Pj Gubernur Jakarta: Warga Kolong Jembatan dan Jalan Tol yang Direlokasi Akan Dapat Pelatihan

Senin, 09 Desember 2024 | 22:14 WIB
Pj Gubernur Jakarta: Warga Kolong Jembatan dan Jalan Tol yang Direlokasi Akan Dapat Pelatihan
Warga berjalan keluar dari kawasan permukiman di bawah jalan tol dalam kota Cawang-Tomang-Pluit di Jelambar Baru, Jakarta Barat. [ANTARA FOTO/Fauzan]

Suara.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI tidak hanya memberikan tempat tinggal kepada warga yang direlokasi dari kolong jembatan dan kolong jalan tol ke rumah susun (rusun). Keberlanjutan hidup warga di rusun juga telah dipikirkan agar mereka bisa mandiri secara ekonomi.

Teguh menyebut, banyak warga sebenarnya sudah tahu kalau warga yang direlokasi akan diberikan gratis sewa rusun selama enam bulan pertama serta bantuan sembako. Namun, banyak dari mereka masih khawatir cara bertahan hidup setelah selesai enam bulan tersebut.

"Masyarakat sering menanyakan, mereka yang ada di rusun kan memang kita berikan subsidi selama 6 bulan itu free, tidak membayar, kemudian bahkan ada juga sembako. Terus masyarakat sering bertanya, bagaimana kemudian setelah 6 bulan, dalam rentang waktu 6 bulan itu," kata Teguh saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Senin (9/12/2024).

Untuk menjawab tantangan tersebut, Teguh mengatakan bahwa Pemprov DKI telah merancang program pelatihan keterampilan yang melibatkan berbagai lembaga kedinasan, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Sosial, dan Dinas Tenaga Kerja.

Pelatihan itu bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga, sehingga mereka dapat mencari pekerjaan atau membuka usaha agar bisa memiliki penghasilan sendiri.

"Intinya adalah meningkatkan kompetensi dan keterangan mereka, agar mereka nanti mampu untuk mencari penghidupan, nafkah yang lebih baik lagi. Sehingga pada saatnya nanti bulan ke-7 pada saat membayar, bayarnya juga tidak terlalu mahal, kalau gak salah sekitar Rp350.000 sampai Rp550.000, mereka bisa sanggup dengan adanya bekal pelatihan," tutur Teguh.

Dia menekankan bahwa program relokasi tidak sekadar memindahkan warga ke tempat tinggal baru, tetapi juga memberdayakan mereka agar bisa bertahan secara ekonomi.

"Jadi tidak kita diamkan saja," tegaanya.

Sebelumnya, Teguh memastikan bahwa Pemprov Jakarta akan merelokasi warga yang tinggal di kolong jembatan juga kolong tol yang ada di setiap wilayah Jakarta, baik pusat, timur, barat, utara, juga selatan. Warga yang menghuni kolong tol maupun jembatan akan direlokasi ke rusun-rusun terdekat.

Baca Juga: Pemprov Masih Kaji soal Wacana Perpanjang STNK di Jakarta Mesti Wajib Uji Emisi

Relokasi itu sudah dilakukan sejak 1 Desember lalu. Salah satu wilayah yang sudah selesai dilakukan yakni kolong jembatan yang ada di Pakin terletak di Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara. Warga yang tinggal di koling jembatan tersebur kini sudah direlokasi ke Jalan Tongkol, Jakarta Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI