Media Korut Soroti Kekacauan Politik Korsel, Sebut Yoon di Ambang Kehancuran

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2024 | 19:33 WIB
Media Korut Soroti Kekacauan Politik Korsel, Sebut Yoon di Ambang Kehancuran
Pyongyang, Korea Utara. (Shutterstock)

Suara.com - Media Korea Utara (Korut) melaporkan pada Rabu untuk pertama kalinya tentang upaya gagal Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol yang berusaha memberlakukan darurat militer pada 3 Desember.

Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) menyalahkan Yoon atas kekacauan yang terjadi di Korsel. "Insiden mengejutkan dari rezim boneka Yoon Suk Yeol yang tiba-tiba mengumumkan dekret darurat militer dan tanpa ragu menggunakan kekerasan untuk menekan rakyat telah membawa malapetaka di seluruh Korea Selatan," ungkap KCNA.

Laporan serupa juga dimuat oleh surat kabar Rodong Sinmun. Laporan tersebut menyertakan foto demonstrasi di depan gedung parlemen Korsel di Seoul. "Beberapa helikopter dan pasukan militer bersenjata lengkap, termasuk kelompok dari Komando Perang Khusus Angkatan Darat, dikerahkan untuk mengisolasi Majelis Nasional," kata laporan tersebut.

Laporan tersebut merinci deklarasi darurat militer yang diumumkan Selasa malam sebelumnya dan dicabut enam jam kemudian, serta mencakup informasi tentang kegagalan mosi pemakzulan terhadap Yoon. Surat kabar itu mencatat pernyataan demonstran yang menganggap Yoon sebagai "bencana" dan menuntut agar presiden Korsel tersebut "segera dimakzulkan" dan "dihukum."

"Masyarakat internasional sedang memantau dengan seksama, menilai bahwa insiden darurat militer tersebut mengungkapkan kelemahan dalam masyarakat Korea Selatan, dan bahwa kehidupan politik Yoon Suk Yeol bisa segera berakhir," tambah laporan itu.

Sebelum Rabu, Korut tidak memberikan komentar setelah krisis politik di Korsel dipicu oleh tindakan Yoon. Sejak saat itu, Yoon dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri dan menghadapi beberapa tuduhan, termasuk pemberontakan dan pengkhianatan.

Di sisi lain, mantan Menteri Pertahanan Kim Yong-hyun ditangkap secara resmi pada Selasa (10/12) setelah sebelumnya ditahan pada Minggu (8/12). Ia dianggap berkhianat dan melakukan pelanggaran hukum lainnya, bahkan dituduh merencanakan untuk memicu perang dengan Korut sebagai alasan untuk menerapkan status darurat militer.

Pada Rabu pagi, polisi juga menangkap Komisaris Polisi Nasional Cho Ji-ho dan Kepala Kepolisian Seoul Kim Bong-sik sehubungan dengan penyelidikan yang berlangsung terkait deklarasi darurat militer.

Sementara Partai Kekuatan Rakyat yang berkuasa menentang penggulingan Yoon melalui pemungutan suara, Partai Demokrat sebagai oposisi utama merencanakan mosi pemakzulan baru terhadap presiden pada Rabu.

Yoon, yang terpilih pada 2022 untuk masa jabatan lima tahun, berhasil selamat dari mosi pemakzulan akhir pekan lalu setelah parlemen gagal mencapai kuorum 200 anggota. Partai oposisi, dengan dukungan 210 anggota parlemen, pada Selasa meloloskan rancangan undang-undang untuk menunjuk jaksa khusus yang akan menyelidiki Yoon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Pejabat Korsel Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Deretan Pejabat Korsel Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:56 WIB

Partai Oposisi Bakal Gelar Pemakzulan Kedua Yoon Suk Yeol

Partai Oposisi Bakal Gelar Pemakzulan Kedua Yoon Suk Yeol

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 15:44 WIB

Mantan Menhan Korea Selatan Kim Yong Hyun Otak di Balik Darurat Militer

Mantan Menhan Korea Selatan Kim Yong Hyun Otak di Balik Darurat Militer

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 15:24 WIB

Jadi Tersangka Penyalahgunaan Kekuasaan, Presiden Korea Selatan Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Jadi Tersangka Penyalahgunaan Kekuasaan, Presiden Korea Selatan Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 12:40 WIB

Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Jadi Tersangka Pengkhianatan dan Penyalahgunaan Kekuasaan

Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Jadi Tersangka Pengkhianatan dan Penyalahgunaan Kekuasaan

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 12:22 WIB

Gara-gara Darurat Militer, Mantan Menhan Korea Selatan Kim Yong-hyun Coba Bunuh Diri

Gara-gara Darurat Militer, Mantan Menhan Korea Selatan Kim Yong-hyun Coba Bunuh Diri

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 12:14 WIB

Terkini

Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?

Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:30 WIB

Kemnaker Usul Tambah Kuota Program Magang 2026 hingga 150 Ribu Orang

Kemnaker Usul Tambah Kuota Program Magang 2026 hingga 150 Ribu Orang

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:25 WIB

Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran

Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:20 WIB

Sentil BGN Borong Motor Listrik, Hasto PDI-P: Belajarlah dari Gojek, Jangan Hamburkan Anggaran

Sentil BGN Borong Motor Listrik, Hasto PDI-P: Belajarlah dari Gojek, Jangan Hamburkan Anggaran

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:09 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:06 WIB

AMSI Minta Dewan Pers Lindungi Magdalene dari Pembatasan Akses Konten

AMSI Minta Dewan Pers Lindungi Magdalene dari Pembatasan Akses Konten

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:00 WIB

Riset WRI Ungkap Paradoks Banjir: Investasi Besar Tak Selalu Kurangi Risiko, Kenapa?

Riset WRI Ungkap Paradoks Banjir: Investasi Besar Tak Selalu Kurangi Risiko, Kenapa?

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:00 WIB

DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS

DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:54 WIB

Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!

Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:51 WIB

Menaker Lapor Ada 1.590 Aduan THR 2026, DKI Jakarta dan Jabar Terbanyak

Menaker Lapor Ada 1.590 Aduan THR 2026, DKI Jakarta dan Jabar Terbanyak

News | Kamis, 09 April 2026 | 14:49 WIB