Jokowi Bakal Kesulitan Bila Gabung ke Golkar, Pakar: Banyak 'Pemilik Saham'

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Selasa, 10 Desember 2024 | 18:37 WIB
Jokowi Bakal Kesulitan Bila Gabung ke Golkar, Pakar: Banyak 'Pemilik Saham'
Kolase Foto Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. [Ist]

Suara.com - Analis Politik yang juga Direktur Eksekutif Ethical Politic, Hasyibulloh Mulyawan, menilai bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi lebih berpeluang gabung Gerindra ketimbang bergabung dengan Golkar.

Ia menyampaikan, Gerindra merupakan partai komando yang akan memudahkan Jokowi dalam berpolitik. Sementara Golkar akan sulit buat Jokowi lantaran partainya seperti perusahaan terbuka.

"Pertama yang harus dilihat adalah Partai Gerindra merupakan Partai Komando yang artinya akan memudahkan Presiden ke-7 Jokowi untuk masuk dalam Partai Gerindra tanpa ada pertentangan di dalam partai," kata Hasyibulloh saat dihubungi Suara.com, Selasa (10/12/2024).

Ia kemudian membandingkannya dengan kemungkinan Jokowi bergabung dengan Golkar. Menurutnya, Jokowi bakal sulit dengan partai beringin tersebut, lantaran banyak 'pemilik saham' di dalamnya.

"Namun apabila Presiden Jokowi bergabung dalam Partai Golkar ini amat sangat sulit. Ibaratnya, Golkar merupakan perusahaan terbuka yang di dalamnya banyak pemilik saham dan pemilik saham itu adalah faksi-faksi kuat di Golkar. Sehingga saya lihat akan amat sulit Presiden Jokowi diterima sebagai kader di Partai Golkar," sambungnya.

Di sisi lain, ia mengatakan, apabila Jokowi bergabung dengan Gerindra justru akan menguntungkan bagi partai berlambang kepala garuda tersebut.

"Apabila Gerindra menerima dan Presiden Jokowi juga masuk dalam Gerindra ini bisa menambah kekuatan Baru politik elektoral untuk Gerindra di 2029, karena pastinya kekuatan Suara Presiden Jokowi akan memberikan effect pada peningkatan elektoral Gerindra di 2029 mendatang," katanya.

Sebelumnya, Jokowi melakukan manuvernya usai tak lagi dianggap menjadi bagian dari PDIP.

Ia langsung bertemu dengan Presiden RI yang juga Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Pertemuan itu dibalut dengan agenda makan malam bersama.

Kemudian hari ini, Ketua MPR RI yang juga Sekjen partai Gerindra Ahmad Muzani mengunjungi kediaman pribadi Jokowi di Solo. Meski dalam pertemuan itu berdalih untuk mengundang Jokowi hadir dalam Kongres Gerindra di Februari 2025.

Sementara itu, Golkar juga menyatakan terang-terangan jika pihaknya terbuka menerima Jokowi jika ingin bergabung dengan partainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Dianggap Cocok Pindah ke Gerindra, Ini 2 Alasan Kuatnya

Jokowi Dianggap Cocok Pindah ke Gerindra, Ini 2 Alasan Kuatnya

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 18:19 WIB

Gerindra Sinyalkan Tolak Jokowi? Rocky Gerung: Barang Bekas PDIP

Gerindra Sinyalkan Tolak Jokowi? Rocky Gerung: Barang Bekas PDIP

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 17:37 WIB

Golkar Buka Pintu Lebar untuk Jokowi, Pengumuman Jadi Kader di Puncak HUT ke-60 Partai?

Golkar Buka Pintu Lebar untuk Jokowi, Pengumuman Jadi Kader di Puncak HUT ke-60 Partai?

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 16:43 WIB

Terkini

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:12 WIB

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:05 WIB