Krisis Politik Korea Selatan Memanas, Oposisi Dorong Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol

Bella

Jum'at, 13 Desember 2024 | 10:56 WIB
Krisis Politik Korea Selatan Memanas, Oposisi Dorong Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol
Foto Presiden Yoon Suk Yeol (Allkpop/ @yonhapnews)

Suara.com - Pemimpin oposisi Korea Selatan, Lee Jae-myung, pada Jumat (13/12) menyatakan bahwa cara tercepat untuk memulihkan stabilitas negara adalah dengan memakzulkan Presiden Yoon Suk Yeol. Pernyataan ini muncul sehari sebelum pemungutan suara parlemen terkait tindakan kontroversial Yoon yang sempat memberlakukan darurat militer secara singkat.

Kebijakan darurat militer yang diterapkan pada 3 Desember lalu hanya bertahan kurang dari enam jam sebelum akhirnya dicabut. Namun, langkah itu sudah cukup untuk memicu krisis konstitusional besar dan seruan publik yang meluas agar Yoon mundur dari jabatannya karena dinilai melanggar hukum.

Dalam pidatonya, Lee Jae-myung, pemimpin Partai Demokrat, menyebut pernyataan terbaru Yoon sebagai “deklarasi perang terhadap rakyat.” Menurut Lee, langkah pemakzulan adalah solusi paling cepat dan efektif untuk mengakhiri kekacauan politik yang tengah melanda negara.

Orang-orang ambil bagian dalam protes yang menyerukan pengunduran diri Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol di Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Rabu (4/12/2024). [Anthony WALLACE / AFP]
Orang-orang ambil bagian dalam protes yang menyerukan pengunduran diri Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol di Majelis Nasional di Seoul, Korea Selatan, Rabu (4/12/2024). [Anthony WALLACE / AFP]

“Impeachment akan menjadi cara tercepat untuk mengakhiri kebingungan ini dan memulihkan ketertiban nasional,” ujar Lee tegas.

Presiden Yoon menolak mundur dan menegaskan akan berjuang sampai akhir. Ia menuding partai oposisi sebagai biang keladi yang membuat pemerintahan lumpuh.

Yoon juga mengklaim adanya peretasan dari Korea Utara terhadap komisi pemilu, yang menurutnya telah merusak integritas pemilihan parlemen pada April lalu. Pemilu itu berakhir dengan kekalahan telak bagi Partai Kekuatan Rakyat (PPP) yang dipimpin Yoon.

Upaya pertama untuk memakzulkan Yoon pada Sabtu lalu gagal setelah sebagian besar anggota partai berkuasa, PPP, memboikot pemungutan suara. Namun, situasi kini mulai berubah. Beberapa anggota PPP secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap rencana pemakzulan.

Parlemen Korea Selatan, yang dikuasai oleh partai-partai oposisi, telah mengajukan rancangan undang-undang pemakzulan baru dan dijadwalkan untuk menggelar pemungutan suara pada Sabtu (22/6). Untuk meloloskan pemakzulan, oposisi membutuhkan dukungan dari setidaknya delapan anggota PPP agar mencapai mayoritas dua per tiga yang disyaratkan.

Langkah Presiden Yoon untuk memberlakukan darurat militer telah memicu protes keras dari berbagai lapisan masyarakat. Kritik meluas karena kebijakan tersebut dinilai sebagai upaya berlebihan dan tidak demokratis dalam menangani situasi politik yang tengah panas.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Yoon Suk Yeol Terancam, Unjuk Rasa Besar-besaran Bakal Terjadi di Korsel

Presiden Yoon Suk Yeol Terancam, Unjuk Rasa Besar-besaran Bakal Terjadi di Korsel

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 18:29 WIB

Korsel Siapkan Skenario Ini untuk Selamatkan Kondisi Ekonomi

Korsel Siapkan Skenario Ini untuk Selamatkan Kondisi Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 13 Desember 2024 | 04:02 WIB

Partai Kekuatan Rakyat di Korsel Dukung Pemakzulan Presiden Korsel

Partai Kekuatan Rakyat di Korsel Dukung Pemakzulan Presiden Korsel

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 14:31 WIB

Buntut Darurat Militer, Presiden Korsel Disebut Lakukan Kejahatan Makar

Buntut Darurat Militer, Presiden Korsel Disebut Lakukan Kejahatan Makar

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 12:32 WIB

Bantah Lakukan Pemberontakan, Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Menolak Mundur

Bantah Lakukan Pemberontakan, Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Menolak Mundur

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 09:29 WIB

Survei: Hampir 75 Persen Warga Korsel Setuju Presiden Yoon Suk Yeol Segera Mengundurkan Diri Buntut Darurat Militer

Survei: Hampir 75 Persen Warga Korsel Setuju Presiden Yoon Suk Yeol Segera Mengundurkan Diri Buntut Darurat Militer

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 08:50 WIB

Korut Sebut Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Gagal, Ini Penyebabnya

Korut Sebut Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Gagal, Ini Penyebabnya

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 03:50 WIB

Media Korut Soroti Kekacauan Politik Korsel, Sebut Yoon di Ambang Kehancuran

Media Korut Soroti Kekacauan Politik Korsel, Sebut Yoon di Ambang Kehancuran

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 19:33 WIB

Deretan Pejabat Korsel Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Deretan Pejabat Korsel Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:56 WIB

Partai Oposisi Bakal Gelar Pemakzulan Kedua Yoon Suk Yeol

Partai Oposisi Bakal Gelar Pemakzulan Kedua Yoon Suk Yeol

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 15:44 WIB

Terkini

Mulai 2027, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Mulai 2027, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:18 WIB

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 16:17 WIB

Naik 3,1 Sentimeter: Mengapa Muka Laut Bisa Ancam Jutaan Orang?

Naik 3,1 Sentimeter: Mengapa Muka Laut Bisa Ancam Jutaan Orang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

Review A Sun: Pilih Kasih dan Ekspektasi Orang Tua yang Menorehkan Luka

Review A Sun: Pilih Kasih dan Ekspektasi Orang Tua yang Menorehkan Luka

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

Di Balik Emas Asian Games: Alarm Regenerasi Bulu Tangkis Kita

Di Balik Emas Asian Games: Alarm Regenerasi Bulu Tangkis Kita

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

Awas, Sering Dianggap Sepele! Ini Bahaya di Balik BAB Berdarah yang Jarang Diketahui

Awas, Sering Dianggap Sepele! Ini Bahaya di Balik BAB Berdarah yang Jarang Diketahui

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 16:14 WIB

Dalami Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Menteri Imipas: Siapa pun yang Memanfaatkan Pasti Ketahuan!

Dalami Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Menteri Imipas: Siapa pun yang Memanfaatkan Pasti Ketahuan!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp17.903

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp17.903

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 16:11 WIB

2 Pilihan Setrika Hijab, dari Model Listrik hingga Uap ulai Rp160 Ribuan

2 Pilihan Setrika Hijab, dari Model Listrik hingga Uap ulai Rp160 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 16:05 WIB

Tutorial Bersihkan Lem Talang Air, Alkohol Boleh Dipakai?

Tutorial Bersihkan Lem Talang Air, Alkohol Boleh Dipakai?

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 16:04 WIB

×