Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Muhammad Yasir

Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
Perkumpulan Dokter Praktisi Indonesia. [Suara,com/Tsabita]
baca 10 detik
  • Perkumpulan Dokter Praktisi Indonesia berencana membuka program Magister Kedokteran Asuransi pertama di Indonesia pada tahun 2028 mendatang.
  • Program ini bertujuan memperkuat landasan akademik dokter terkait mekanisme asuransi kesehatan melalui pendekatan ilmiah yang terstruktur.
  • Pendidikan ini diharapkan dapat mengoptimalkan proses penilaian klaim asuransi melalui perhitungan medis yang akurat dan terukur.

Suara.com - Perkumpulan Dokter Praktisi Indonesia tengah menginisiasi pembentukan program studi magister (S2) Kedokteran Asuransi. Program ini ditargetkan bisa berjalan pada tahun 2028 mendatang.

Ketua Pengurus Pusat Perdokjasi, Wawan Mulyawan menilai kehadiran prodi ini bisa menjadi solusi atas masih rendahnya pemahaman kolektif di kalangan dokter mengenai mekanisme asuransi kesehatan secara ilmiah.

Menurutnya, selama ini pemahaman dokter terkait asuransi masih sebatas pengalaman praktis di lapangan, tidak berdasar pada landasan keilmuan yang terstruktur.

"Mengenai kedokteran asuransi di Indonesia sekarang ini memang masih sangat belum disosialisasikan. Ada perbedaan yang cukup berbeda sekali antara asuransi kesehatan dengan kedokteran asuransi," ujar Wawan, Kamis (16/4/2026).

Wawan menjelaskan, keilmuan ini sangat krusial dalam proses penilaian klaim atau penjaminan yang adil dan akurat.

Ia memberi contoh dalam kasus asuransi jiwa atau kesehatan, di mana penentuan nilai layak bayar sebuah klaim harus didasarkan pada variabel medis yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

"Misalnya ilmu kedokteran asuransi sampai dengan dia setelah dihitung dengan berbagai macam variabel keilmuan yang ada akhirnya ini hanya layak dibayar tiga puluh persen. Angka tiga puluh persen itu ada hitungannya gitu. Nah ini kan nggak bisa orang kalau nggak belajar," ujarnya.

Rencana besar ini digawangi oleh guru besar ilmu kedokteran forensik, Prof. Herkutanto, yang termasuk sedang menyusun modul pendidikan tersebut.

Meski demikian, Wawan mengakui bahwa proses administrasi dan pemilihan universitas yang tepat menjadi tantangan tersendiri karena prodi ini merupakan yang pertama di Indonesia.

baca juga

"Pertama ini adalah pertama kali belum ada sebelumnya, jadi butuh meyakinkan kepada stakeholder juga ya bahwa ini memang perlu. Yang kedua juga memang kita harus memperoleh lah gitu universitas yang tepat juga," ungkapnya.

Kolaborasi Lintas Sektor

Program Magister ini direncanakan akan berlangsung selama tiga hingga empat semester, layaknya standar pendidikan S2 di Indonesia. Tidak hanya diisi oleh akademisi kedokteran, tenaga pengajar juga akan melibatkan para praktisi dan pemangku kepentingan dari industri asuransi.

“Nanti tentu kan ada mata kuliah atau modul dan lain-lain pasti melibatkan pihak-pihak yang ada di stakeholder gitu. Pasti dari dunia asuransi, kedokteran, juga ada yang klinis ada yang apa komunitas juga di sana. Jadi banyak yang akan terlibat di pendidikan itu.” jelasnya.

Melalui kehadiran prodi ini, diharapkan tercipta standarisasi yang lebih baik dalam pelayanan kesehatan yang melibatkan penjaminan, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih adil bagi masyarakat maupun perusahaan asuransi.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis

Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis

News | Senin, 12 Januari 2026 | 15:46 WIB

Sampai 80 Juta! Dekan Kedokteran Undip Kaget Dengar Pungutan Liar Residen Anestesi

Sampai 80 Juta! Dekan Kedokteran Undip Kaget Dengar Pungutan Liar Residen Anestesi

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 19:09 WIB

Revolusi Kesehatan Indonesia: Kedokteran Nuklir Jadi Kunci Diagnostik Akurat dan Terapi Presisi

Revolusi Kesehatan Indonesia: Kedokteran Nuklir Jadi Kunci Diagnostik Akurat dan Terapi Presisi

Health | Selasa, 17 Juni 2025 | 07:01 WIB

Terkini

6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli

6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:26 WIB

Imigrasi Sumut Jalin Sinergi dengan Pemkab Batubara untuk Hadirkan Layanan Keimigrasian

Imigrasi Sumut Jalin Sinergi dengan Pemkab Batubara untuk Hadirkan Layanan Keimigrasian

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:24 WIB

Tak Lagi Malu-malu, Haji Isam Kini Jadi Pengusaha Paling Banyak Mondar-mandir di Istana

Tak Lagi Malu-malu, Haji Isam Kini Jadi Pengusaha Paling Banyak Mondar-mandir di Istana

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:23 WIB

John Herdman Pusing Pilih 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persaingan Makin Ketat

John Herdman Pusing Pilih 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persaingan Makin Ketat

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:20 WIB

Cari Tablet 9,7 Inch Nyaman Digenggam? Ini 3 Pilihan Terbaik dengan Layar 120Hz, Harga Rp1 Jutaan

Cari Tablet 9,7 Inch Nyaman Digenggam? Ini 3 Pilihan Terbaik dengan Layar 120Hz, Harga Rp1 Jutaan

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:20 WIB

Transpuan Tak Minta Dilegalkan, Tapi Butuh Perlindungan Warga Negara

Transpuan Tak Minta Dilegalkan, Tapi Butuh Perlindungan Warga Negara

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:18 WIB

Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan

Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan

Video | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:17 WIB

Rekonstruksi SMAN Unggulan Sukma Rampung Desember, Warga Nias Bangga Miliki Sekolah Bertaraf Unggul

Rekonstruksi SMAN Unggulan Sukma Rampung Desember, Warga Nias Bangga Miliki Sekolah Bertaraf Unggul

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:14 WIB

Sebelum Pakai Cushion Harus Pakai Apa? Ini Urutannya agar Makeup Flawless dan Tahan Lama

Sebelum Pakai Cushion Harus Pakai Apa? Ini Urutannya agar Makeup Flawless dan Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:14 WIB

Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi

Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi

Kaltim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:13 WIB

×