Benarkah Fogvid-24 Senjata Biologis? Fakta di Balik Kabut Tebal di AS

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Kamis, 09 Januari 2025 | 13:11 WIB
Benarkah Fogvid-24 Senjata Biologis? Fakta di Balik Kabut Tebal di AS
Ilustrasi kabut. [Istimewa]

Suara.com - Fogvid-24 adalah teori konspirasi baru yang beredar di internet, dan itu sangat mengejutkan! Orang-orang mengklaim bahwa kabut tebal yang menyelimuti sebagian wilayah AS saat ini adalah senjata kimia buatan manusia.

Pada hari-hari pertama tahun 2025, sebagian besar wilayah Amerika Serikat diselimuti oleh "sesuatu yang misterius" yang membuat sebagian orang mengalami bau aneh, masalah pernapasan, dan kelelahan yang tidak dapat dijelaskan.

Video viral orang-orang yang menyorotkan senter mereka ke kabut pada malam hari untuk menunjukkan "partikel yang luar biasa besar" telah dibagikan ribuan kali di platform media sosial seperti X dan TikTok, yang memicu kekhawatiran bahwa ini bukanlah kabut biasa, melainkan senjata biologis yang mengandung bahan kimia.

Beberapa ahli teori konspirasi telah menghubungkan kabut dengan penampakan pesawat nirawak misterius di seluruh negeri, sementara yang lain melaporkan banyaknya chemtrail di langit sebelum kabut muncul.

"Digambarkan sebagai selimut tebal yang bertahan lama, kabut telah membuat orang sakit—banyak yang mengalami gejala flu atau pilek tiba-tiba setelah terpapar sebentar saja," tulis seseorang di X. "Dijuluki 'Fogvid-24,' beberapa korban juga melaporkan kehilangan energi yang tidak dapat dijelaskan."

"Dalam waktu sekitar satu jam, saya terus bersin berulang-ulang selama sekitar tiga jam, dan mata saya benar-benar bengkak," kata seorang penduduk Florida kepada Daily Mail. "Saya menjadi sangat hangat dan merasa seperti demam, dan perut saya kram."

Menurut salah satu posting X, bau aneh seperti belerang dan sensasi terbakar di hidung Anda hanya dapat dijelaskan oleh Pemerintah yang membuang "sekelompok mikroba ke negara ini minggu ini, dalam bentuk kabut."

Untungnya, ada penjelasan ilmiah untuk sebagian besar, jika tidak semua teori konspirasi ini. Kabut adalah awan tetesan air atau kristal es kecil yang terbentuk di dekat permukaan Bumi saat mencapai titik embun (saturasi air maksimum). Itulah sebabnya partikel-partikel ini terlihat saat seberkas cahaya kuat menyinarinya, terutama di malam hari.

Mengenai bau kimia yang aneh, sudah menjadi fakta umum bahwa partikel air dalam kabut cenderung menyerap polutan dan partikel lain di udara, jadi bukan hal yang aneh jika kabut mengandung bahan kimia buatan manusia, terutama di daerah yang tercemar.

Terakhir, kabut diketahui menyebabkan kesulitan bernapas dan iritasi tenggorokan karena kelembapan yang tinggi dan kristal-kristal es kecil itu dapat membuat Anda sakit tenggorokan jika Anda bernapas melalui mulut, bukan hidung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Buku Tamu Misterius, Mengungkap Teka-Teki Kegaduhan di Sebuah Rumah

Ulasan Buku Tamu Misterius, Mengungkap Teka-Teki Kegaduhan di Sebuah Rumah

Your Say | Sabtu, 04 Januari 2025 | 10:51 WIB

China Uji Coba Sistem Pemantau Pneumonia Misterius, Apa Pelajaran untuk Indonesia?

China Uji Coba Sistem Pemantau Pneumonia Misterius, Apa Pelajaran untuk Indonesia?

News | Senin, 30 Desember 2024 | 14:57 WIB

Apa itu Virus Dinga Dinga yang Meledak di Uganda? Gejalanya Bikin Tubuh Wanita 'Menari' Tak Terkendali

Apa itu Virus Dinga Dinga yang Meledak di Uganda? Gejalanya Bikin Tubuh Wanita 'Menari' Tak Terkendali

Lifestyle | Sabtu, 21 Desember 2024 | 15:46 WIB

Penampakan Drone Misterius Gemparkan Netizen AS, Ulah Iran atau UFO?

Penampakan Drone Misterius Gemparkan Netizen AS, Ulah Iran atau UFO?

Tekno | Selasa, 17 Desember 2024 | 17:37 WIB

Misterius, Komet Gelap yang Ditemukan di 2016, Ternyata Punya Peran Besar untuk Bumi

Misterius, Komet Gelap yang Ditemukan di 2016, Ternyata Punya Peran Besar untuk Bumi

Tekno | Rabu, 11 Desember 2024 | 14:37 WIB

Dharma Pongrekun Siap Jadi Tukang Kaos, Netizen Minta Bahas Elite Global

Dharma Pongrekun Siap Jadi Tukang Kaos, Netizen Minta Bahas Elite Global

Tekno | Kamis, 28 November 2024 | 19:10 WIB

Terkini

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:20 WIB

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:01 WIB

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:52 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:49 WIB

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:43 WIB

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:35 WIB

Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik

Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:30 WIB

Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan

Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:17 WIB

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:11 WIB