Pencekalan Yasonna Laoly Dinilai Tidak Biasa, Tapi...

Chandra Iswinarno

Jum'at, 27 Desember 2024 | 04:15 WIB
Pencekalan Yasonna Laoly Dinilai Tidak Biasa, Tapi...
Mantan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Baru-baru ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan cegah tangkal atau cekal terhadap Mantan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly. Pencekalan dilakukan terkait proses penyidikan dan pencarian buron kasus tindak pidana korupsi, Harun Masiku.

Merespons pencekalan yang dilakukan KPK, Akademisi Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Luthfi Makhasin menilai bahwa langkah tersebut merupakan sesuatu yang wajar, namun tidak biasa.

"Tidak biasa karena ini menyangkut pengurus partai politik besar yang pernah berkuasa sepuluh tahun, dan sudah menyatakan berada di luar pemerintahan," kata Luthfi seperti dilansir Antara, Kamis (26/12/2024).

Sementara di sisi lain, Luthfi menilai pencekalan terhadap Yasonna menjadi hal yang wajar bila melihat dari sisi penegakan hukum.

Meski begitu, ia menilai bahwa respons PDIP selanjutnya terkait pencekalan terhadap Yasonna bakal menentukan konsistensi sikap partai dalam ranah penegakan hukum.

Sebelumnya diberitakan, Mantan Penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap menilai larangan berpergian ke luar negeri yang diterapkan KPK kepada Yasonna Laoly sebagai langkah tepat, apalagi keterangan Ketua DPP PDIP itu dibutuhkan penyidik.

"Walau posisi Yasona merupakan saksi, saya beranggapan bahwa penyidik merasa Yasona adalah saksi kunci dalam perkara ini sehingga harus dicekal," katanya, Kamis (26/12/2024).

Yasonna merupakan saksi terakhir yang diperiksa KPK sebelum penetapan Hasto sebagai tersangka dalam dua perkara yaitu kasus Harun Masiku dan dugaan perintangan penyidikan.

KPK sebelumnya melakukan pencegahan terhadap Ketua DPP PDIP Yasonna Laoly ke luar negeri untuk mengusut kasus dugaan suap pada pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI yang berkaitan dengan buronan Harun Masiku.

baca juga

Juru Bicara KPK Tessa Mahadhika menjelaskan larang berpergian ke luar negeri itu tertuan dalam Surat Keputusan Nomor 1757 yang terbit pada 24 Desember 2024.

"Larangan bepergian ke luar negeri terhadap dua orang Warga Negara Indonesia yaitu YHL dan HK,” kata Tessa kepada wartawan, Rabu (25/12/2024).

Dia menjelaskan larangan ini berlaku lantaran penyidik menilai keterangan keduanya dibutuhkan dalam proses penyidikan. Adapun larangan berpergian ke luar negeri bagi Hasto dan Yasonna berlaku sampai enam bulan ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Disarankan Telusuri Keputusan Yasonna Pecat Dirjen Imigrasi yang Sampaikan Keberadaan Harun Masiku

KPK Disarankan Telusuri Keputusan Yasonna Pecat Dirjen Imigrasi yang Sampaikan Keberadaan Harun Masiku

News | Kamis, 26 Desember 2024 | 18:00 WIB

Siapa Ronny Sompie, Dipecat Yasonna Laoly karena Kejanggalan Kasus Harun Masiku Tercium Media

Siapa Ronny Sompie, Dipecat Yasonna Laoly karena Kejanggalan Kasus Harun Masiku Tercium Media

News | Kamis, 26 Desember 2024 | 15:54 WIB

Silsilah Keluarga Yasonna Laoly, Ayahnya Orang Terpandang di Nias

Silsilah Keluarga Yasonna Laoly, Ayahnya Orang Terpandang di Nias

News | Kamis, 26 Desember 2024 | 13:48 WIB

Terkini

Pangkas Biaya dan Jarak, Tim Ekspedisi Patriot ITS Surabaya Dekatkan Akses Beasiswa

Pangkas Biaya dan Jarak, Tim Ekspedisi Patriot ITS Surabaya Dekatkan Akses Beasiswa

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Penumpang Transjabodetabek Melonjak, Pramono Siap Guyur Anggaran Bangun Halte di Bekasi

Penumpang Transjabodetabek Melonjak, Pramono Siap Guyur Anggaran Bangun Halte di Bekasi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Gaya Hidup Terpaksa Turun Kasta: Saat Bansos Sembako Saja Tak Lagi Mempan

Gaya Hidup Terpaksa Turun Kasta: Saat Bansos Sembako Saja Tak Lagi Mempan

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Deepal S07 Siap Bertarung di Segmen SUV Listrik Medium

Deepal S07 Siap Bertarung di Segmen SUV Listrik Medium

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Media Singapura: Indonesia Perketat Aturan untuk Atasi Manipulasi Pasar Saham

Media Singapura: Indonesia Perketat Aturan untuk Atasi Manipulasi Pasar Saham

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:44 WIB

Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus

Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus

Jakarta | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:44 WIB

3 Bedak Padat Sariayu yang Ringan untuk Makeup Harian, Hasil Natural

3 Bedak Padat Sariayu yang Ringan untuk Makeup Harian, Hasil Natural

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:43 WIB

Kembali Gelar Program Badai Emas 2026, Pegadaian Hadiahi 1,88 Kilogram Emas untuk Nasabah

Kembali Gelar Program Badai Emas 2026, Pegadaian Hadiahi 1,88 Kilogram Emas untuk Nasabah

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:43 WIB

5 Loose Powder dengan Kandungan SPF untuk Makeup Halus Sekaligus Terlindungi dari Sinar UV

5 Loose Powder dengan Kandungan SPF untuk Makeup Halus Sekaligus Terlindungi dari Sinar UV

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Hattrick Yoga Bawa Futsal Solo Singkirkan Kendal 4-1, Tiket Final Porprov Jateng 2026 Dikunci

Hattrick Yoga Bawa Futsal Solo Singkirkan Kendal 4-1, Tiket Final Porprov Jateng 2026 Dikunci

Surakarta | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:39 WIB

×