Terungkap! Panglima Militer Tolak Perintah Presiden Korsel untuk Serbu Parlemen dengan Tembakan Kosong

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Selasa, 10 Desember 2024 | 23:24 WIB
Terungkap! Panglima Militer Tolak Perintah Presiden Korsel untuk Serbu Parlemen dengan Tembakan Kosong
Yoon Suk yeol (Instagram)

Suara.com - Kala Komando Perang Khusus Angkatan Darat Korea Selatan menyatakan bahwa Presiden Yoon Suk Yeol memintanya untuk mengeluarkan anggota parlemen dari gedung Majelis Nasional selama operasi darurat militer yang terjadi minggu lalu.

Letnan Jenderal Kwak Jong-keun mengungkapkan hal ini dalam pertemuan dengan Komite Pertahanan Parlemen pada hari Selasa, menjelaskan bahwa Yoon menghubunginya melalui telepon yang dianggap aman.

"Dia menyatakan bahwa kuorum belum tercapai, sehingga saya harus memaksa masuk dan mengeluarkan mereka," katanya.

Kwak mengacu pada kebutuhan kuorum sebesar 150 dari 300 anggota parlemen untuk mencabut dekrit darurat militer Yoon, yang akhirnya berhasil dengan 190 anggota memberikan suara setuju.

Dia menambahkan bahwa dia berkonsultasi dengan para komandan lapangan mengenai langkah untuk menyerbu gedung parlemen, baik dengan tembakan kosong atau memutuskan aliran listrik agar anggota parlemen tidak melanjutkan pemungutan suara.

Para komandan menyarankan agar tidak melaksanakan tindakan tersebut, dan Kwak mendukung pendapat tersebut.

“Jika tindakan itu dilakukan, pasukan yang terlibat bisa menjadi pelanggar hukum, dan banyak orang bisa terluka akibat pembobolan,” ujarnya. "Saya bilang kepada mereka untuk tidak melanjutkan, dan setelah melihat mereka pergi, saya menghentikan operasi lebih lanjut."

Ketika ditanya apakah dia melaporkan tindakannya kepada Yoon, Kwak mengatakan tidak, tetapi menjelaskan kondisi tersebut kepada Menteri Pertahanan saat itu, Kim Yong-hyun, saat pasukan mundur.

Dia juga memberikan informasi kepada Anggota DPR Park Beom-kye dari Partai Demokrat bahwa dia mengetahui rencana Yoon untuk memberlakukan darurat militer dua hari sebelumnya, pada 1 Desember.

"Komandan Kwak tidak melaporkan kepada kejaksaan bahwa dia sudah mengetahui sebelumnya," ungkap Park, menjelaskan bahwa Kwak tidak bersaksi karena para pihak terlibat sepakat mengenai pernyataan yang akan disampaikan.

Mengenai perintah yang diterimanya pada 1 Desember, Kwak menyatakan misinya adalah untuk mengamankan enam lokasi, termasuk Majelis Nasional dan tiga tempat yang terkait dengan Komisi Pemilihan Nasional, serta kantor pusat DP dan Flower Research, sebuah perusahaan survei opini, yang disampaikan oleh Menteri Pertahanan saat itu melalui telepon aman.

Saat ditanya tentang penggunaan istilah seperti senjata, api, peluru kosong, atau kendaraan lapis baja oleh Yoon, Kwak menyatakan bahwa ia tidak ingat dengan pasti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Menhan Korsel Bakal Buka-bukaan Soal Darurat Militer

Mantan Menhan Korsel Bakal Buka-bukaan Soal Darurat Militer

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 14:38 WIB

Sutradara Squid Game Hwang Dong-hyuk Ikut Tekan Pemakzulan Presiden Korsel

Sutradara Squid Game Hwang Dong-hyuk Ikut Tekan Pemakzulan Presiden Korsel

Your Say | Selasa, 10 Desember 2024 | 11:12 WIB

Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Dicekal di Negara Sendiri, Dilarang ke Luar Negeri!

Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Dicekal di Negara Sendiri, Dilarang ke Luar Negeri!

News | Senin, 09 Desember 2024 | 16:25 WIB

Park Chan-wook hingga Bong Joon-ho Isi Petisi Pemakzulan Yoon Suk-yeol

Park Chan-wook hingga Bong Joon-ho Isi Petisi Pemakzulan Yoon Suk-yeol

Your Say | Senin, 09 Desember 2024 | 11:39 WIB

Komentari Cuaca Jakarta, Oh My Girl Bahas Kebiasaan Sebelum Manggung

Komentari Cuaca Jakarta, Oh My Girl Bahas Kebiasaan Sebelum Manggung

Entertainment | Senin, 09 Desember 2024 | 08:30 WIB

Perdana Manggung di Jakarta, LUN8 Blak-blakan Soal Indonesia

Perdana Manggung di Jakarta, LUN8 Blak-blakan Soal Indonesia

Entertainment | Minggu, 08 Desember 2024 | 16:45 WIB

Terkini

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:03 WIB

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:55 WIB

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:49 WIB

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:56 WIB