Jadi Utusan Presiden Bidang Pangan, Mardiono Minta Dukungan Kader PPP Buat Program Kelompok Tani

Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2024 | 23:28 WIB
Jadi Utusan Presiden Bidang Pangan, Mardiono Minta Dukungan Kader PPP Buat Program Kelompok Tani
Plt Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Mardiono. (Suara.com/Bagas)

Suara.com - Plt Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Mardiono meminta dukungan kepada kadernya untuk menyukseskan programnya sebagai Utusan Khusus Presiden Prabowo Subianto bidang pangan.

Program yang dimaksud, Mardiono ingin membangun kelompok tani di daerah-daerah.

Hal itu disampaikan Mardiono dalam pidatonya di acara Workshop Nasional Anggota DPRD PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (11/12/2024).

"Insyaallah saya sedang membuat program-program kerja yang insyaallah semoga bapak presiden nanti menyetujui dalam bulan bulan depan ini maka akan saya launching ke daerah-daerah yaitu untuk membangun kelompok tani," kata Mardiono.

Ia sangat mengharapkan programnta tersebut dapat didukung oleh para kader-kadernya di daerah.

"Saya mohon dukungannya dari teman-teman semua khususnya di daerah sentra sentra produksi pangan," ujarnya.

Ia menjelaskan, jika diharapkan memang kader PPP yang menjadi anggota DPRD bisa berkolaborasi dengan dirinya. Terlebih ketahanan pangan memang menjadi fokus pemerintahan Prabowo Subianto.

"Saya ingin menyampaikan pesan kepada bapak ibu sekalian, saya berharap rekan-rekan bisa berkolaborasi, bersama dengan apa yang telah diberikan amanah oleh bapak presiden Prabowo Subianto kepada sata sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan," katanya.

"Ketahanan pangan ini adalah menjadi program utama bagi pemerintah kabinet merah putih," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekjen Gerindra Bicara Pengunduran Diri Miftah Maulana Sebagai Utusan Presiden, Ditolak Prabowo?

Sekjen Gerindra Bicara Pengunduran Diri Miftah Maulana Sebagai Utusan Presiden, Ditolak Prabowo?

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 19:58 WIB

Bakal Gelar Mukernas Usai Keok di Pemilu 2024, Kepemimpinan Mardiono akan Dievaluasi?

Bakal Gelar Mukernas Usai Keok di Pemilu 2024, Kepemimpinan Mardiono akan Dievaluasi?

News | Senin, 09 Desember 2024 | 17:07 WIB

Bakal Gelar Mukernas ke-2, PPP Ingin Bertransformasi Usai Babak Belur di Pemilu 2024: Kita Tak Ingin Jadi Tanah Wakaf

Bakal Gelar Mukernas ke-2, PPP Ingin Bertransformasi Usai Babak Belur di Pemilu 2024: Kita Tak Ingin Jadi Tanah Wakaf

News | Senin, 09 Desember 2024 | 16:15 WIB

Miftah Mundur dari Utusan Presiden, Refly Harun: Sudah Pantas Disingkirkan

Miftah Mundur dari Utusan Presiden, Refly Harun: Sudah Pantas Disingkirkan

News | Senin, 09 Desember 2024 | 08:54 WIB

Bak Bumi Langit, Tarif Ceramah Gus Miftah Lampaui Gaji Jadi Utusan Khusus Presiden?

Bak Bumi Langit, Tarif Ceramah Gus Miftah Lampaui Gaji Jadi Utusan Khusus Presiden?

Lifestyle | Rabu, 04 Desember 2024 | 18:50 WIB

Kini Jadi Pejabat Negara, Manajer Ungkap Perubahan Raffi Ahmad

Kini Jadi Pejabat Negara, Manajer Ungkap Perubahan Raffi Ahmad

Entertainment | Selasa, 03 Desember 2024 | 10:12 WIB

Rela Turun Gunung, Alasan Plt Ketum PPP Mardiono Ngotot Menangkan ASR-Hugua

Rela Turun Gunung, Alasan Plt Ketum PPP Mardiono Ngotot Menangkan ASR-Hugua

Kotak Suara | Senin, 11 November 2024 | 09:19 WIB

Terkini

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB