Warga Korea Selatan Tuntut Yoon Seok Yeol Mundur Setelah Upaya Kudeta Militer

Bella

Rabu, 04 Desember 2024 | 19:38 WIB
Warga Korea Selatan Tuntut Yoon Seok Yeol Mundur Setelah Upaya Kudeta Militer
Orang-orang ambil bagian dalam acara peringatan lilin saat mereka menyerukan pengunduran diri Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol di Seoul, Korea Selatan, Rabu (4/12/2024). [Philip FONG / AFP]

Suara.com - Ribuan warga Korea Selatan turun ke jalan pada hari Rabu untuk menggelar demonstrasi besar sebagai bentuk kemarahan terhadap Presiden Yoon Seok Yeol. Protes ini dipicu oleh upaya gagal Yoon dalam memberlakukan darurat militer yang memicu kekacauan politik di negara yang dikenal dengan sistem demokrasi yang dinamis.

Para demonstran yang mayoritas adalah pekerja dari serikat buruh dan anggota oposisi, berbaris menuju kantor kepresidenan di Seoul, menuntut agar Yoon mundur dari jabatannya.

Mereka menganggap langkah Presiden Yoon untuk memberlakukan darurat militer sebagai bentuk “kudeta diri” untuk melindungi dirinya sendiri dan keluarganya, mengingat berbagai skandal yang melibatkan ibu negara sejak Yoon menjabat pada 2022.

Orang-orang memegang plakat bertuliskan "Pemberontakan Yoon Suk Yeol mundur!" saat mereka ambil bagian dalam acara peringatan lilin untuk memprotes Presiden Korea Selatan Yoon di Seoul, Korea Selatan, Rabu (4/12/2024). [Philip FONG / AFP]
Orang-orang memegang plakat bertuliskan "Pemberontakan Yoon Suk Yeol mundur!" saat mereka ambil bagian dalam acara peringatan lilin untuk memprotes Presiden Korea Selatan Yoon di Seoul, Korea Selatan, Rabu (4/12/2024). [Philip FONG / AFP]

Aksi protes ini juga terlihat di luar Gedung Majelis Nasional, tempat anggota parlemen sebelumnya menangguhkan deklarasi darurat militer tersebut. Dalam unjuk rasa yang penuh semangat ini, peserta membawa plakat berwarna-warni dan menyanyikan lagu kebangsaan Korea Selatan.

Sejumlah tokoh oposisi seperti Cho Kuk dan Lee Jae-myung menyatakan bahwa tindakan Yoon telah melanggar konstitusi dan hukum, bahkan mengarah pada upaya kudeta dan pengkhianatan.

“Kami tidak akan membiarkan demokrasi kita dihancurkan. Kami harus mempertahankan sistem ini,” ujar Shin So-yeon, seorang perempuan berusia 20-an, yang merasa terbangun akan betapa rapuhnya demokrasi yang telah diperjuangkan selama puluhan tahun.

Banyak peserta protes yang menyebut momen ini mengingatkan mereka pada protes besar tahun 2016 yang berhasil menggulingkan Presiden Park Geun-hye.

Sebagian besar dari mereka juga mengekspresikan ketidakpercayaan terhadap Presiden Yoon, yang mereka anggap sebagai pemimpin yang tidak rasional.

"Presiden ini gila, dan ia berbahaya bagi demokrasi kita," kata Choi Moon-jung, seorang demonstran berusia 55 tahun.

baca juga

Protes tersebut semakin memanas dengan banyaknya warga yang bergabung sepanjang hari, bahkan mempersiapkan diri untuk kembali berdemonstrasi semalam suntuk.

Para anggota oposisi kemudian mengajukan mosi pemakzulan terhadap Presiden Yoon, yang jika disetujui akan memerlukan dukungan dua pertiga dari anggota parlemen dan minimal enam hakim Mahkamah Konstitusi. Mosi tersebut diperkirakan akan diputuskan dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seoul Kembali Normal Setelah Kekacauan Darurat Militer, Tapi Ketakutan Tersisa

Seoul Kembali Normal Setelah Kekacauan Darurat Militer, Tapi Ketakutan Tersisa

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 18:29 WIB

Viral! Politikus Korea Selatan Rebut Senapan Tentara di Tengah Kekacauan Seoul

Viral! Politikus Korea Selatan Rebut Senapan Tentara di Tengah Kekacauan Seoul

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 17:04 WIB

Siasat Hindari Wajib Militer Gagal Total, Pria Korsel Dipenjara Setelah Sengaja Menggemukkan Diri

Siasat Hindari Wajib Militer Gagal Total, Pria Korsel Dipenjara Setelah Sengaja Menggemukkan Diri

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 15:21 WIB

Keputusan Mengejutkan Presiden Korsel Picu Krisis Pasar: Won Anjlok, Saham Terjun Bebas

Keputusan Mengejutkan Presiden Korsel Picu Krisis Pasar: Won Anjlok, Saham Terjun Bebas

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 14:50 WIB

DPK Desak Presiden Yoon Mundur, Industri Hiburan Korea Ikut Kena Imbas

DPK Desak Presiden Yoon Mundur, Industri Hiburan Korea Ikut Kena Imbas

Your Say | Rabu, 04 Desember 2024 | 14:41 WIB

Geger! Korea Selatan Darurat Militer, Ada Apa?

Geger! Korea Selatan Darurat Militer, Ada Apa?

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 14:22 WIB

"Saya Tidak Tahan Lagi": Selebriti Korsel Serukan Kegelisahan Atas Darurat Militer Presiden Yoon

"Saya Tidak Tahan Lagi": Selebriti Korsel Serukan Kegelisahan Atas Darurat Militer Presiden Yoon

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 14:12 WIB

Presiden Korea Selatan Berusaha Rebut Kekuasaan Penuh? Rakyat dan Parlemen Melawan!

Presiden Korea Selatan Berusaha Rebut Kekuasaan Penuh? Rakyat dan Parlemen Melawan!

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 13:42 WIB

Diktator atau Putus Asa? Presiden Korsel Deklarasi Darurat Militer, Dikecam Sekutu Sendiri

Diktator atau Putus Asa? Presiden Korsel Deklarasi Darurat Militer, Dikecam Sekutu Sendiri

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 13:14 WIB

Bayangan Kudeta di Korea Selatan: Peringatan Keras untuk Era Trump Kedua?

Bayangan Kudeta di Korea Selatan: Peringatan Keras untuk Era Trump Kedua?

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 12:44 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×