Pemerintah Beri Amnesti Ribuan Napi, Rocky Gerung: Berarti Prabowo Tahu Demokrasi

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Selasa, 17 Desember 2024 | 10:28 WIB
Pemerintah Beri Amnesti Ribuan Napi, Rocky Gerung: Berarti Prabowo Tahu Demokrasi
Rocky Gerung [Youtube Rocky Gerung Official]

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto akan memberikan amnesti kepada 44 ribu narapidana. Warga binaan yang akan diberikan pengampunan adalah mulai dari narapidana UU ITE, terkait politik, hingga kasus Papua.

Menanggapi hal ini, Rocky Gerung mengatakan bahwa kabar pemberian amnesti ini adalah kabar baik.

Bahkan pihaknya menilai bahwa kini Presiden Prabowo sudah menunjukkan bahwa dirinya paham dan tahu apa itu arti demokrasi.

“Ya, tentu itu berita bagus untuk para pengkritik pemerintah,” ujar Rocky, dikutip dari kanal youtubenya, Senin (16/12/24).

“Karena Keputusan dari Presiden Prabowo ini menunjukkan bahwa dia tahu apa itu demokrasi, dan hak pertama di dalam upaya untuk mewujudkan nilai-nilai sipil adalah dengan menghormati hak masyarakat sipil untuk memberi kritik,” tambahnya.

Rocky Gerung menilai jika anggapan-anggapan sebagai tukang kritik pemerintahan hingga penghina kekuasaan direzim pemerintahan Jokowi, kini diubah 360 derajat oleh Presiden Prabowo.

“Jadi kalau akan ada Amnesti terhadap mereka yang di rezim pemerintahan Pak Jokowi, dianggap sebagai tukang kritik atau dianggap sebagai penghina kekuasaan,” ucapnya.

“Dengan mudah kita tahu bahwa anggapan-anggapan yang sebelumnya didelikan sebagai kriminal oleh rezim Jokowi, sekarang diubah dengan pemberian amnesti oleh Prabowo,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai menerangkan bahwa Keputusan Prabowo ini merupakan Keputusan politik yang humanis dan berlandaskan pada HAM.

“Terkait amnesti ini, salah satu yang menjadi pertimbangan adalah aspek kemanusiaan dan semangat rekonsiliasi,” Ujar Pigai dalam siaran pers, Minggu (15/12/24).

Pigai juga mengatakan bahwa Kementerian HAM nantinya akan berkomitmen memberikan perhatian khusus pada ribuan narapidana yang diberikan amnesti oleh Prabowo.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Napi Narkoba, Presiden Prabowo Diminta Prioritaskan Amnesti untuk Tapol dan Napol

Bukan Napi Narkoba, Presiden Prabowo Diminta Prioritaskan Amnesti untuk Tapol dan Napol

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 09:46 WIB

Usai Dilantik Prabowo, Pimpinan KPK Baru Akan Jalani Masa Induksi untuk Digembleng soal Kode Etik

Usai Dilantik Prabowo, Pimpinan KPK Baru Akan Jalani Masa Induksi untuk Digembleng soal Kode Etik

News | Senin, 16 Desember 2024 | 21:15 WIB

Sekjen KPA Beberkan 6 Bahaya Food Estate: dari Perampasan Tanah Sampai Program Gagal yang Terulang!

Sekjen KPA Beberkan 6 Bahaya Food Estate: dari Perampasan Tanah Sampai Program Gagal yang Terulang!

News | Senin, 16 Desember 2024 | 21:50 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB