Jangan Buru-buru Ajarkan Saham ke Anak SD! Ahli: Risiko Tinggi, Mental Belum Siap

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Rabu, 08 Januari 2025 | 12:06 WIB
Jangan Buru-buru Ajarkan Saham ke Anak SD! Ahli: Risiko Tinggi, Mental Belum Siap
Ilustrasi anak SD pakai laptop. [Ist]

Suara.com - Pemerintah disarankan jangan terburu-buru dalam mengajarkan saham kepada anak-anak. Apalagi memasukan materi soal saham ke dalam pelajaran sekolah sejak jenjang pendidikan SD, sebagaimana usulan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Perencana Keuangan OneShildt, Imelda R Tarigan, berpendapat bahwa siswa SD bisa jadi akan kesulitan bila langsung dikenalkan materi saham yang penuh dengan perhitungan.

"Mereka hitung matematikanya aja masih belajar ya kan. Masa disuruh ngitung valuasi, ngitungin prediksi, net present value dan sebagainya, nggak mungkin ya. Terus apalagi kalau diminta untuk melakukan technical analysis, waduh kejauhan," kata Imelda kepada Suara.com saat dihubungi Rabu (8/1/2025).

Imelda lebih setuju apabila yang dimaksud untuk diajarkan sejak SD merupakan kebiasaan berinvestasi. Karena dengan begitu, instrumen yang diajarkan tidak sekadar saham.

Selain itu, memberikan pemahaman soal kebiasaan investasi juga sekaligus membentuk mental anak agar bisa mengukur antara risiko dan keuntungan.

"Jadi mental anak-anak itu diajarin untuk bisa me-manage risiko. Sejauh mana risiko bisa diterima, terus sebesar apa risiko yang anak-anak bisa terima, itu mengandung unsur psikologis. Tidak semua anak bisa menyerap risiko sama besarnya. Itu ada preference psikologisnya. Itu yang kita sebut sebagai risk profile," jelasnya.

Mental siap menghadapi risiko itu dinilai penting untuk memulai investasi di saham sebagai instrumen dengan risiko tinggi.

Untuk mengarahkan anak siap menghadapi risiko, Imelda menuturkan kalau caranya tidak harus selalu melalui pelajaran di sekolah.

"Sepengetahuan saya kalau di luar negeri, anak-anak kecil itu ada game board. Jadi kayak permainan yang ngajarin mereka untuk mengelola risiko. Kalau dulu kita waktu kecil ada yang kayak monopoli. Itu lebih baik diajarin game yang seperti itu," sarannya.

baca juga

Sedangkan untuk pelajaran berkaitan dengan saham, menurut Imelda, baru cocok dikenalkan kepada siswa jenjang SMA. Karena pada saat itu juga siswa biasanya sudah mendapatkan pelajaran pengantar ekonomi.

"Ketika mereka sudah di SMA itu kan ada pelajaran ekonomi kalau. Nah, pelajaran pengantar ekonomi itu bisa dikenalkan mengenai industri-industri ya. Ada industri keuangan, ada industri pertanian dan macam-macam gitu, ada manajemen, kan dasar. Jadi dasar-dasar manajemen itu kan juga diajarin ya," tuturnya.

Selain telah memiliki dasar teori ekonomi secara umum, siswa SMA juga diharapkan telah mampu berpikir secara lebih kompleks, termasuk tentang perhitungan saham. Minimalnya, kata Imelda, siswa SMA bisa diajarkan tentang cara mengitung valuasi perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usulan Sri Mulyani Dinilai Terlalu Berat, Anak-anak Bisa 'Mabuk' jika Disuruh Belajar Saham Sejak SD

Usulan Sri Mulyani Dinilai Terlalu Berat, Anak-anak Bisa 'Mabuk' jika Disuruh Belajar Saham Sejak SD

News | Rabu, 08 Januari 2025 | 09:24 WIB

Sambut Usulan Sri Mulyani Jual Beli Saham Diajarkan dari SD, Mendikdasmen: Mungkin...

Sambut Usulan Sri Mulyani Jual Beli Saham Diajarkan dari SD, Mendikdasmen: Mungkin...

News | Selasa, 07 Januari 2025 | 13:50 WIB

Usulan Sri Mulyani Anak SD Belajar Pasar Saham Dinilai Bisa Tingkatkan Literasi Keuangan

Usulan Sri Mulyani Anak SD Belajar Pasar Saham Dinilai Bisa Tingkatkan Literasi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 04 Januari 2025 | 15:06 WIB

Terkini

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:51 WIB

×