:22 WIB

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:14 WIB

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:06 WIB