Donald Trump Desak Vladimir Putin Segera Akhiri Perang Ukraina

Bella | Suara.com

Senin, 09 Desember 2024 | 09:37 WIB
Donald Trump Desak Vladimir Putin Segera Akhiri Perang Ukraina
Donald Trump saat berkampanye di hadapan para pendukungnya. (Instagram/@realdonaldtrump)

Suara.com - Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, menyerukan Vladimir Putin untuk segera mencapai kesepakatan guna mengakhiri konflik berkepanjangan di Ukraina. Dalam pernyataannya di media sosial pada Minggu (8/12/2024), Trump menyebut bahwa Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy juga menginginkan penghentian konflik yang disebutnya sebagai kegilaan.

"Zelenskyy dan Ukraina ingin membuat kesepakatan dan menghentikan kegilaan ini," tulis Trump.

Ia menegaskan pentingnya gencatan senjata segera dan menyerukan dimulainya negosiasi perdamaian antara kedua pihak.

Dalam pernyataannya, Trump juga menyinggung kedekatannya dengan Putin.

Rongsokan tank Rusia di perang Ukraina. [Dok.Reuters]
Rongsokan tank Rusia di perang Ukraina. [Dok.Reuters]

"Saya mengenal Vladimir dengan baik. Ini adalah waktunya untuk bertindak. China dapat membantu. Dunia sedang menunggu!" ujarnya.

Trump juga memastikan bahwa ia aktif berupaya mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun ini.

"Saya sedang bekerja ke arah itu." tegasnya ketika diwawancarai oleh program Meet The Press di NBC News.

Namun, Trump tidak menutup kemungkinan untuk mengurangi bantuan militer AS ke Ukraina. "Mungkin saja," katanya ketika ditanya tentang potensi pemotongan bantuan.

Ia juga mengulangi ancamannya untuk menarik Amerika Serikat dari NATO jika negara-negara anggota lainnya tidak meningkatkan kontribusi mereka.

Pernyataan ini muncul sehari setelah Trump mengadakan pertemuan dengan Presiden Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris. Diskusi berlangsung di sela-sela upacara pembukaan kembali Katedral Notre-Dame, yang telah direstorasi pascakebakaran tahun 2019.

Zelenskyy menggambarkan pertemuan itu sebagai konstruktif dan menyampaikan bahwa Ukraina tetap berkomitmen pada perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

"Kami membutuhkan perdamaian yang kokoh dan memiliki jaminan efektif agar Rusia tidak merusaknya dalam beberapa tahun," tulis Zelenskyy di Telegram.

Sementara itu, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, kembali menyatakan bahwa Rusia terbuka untuk negosiasi dengan Ukraina. Namun, hingga kini, belum ada langkah konkret dari kedua belah pihak untuk mengakhiri perang yang telah memakan korban jiwa puluhan ribu orang setiap bulan.

Di sisi lain, pemerintahan Biden, yang akan segera digantikan oleh Trump, belum terlihat mendorong Ukraina untuk mencapai gencatan senjata segera. Sebaliknya, AS terus meningkatkan bantuan militernya ke Ukraina. Menteri Pertahanan Lloyd Austin baru-baru ini mengumumkan tambahan bantuan senjata senilai hampir $1 miliar.

Seruan Trump untuk perdamaian menunjukkan langkah nyata untuk menyelesaikan salah satu krisis global terbesar sebelum ia resmi menjabat pada 20 Januari 2025. Langkah ini juga menjadi pembeda dari kebijakan pemerintahan Biden, yang lebih fokus pada dukungan militer terhadap Ukraina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Minta Joe Biden Jauhi Konflik Suriah, Rusia Kritik Pemberontak

Donald Trump Minta Joe Biden Jauhi Konflik Suriah, Rusia Kritik Pemberontak

News | Minggu, 08 Desember 2024 | 18:52 WIB

Lonceng Kematian? TikTok Semakin Dekat Dilarang di Amerika Serikat

Lonceng Kematian? TikTok Semakin Dekat Dilarang di Amerika Serikat

News | Sabtu, 07 Desember 2024 | 18:58 WIB

Harus Siap Tekor, Harga Kosmetik Bakal Lebih Mahal

Harus Siap Tekor, Harga Kosmetik Bakal Lebih Mahal

Bisnis | Sabtu, 07 Desember 2024 | 16:33 WIB

Vladimir Putin: Amerika Serikat Lakukan Tindakan Agresif di Timur Tengah

Vladimir Putin: Amerika Serikat Lakukan Tindakan Agresif di Timur Tengah

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 21:35 WIB

Donald Trump Ingin Gencatan Senjata di Gaza Sebelum Dilantik, PM Qatar: Kami Akan Berusaha

Donald Trump Ingin Gencatan Senjata di Gaza Sebelum Dilantik, PM Qatar: Kami Akan Berusaha

News | Kamis, 05 Desember 2024 | 09:26 WIB

Bayangan Kudeta di Korea Selatan: Peringatan Keras untuk Era Trump Kedua?

Bayangan Kudeta di Korea Selatan: Peringatan Keras untuk Era Trump Kedua?

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 12:44 WIB

Warren Stephens, Bos Wall Street, Jadi Utusan Khusus Trump ke Inggris

Warren Stephens, Bos Wall Street, Jadi Utusan Khusus Trump ke Inggris

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 22:16 WIB

Trump Ancam "Neraka yang Harus Dibayar" Jika Sandera di Timur Tengah Tak Dibebaskan Sebelum Pelantikan

Trump Ancam "Neraka yang Harus Dibayar" Jika Sandera di Timur Tengah Tak Dibebaskan Sebelum Pelantikan

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 03:10 WIB

Inflasi November 2024 Naik, Bagaimana Dampaknya ke Kantong Anda?

Inflasi November 2024 Naik, Bagaimana Dampaknya ke Kantong Anda?

Bisnis | Selasa, 03 Desember 2024 | 13:55 WIB

Iran Tunda Rencana Serang Israel, Ini Penyebabnya

Iran Tunda Rencana Serang Israel, Ini Penyebabnya

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 10:47 WIB

Terkini

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB