Dianggap Mengancam Keamanan Nasional, Mahkamah Agung AS Pertimbangkan Larangan TikTok

Bella | Suara.com

Sabtu, 11 Januari 2025 | 16:59 WIB
Dianggap Mengancam Keamanan Nasional, Mahkamah Agung AS Pertimbangkan Larangan TikTok
Ilustrasi TikTok. (TikTok)

Suara.com - Mahkamah Agung Amerika Serikat pada Jumat (10/1) tampak condong untuk mendukung undang-undang yang berpotensi memaksa penjualan atau pelarangan aplikasi video pendek TikTok di negara tersebut.

Tenggat waktu bagi undang-undang ini untuk berlaku adalah 19 Januari, dengan alasan utama terkait kekhawatiran atas keamanan nasional yang dipicu oleh hubungan perusahaan induk TikTok, ByteDance, dengan pemerintah Tiongkok.

Langkah ini menimbulkan ketegangan di tengah popularitas TikTok yang luar biasa, dengan lebih dari 170 juta pengguna di AS. Namun, alasan keamanan menjadi pertimbangan utama bagi para pejabat tinggi pemerintah, badan intelijen, dan anggota kongres yang mendukung tindakan tegas terhadap platform tersebut.

Direktur FBI Chris Wray menyatakan bahwa TikTok dapat menjadi ancaman bagi keamanan nasional karena adanya potensi keterlibatan pemerintah Tiongkok.

“Perusahaan-perusahaan Tiongkok diwajibkan untuk mematuhi apa pun yang diinginkan pemerintah, termasuk berbagi informasi atau bahkan berfungsi sebagai alat negara,” ungkap Wray dalam sebuah pernyataan di hadapan Kongres.

Beberapa anggota kongres menuduh bahwa pemerintah Tiongkok memiliki kendali tidak langsung atas ByteDance melalui kepemilikan saham khusus yang memberikan hak istimewa kepada pemerintah. Sementara itu, TikTok membantah tuduhan tersebut dengan menegaskan bahwa kepemilikan tersebut tidak memengaruhi operasi global mereka di luar Tiongkok, termasuk di Amerika Serikat.

Kekhawatiran lainnya adalah risiko TikTok digunakan sebagai alat pengaruh terhadap masyarakat Amerika. Badan Keamanan Nasional AS (NSA) mengungkapkan kekhawatiran mengenai algoritma TikTok yang dapat dikendalikan untuk mengatur informasi apa saja yang diterima oleh pengguna, sehingga memungkinkan adanya operasi pengaruh besar-besaran.

“Platform ini memiliki kemampuan untuk mengendalikan pesan yang diterima oleh pengguna, atau bahkan mematikan pesan tertentu,” ujar Direktur NSA Paul Nakasone pada Maret 2023.

TikTok menegaskan bahwa mereka tidak mengizinkan pemerintah mana pun untuk memengaruhi atau mengubah algoritma rekomendasinya.

Pada Desember 2022, ByteDance mengakui bahwa beberapa karyawannya secara tidak sah mengakses data pengguna TikTok, termasuk data dua jurnalis yang sedang menyelidiki perusahaan tersebut. Empat karyawan, dua di Tiongkok dan dua di Amerika Serikat, dipecat akibat insiden ini. ByteDance menyatakan telah mengambil langkah tambahan untuk memperkuat perlindungan data pengguna.

Namun, insiden ini semakin memperburuk citra perusahaan di mata publik dan pemerintah AS, yang mencurigai bahwa TikTok dapat dimanfaatkan sebagai alat spionase oleh Tiongkok.

TikTok juga menghadapi penyelidikan dari delapan negara bagian AS, termasuk California dan Massachusetts, terkait dampaknya terhadap kesehatan mental dan fisik anak-anak. Penyelidikan ini mencakup bagaimana platform tersebut meningkatkan keterlibatan pengguna muda, termasuk durasi penggunaan yang berlebihan.

TikTok menyatakan bahwa mereka telah menerapkan berbagai langkah untuk memastikan keamanan dan kenyamanan remaja di platform, serta membatasi penggunaan bagi mereka yang berusia di bawah 18 tahun dengan cara yang tidak dimiliki oleh platform lain.

Panel tiga hakim dari pengadilan banding federal sebelumnya telah mendukung undang-undang tersebut dengan alasan bahwa langkah-langkah pemerintah selama bertahun-tahun dalam menyelidiki risiko keamanan nasional yang ditimbulkan oleh TikTok sudah sangat mendesak.

Jika undang-undang ini diberlakukan pada Januari mendatang, TikTok bisa menghadapi dua opsi: menjual operasinya di AS kepada perusahaan lokal atau menghadapi larangan total di negara tersebut. Hal ini akan menjadikan TikTok sebagai aplikasi media sosial besar pertama yang dilarang secara permanen di Amerika Serikat dengan alasan keamanan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah

Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah

News | Sabtu, 11 Januari 2025 | 16:29 WIB

Sakit Dadaku! Makna Tersembunyi di Balik Lirik Lagu Viral "Garam dan Madu"

Sakit Dadaku! Makna Tersembunyi di Balik Lirik Lagu Viral "Garam dan Madu"

Entertainment | Sabtu, 11 Januari 2025 | 09:21 WIB

Jaksa Sarankan Trump Tidak Dipenjara Saat Vonis Kasus Uang Tutup Mulut

Jaksa Sarankan Trump Tidak Dipenjara Saat Vonis Kasus Uang Tutup Mulut

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 22:22 WIB

Kebakaran Hutan Hancurkan Los Angeles, Ribuan Rumah Ludes, 10 Jiwa Melayang

Kebakaran Hutan Hancurkan Los Angeles, Ribuan Rumah Ludes, 10 Jiwa Melayang

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 17:12 WIB

Era Robot Canggih Dimulai:  Atlas dan Masa Depan Dunia Kerja

Era Robot Canggih Dimulai: Atlas dan Masa Depan Dunia Kerja

Video | Sabtu, 11 Januari 2025 | 10:00 WIB

Joe Biden Ungkap Perkembangan Kesepakatan Gencatan Senjata Israel dan Hamas

Joe Biden Ungkap Perkembangan Kesepakatan Gencatan Senjata Israel dan Hamas

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 15:47 WIB

Kenapa Perumahan di Los Angeles Hangus Dilalap Api Tapi Pohon Masih Hijau Berdiri?

Kenapa Perumahan di Los Angeles Hangus Dilalap Api Tapi Pohon Masih Hijau Berdiri?

Lifestyle | Jum'at, 10 Januari 2025 | 15:33 WIB

Daftar Panjang Kasus Hukum Menjerat Trump, Dari Uang Suap Hingga Subversi Pemilu

Daftar Panjang Kasus Hukum Menjerat Trump, Dari Uang Suap Hingga Subversi Pemilu

News | Sabtu, 11 Januari 2025 | 03:55 WIB

Di Tengah Provokasi Trump soal Negara Bagian ke-51, Kanada Kirim Bantuan Kebakaran ke California

Di Tengah Provokasi Trump soal Negara Bagian ke-51, Kanada Kirim Bantuan Kebakaran ke California

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 12:55 WIB

AS Siap Beri Sanksi ICC, Bela Israel dari Tuduhan Kejahatan Perang

AS Siap Beri Sanksi ICC, Bela Israel dari Tuduhan Kejahatan Perang

News | Jum'at, 10 Januari 2025 | 11:24 WIB

Terkini

Masjid Al-Aqsa Ditutup Total 34 Hari, Zionis Israel Nekat Pakai Dalih Perang Iran demi Keamanan

Masjid Al-Aqsa Ditutup Total 34 Hari, Zionis Israel Nekat Pakai Dalih Perang Iran demi Keamanan

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:21 WIB

Ibu Korban Peluru Nyasar di Gresik Bantah Minta Kompensasi Rp3,3 M ke Marinir

Ibu Korban Peluru Nyasar di Gresik Bantah Minta Kompensasi Rp3,3 M ke Marinir

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:21 WIB

KPK dan Kortas Tipidkor Polri Gelar Pertemuan Tertutup, Koordinasi Penanganan Kasus Baru!

KPK dan Kortas Tipidkor Polri Gelar Pertemuan Tertutup, Koordinasi Penanganan Kasus Baru!

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:19 WIB

63 Persen TPA Masih Open Dumping, Indonesia Darurat Sampah Meski Sudah Dilarang Sejak 2008

63 Persen TPA Masih Open Dumping, Indonesia Darurat Sampah Meski Sudah Dilarang Sejak 2008

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:15 WIB

Jaksa Wira Bantah Intimidasi Amsal Sitepu Pakai Kue Brownies: Itu Murni Kemanusiaan

Jaksa Wira Bantah Intimidasi Amsal Sitepu Pakai Kue Brownies: Itu Murni Kemanusiaan

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:13 WIB

Akhir Pelarian Penyiram Air Keras di Bekasi: Pelaku Ditangkap, Polisi Gelar Ekspose Besok

Akhir Pelarian Penyiram Air Keras di Bekasi: Pelaku Ditangkap, Polisi Gelar Ekspose Besok

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:59 WIB

Krisis BBM, PM Australia Minta Pekerja ke Kantor Naik Transportasi Umum

Krisis BBM, PM Australia Minta Pekerja ke Kantor Naik Transportasi Umum

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:59 WIB

Komisi III DPR Soroti Kasus Amsal Sitepu: Dugaan Intimidasi Jaksa hingga Penahanan Dipertanyakan

Komisi III DPR Soroti Kasus Amsal Sitepu: Dugaan Intimidasi Jaksa hingga Penahanan Dipertanyakan

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:53 WIB

Pengamat Nilai WFH ASN Tiap Jumat Dorong Efisiensi Energi hingga Ubah Budaya Kerja

Pengamat Nilai WFH ASN Tiap Jumat Dorong Efisiensi Energi hingga Ubah Budaya Kerja

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:52 WIB

Ibu Korban Peluru Nyasar Ungkap Klausul Tuntutan kepada Marinir

Ibu Korban Peluru Nyasar Ungkap Klausul Tuntutan kepada Marinir

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:52 WIB