Banyak Kader PDIP Ungkap Dugaan Partai Cokelat Cawe-cawe di Pilkada, Puan: Jika Ada Bukti, Laporkan

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 03 Desember 2024 | 15:32 WIB
Banyak Kader PDIP Ungkap Dugaan Partai Cokelat Cawe-cawe di Pilkada, Puan: Jika Ada Bukti, Laporkan
Ketua DPP PDIP Puan Maharani. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Ketua DPR Puan Maharani meminta kepada pihak-pihak yang menyebut adanya 'Partai Cokelat' ikut cawe-cawe di Pilkada 2024 untuk melaporkan kepada pihak berwajib.

Pernyataan itu disampaikan Puan usai sejumlah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengungkap adanya dugaan Partai Cokelat terlibat cawe-cawe dalam Pilkada 2024.

"Jika ada bukti kemudian memang terlihat secara nyata, saya meminta untuk dilaporkan," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2024).

Ia juga mempersilakan masyarakat melapor apabila menemukan bukti Partai Cokelat atau Parcok ke pihak berwajib.

"Kemudian biar masyarakat yang kemudian juga melaporkan jika memang ada bukti-bukti terkait dengan hal tersebut," katanya.

Saat ditanya kemungkinan Fraksi PDIP sedang mendalami untuk melaporkan adanya dugaan keterlibatan Parcok cawe-cawe di Pilkada, Puan menegaskan bahwa hal tersebut bukan urusan satu atau dua fraksi.

"Saya rasa ini kan merupakan suatu masalah yang ada di nasional. Jadi ini bukan masalah satu fraksi, dua fraksi tapi masalah berbangsa dan bernegara. Jadi kalau memang ada bukti, dilaporkan," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus menegaskan, jika Jawa Tengah (Jateng) kini bukan lagi Kandang Banteng dalam Pilkada. Ia menyebut justru Jateng kini jadi Kandang Bansos dan Partai Cokelat.

"Dan jika saudara-saudara bertanya, apakah Jawa Tengah bukan lagi kandang banteng? Ya, dalam arti pemilihan gubernur," kata Deddy dalam jumpa pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2024).

Ia mengatakan, memang dari Pilkada Jateng PDIP justru mengalami kenaikan suara dari hasil Pileg 2024 lalu. Menurutnya, hal itu menandakan Jateng masih Kadang Banteng secara keseluruhan.

Tapi dalam soal Pilkada, kata Deddy, justru kini Jateng telah menjadi Kandang Bansos dan Partai Cokelat. Hal itu mengacu dugaan kecurangan yang terjadi di Jateng guna memenangkan pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

"Apakah masih kandang banteng? Yes, pemilih kami masih tetap setia bahkan bertambah. Tetapi sekarang rekan-rekan wartawan semua mulai hari ini bisa menyebut Jawa Tengah bukan sebagai kandang banteng lagi, tapi sebagai kandang Bansos dan Parcok," ujarnya.

"Jadi jangan lagi sebut Jawa Tengah sebagai kandang banteng, tetapi sebagai kandang Bansos dan Parcok," sambungnya.

Ia pun menjelaskan, jika Kandang Banteng kini berada di wilayah lainnya. Ia menyinggung kemenangan PDIP di Jajarta di Pilkada 2024.

"Mau tanya di mana kandang banteng? DKI Jakarta memenangkan pemilu provinsi, Legislatif, Ketua DPRD, dan kemarin Gubernur dan Wakil Gubernur di Provinsi Riau. Belum pernah dalam sejarah PDI Perjuangan menjadi Ketua DPRD Provinsi di sana sekaligus memenangkan pemilu Gubernur. Dari 6 provinsi di Papua kami memenangkan 4 provinsi," katanya.

"Kami bisa mengembalikan kehormatan partai di Kalimantan Barat yang dulu terlepas, sekarang kembali lagi. Jadi coba lihat bagaimana hasilnya kemarin di Bali, kami bisa memenangkan dengan 80 persen. Walaupun influencer menteri-menteri turun ke sana, bahkan seorang Kaesang turun ke sana, tetapi tetap menjadi kandang banteng," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditanya Soal Status Jokowi di PDIP Masih Kader atau Sudah Dipecat, Puan Cuma Senyum: Apa Ya?

Ditanya Soal Status Jokowi di PDIP Masih Kader atau Sudah Dipecat, Puan Cuma Senyum: Apa Ya?

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 15:02 WIB

Tuding 'Partai Cokelat' Cawe-cawe, Legislator PDIP Yulius Bantah Langgar Etik: Saya Cuma Minta Klarifikasi Polri

Tuding 'Partai Cokelat' Cawe-cawe, Legislator PDIP Yulius Bantah Langgar Etik: Saya Cuma Minta Klarifikasi Polri

News | Senin, 02 Desember 2024 | 15:11 WIB

Usut Tudingan 'Partai Cokelat', MKD Klarifikasi Anggota DPR Fraksi PDIP

Usut Tudingan 'Partai Cokelat', MKD Klarifikasi Anggota DPR Fraksi PDIP

News | Senin, 02 Desember 2024 | 14:22 WIB

Terkini

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB

Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil

Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:05 WIB