Bansos Pangan Diperpanjang Jadi 6 Bulan, Menko Zulhas Pastikan Tidak Ganggu Harga Pasar

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Senin, 06 Januari 2025 | 16:57 WIB
Bansos Pangan Diperpanjang Jadi 6 Bulan, Menko Zulhas Pastikan Tidak Ganggu Harga Pasar
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas). [Suara.com/Lilis Varwati]

Suara.com - Pemerintah memutuskan memerpanjang pemberian bansos pangan menjadi 6 bulan pada 2025. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebutkan, semula rencana bansos pangan hanya akan diberikan selama dua bulan.

Kemudian, hasil dari rapat bersama Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu disepakati bahwa pemberian bansos pangan 2025 di perpanjang hingga enam bulan.

"Sudah disepakati saat ratas, bantuan pangan itu nanti 160.000 ton per bulan, yang sudah putus kan Januari, Februari waktunya. SPHP Januari, Februari sudah akan dibagi. Kemudian ditambahkan 4 bulan lagi, jadi 6 bulan," kata Zulhas saat konferensi pers di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (6/1/2025).

Namun untuk pelaksanaan empat bulan tambahan bansos pangan belum ditentukan waktunya.

Zulhas menyampaikan kalau pemerintah masuh akan menentukannya pada rapat terbatas (ratas) berikutnya. 

Menurut Zulhas, waktu penyaluran bansos beras perlu mempertimbangkan waktu panen agar tidak mengganggu keseimbangan harga.

Itu sebabnya, perlu dilakukan ratas kembali untuk menentukan waktu pembagian bansos untuk empat bulan berikutnya. Menteri Pertanian Amran Sulaiman salah satunya yang akan dilibatkan pada ratas tersebut.

"Karena kita tidak ingin lagi panen ada SPHP, ada pembagian beras, nanti mengganggu harga. Nanti kami akan rapat, lihat panennya seperti apa. Kalau sudah mulai musim kemarau barulah, atau musim paceklik itu baru akan dibagi," ujarnya.

Selain beras, pemerintah juga telah mempersiapkan cadangan pangan dalam bentuk lain beberapa waktu ke depan untuk Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Ada komoditas jagung sebanyak 250 ribu ton dan kedelai 100 ribu ton.

baca juga

"Karena sekarang ini semangatnya petani menanam jagung luar biasa, bahkan di pinggir jalan ditanamkan jagung. Kita tidak ingin semangat itu luntur gara-gara kita impor bahan-bahan yang akan mengganggu produksi jagung,"katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Kaget! Pemerintah Tak Salurkan Bansos Beras di Bulan Maret

Jangan Kaget! Pemerintah Tak Salurkan Bansos Beras di Bulan Maret

Bisnis | Senin, 06 Januari 2025 | 16:51 WIB

Pemerintah Tetapkan Kenaikan HPP Gabah Mulai 15 Januari, Jagung 1 Februari

Pemerintah Tetapkan Kenaikan HPP Gabah Mulai 15 Januari, Jagung 1 Februari

News | Senin, 06 Januari 2025 | 16:46 WIB

Pemerintah Naikkan HPP Gabah Petani, Harga Beras Ikut Terkerek?

Pemerintah Naikkan HPP Gabah Petani, Harga Beras Ikut Terkerek?

Bisnis | Senin, 06 Januari 2025 | 16:35 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×