Bantah Kalah Praperadilan Gegara Tak Becus Usut Kasus, Pimpinan KPK Malah Salahkan Hakim: Mereka Inkonsisten

Kamis, 21 November 2024 | 09:33 WIB
Bantah Kalah Praperadilan Gegara Tak Becus Usut Kasus, Pimpinan KPK Malah Salahkan Hakim: Mereka Inkonsisten
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata (kiri) dan Kepala Biro Humas KPK Yuyul Andriati Iskak (kanan) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/11/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com -  Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menanggapi pernyataan Calon anggota Dewan Pengawas (Cadewas) KPK Benny Jozua Mamoto yang menyebut penyidik tidak profesional sehingga kalah dalam praperadilan.

Pria yang akrab disapa Alex itu lantas membantah pernyataan tersebut karena dia menilai penyidik sudah bekerja secara profesional. Dia justru menyalahkan hakim sehingga KPK kalah dalam praperadilan yang diajukan tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi.

"Ada ketidakkonsistenan di dalam putusan pengadilan. Kan begitu, ya kan? Apalagi hakimnya, hakim tunggal, ya.” kata Alex kepada wartawan, Kamis (21/11/2024).

“Sudah 20 tahun KPK menangani perkara korupsi dengan prosedur yang tidak berubah," tambah dia.

Alex juga menyebutkan adanya praperadilan yang ditolak hakim sehingga dia menilai setiap perkara berbeda-beda.

“Sudah ada putusan praperadilan sebelumnya yang menolak permohonan pemohon untuk kasus yang sama. Artinya untuk kejadian atau peristiwa yang relatif sama ada dua putusan yang berbeda,” tutut Alex.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata. (Suara.com/Dea)
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata. (Suara.com/Dea)

Dia menegaskan penyidik KPK sudah bekerja sesuai dengan prosedur secara profesional dengan mengacu pada undang-undang yang berlaku.

“Kalau sekarang ini Standar Operating Prosedur (SOP) di KPK masih mengacu pada pasal 44, ya. Pada tahap penyelidikan, ini sudah ada 2 alat bukti dan seterusnya, yang itu kami jadikan dasar untuk menetapkan tersangka,” tandas Alex.

Dituding Tak Becus Usut Kasus

Baca Juga: Blak-blakan di Depan Capim KPK, Anggota DPR Hasbiallah Ilyas: Saya Setuju Pak Luhut jika OTT Itu Kampungan!

Sebelumnya, Bennye menyebut penyidik KPK tidak profesional sehingga lembaga antirasuah kerap kalah dalam sidang praperadilan. Hal itu dia sampaikan saat menjalani fit and proper test di Komisi III DPR RI.

“Dalam hal kekalahan dalam praperadilan, kami mencoba mempelajari satu, satu, satu, kalahnya karena apa, dan sebagainya. Di sana memang kami melihat ada ketidakprofesionalan dari penyidik," kata Benny di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2024).

Benny menyebut KPK mesti berhati-hati dalam hal ini lantaran saat ini dia menilai masyarakat sudah banyak yang berani menggugat.

“Inilah salah satu poin yang nantinya perlu menjadi perhatian, karena saat ini masyarakat lebih berani untuk menggugat, sehingga janganlah nanti kemudian KPK kalah kembali,” ucap Benny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI