Mantan Sipir Penjara Suriah Ditangkap di AS Atas Tuduhan Penyiksaan

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Jum'at, 13 Desember 2024 | 18:26 WIB
Mantan Sipir Penjara Suriah Ditangkap di AS Atas Tuduhan Penyiksaan
Ilustrasi sipir lapas. [Ist]

Suara.com - Seorang mantan pejabat militer Suriah yang mengawasi penjara tempat dugaan pelanggaran hak asasi manusia terjadi telah didakwa dengan beberapa tuduhan penyiksaan setelah ditangkap pada bulan Juli atas tuduhan penipuan visa, kata pihak berwenang pada hari Kamis, 12 Desember.

Samir Ousman al-Sheikh, yang mengawasi Penjara Adra yang terkenal di Suriah dari tahun 2005 hingga 2008 di bawah Presiden Bashar al-Assad yang baru saja digulingkan, didakwa oleh juri agung federal dengan beberapa tuduhan penyiksaan dan konspirasi untuk melakukan penyiksaan.

"Ini adalah langkah besar menuju keadilan," kata Mouaz Moustafa, direktur eksekutif Satuan Tugas Darurat Suriah yang berbasis di AS. "Persidangan Samir Ousman al-Sheikh akan menegaskan kembali bahwa Amerika Serikat tidak akan mengizinkan penjahat perang untuk datang dan tinggal di Amerika Serikat tanpa akuntabilitas, bahkan jika korban mereka bukan warga negara AS."

Pejabat federal menahan pria berusia 72 tahun itu pada bulan Juli di Bandara Internasional Los Angeles atas tuduhan penipuan imigrasi, khususnya bahwa ia menyangkal dalam permohonan visa dan kewarganegaraan AS bahwa ia pernah menganiaya siapa pun di Suriah, menurut pengaduan pidana. Ia telah membeli tiket pesawat sekali jalan untuk berangkat dari LAX pada tanggal 10 Juli, dalam perjalanan ke Beirut, Lebanon.

Kelompok hak asasi manusia dan pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa menuduh pemerintah Suriah melakukan pelanggaran yang meluas di fasilitas penahanannya, termasuk penyiksaan dan penahanan sewenang-wenang terhadap ribuan orang, dalam banyak kasus tanpa memberi tahu keluarga mereka.

Pemerintah jatuh karena serangan pemberontak yang tiba-tiba pada hari Minggu lalu, yang mengakhiri kekuasaan keluarga Assad selama 50 tahun dan membuat mantan presiden itu melarikan diri ke Rusia. Pemberontak telah membebaskan puluhan ribu tahanan dari fasilitas di beberapa kota sejak saat itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

12 Kali Kawin-Cerai Demi Uang Pensiun, Pasangan Ini Terancam Penjara

12 Kali Kawin-Cerai Demi Uang Pensiun, Pasangan Ini Terancam Penjara

News | Jum'at, 13 Desember 2024 | 17:49 WIB

AS Perangi Islamofobia: Strategi Baru Biden Pasca Perang Gaza

AS Perangi Islamofobia: Strategi Baru Biden Pasca Perang Gaza

News | Jum'at, 13 Desember 2024 | 15:16 WIB

Video Guru Banting Siswa di AS Viral, Ternyata Ini Penyebabnya!

Video Guru Banting Siswa di AS Viral, Ternyata Ini Penyebabnya!

News | Jum'at, 13 Desember 2024 | 14:43 WIB

Pria AS yang Hilang Setelah Ziarah Keagamaan ke Suriah Akhirya Ditemukan

Pria AS yang Hilang Setelah Ziarah Keagamaan ke Suriah Akhirya Ditemukan

News | Jum'at, 13 Desember 2024 | 14:30 WIB

Trump Undang Xi Jinping ke Pelantikan, Tiongkok Belum Beri Jawaban

Trump Undang Xi Jinping ke Pelantikan, Tiongkok Belum Beri Jawaban

News | Kamis, 12 Desember 2024 | 23:06 WIB

Dari Damaskus ke ICC: Jejak Kejahatan Assad Dibuka, Akankah Ia Diadili?

Dari Damaskus ke ICC: Jejak Kejahatan Assad Dibuka, Akankah Ia Diadili?

News | Jum'at, 13 Desember 2024 | 03:15 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB