Menteri PPPA Sesali Adanya Kasus Balita Dibunuh Orangtua Sendiri di Bekasi: Bukti Lingkungan Belum Aman Bagi Anak

Dwi Bowo Raharjo | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 15 Januari 2025 | 19:37 WIB
Menteri PPPA Sesali Adanya Kasus Balita Dibunuh Orangtua Sendiri di Bekasi: Bukti Lingkungan Belum Aman Bagi Anak
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi saat menemui pasutri tersangka pembunuhan balita di Tambun, Kabupaten Bekasi. (ist)

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi buka suara mengenai kasus meninggalnya balita di Tambun, Kabupaten Bekasi, karena menjadi korban kekerasan. Dari kasus tersebut, Arifah menyebutkan kalau pemerintah maupun masyarakat belum berhasil mewujudkan lingkungan yang aman bagi anak.

“Kami tentu sangat prihatin dan berduka cita atas meninggalnya anak korban di tangan orangtua kandungnya. Apapun alasan dan kondisinya sangat tidak dibenarkan orangtua yang semestinya memberikan perlindungan bagi anak malah menyiksa dan mengakhiri hidup anaknya sendiri," kata Arifah dalam keterangannya, Rabu (15/1/2025).

Terkait penanganan kasus tersebut, Kemen PPPA berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Bekasi dan Polda Metro Jaya untuk mengawal proses penanganan kasus.

Arifah menekankan, fungsi keluarga sebagai komunitas terdekat anak harus bisa memberikan perlindungan dari segala bentuk kekerasan. Salah satu faktor yang mungkin dapat menjadi penyebab belum optimalnya peran keluarga dalam perlindungan anak, yaitu situasi rentan yang dihadapi keluarga, baik dalam aspek sosial, ekonomi, maupun budaya sehingga dapat menimbulkan kompleksitas, tekanan, dan perilaku berisiko pada orang tua yang berdampak negaif bagi anak.

“Selain itu, ketimpangan relasi kuasa di dalam keluarga, khususnya antara orangtua dan anak, juga dapat menjadi faktor lain terjadinya kekerasan terhadap anak. Oleh karena itu, kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat, khususnya para orangtua untuk senantiasa mengupayakan pengasuhan dan komunikasi yang positif dan terbuka antar keluarga, baik antara orangtua dengan anak maupun antar pasangan," pesan Arifah.

Menurutnya, kesiapan orangtua untuk menerima kehadiran anak dalam kehidupan mereka juga menjadi landasan penting. Sehingga nantinya dapat memberikan pengasuhan yang baik bagi anak di dalam keluarga.

Arifah juga meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama saling menjaga dan memberikan perlindungan bagi anak di lingkungan terdekat.

"Kasus ini membuktikan peran masyarakat sebagai lingkungan sosial tempat anak bertumbuh dan berkembang memiliki andil besar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak," ucapnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra menerangkan motif pembunuhan anak kandung itu dilatarbelakangi rasa kesal karena korban muntah di teras minimarket sehingga kedua tersangka, yang merupakan orangtua kandung, mendapat teguran dari karyawan minimarket.

Lebih lanjut, Kombes Pol Wira menceritakan kronologi kejadian, mulai dari penyiksaan hingga pembuangan jasad anak korban dan pelarian kedua pelaku hingga akhirnya berhasil ditangkap di daerah Karawang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sadis! Nanang Gimbal Tikam Aktor Sandy Permana di Kepala, Leher, dan Perut!

Sadis! Nanang Gimbal Tikam Aktor Sandy Permana di Kepala, Leher, dan Perut!

Video | Rabu, 15 Januari 2025 | 17:45 WIB

Detik-detik Penangkapan Nanang Gimbal, Pembunuh Sandy Permana

Detik-detik Penangkapan Nanang Gimbal, Pembunuh Sandy Permana

Video | Rabu, 15 Januari 2025 | 15:45 WIB

Pilu, Ini Keinginan Terakhir Sandy Permana untuk Anak-anaknya yang Belum Terwujud

Pilu, Ini Keinginan Terakhir Sandy Permana untuk Anak-anaknya yang Belum Terwujud

Entertainment | Rabu, 15 Januari 2025 | 15:50 WIB

Tampang Pembunuh Aktor Sandy Permana, Sempat Cukur Rambut untuk Kelabui Polisi

Tampang Pembunuh Aktor Sandy Permana, Sempat Cukur Rambut untuk Kelabui Polisi

News | Rabu, 15 Januari 2025 | 14:51 WIB

Ditangkap, Pelaku Pembunuhan Sandy Permana Lagi Dibawa ke Polda Metro Jaya

Ditangkap, Pelaku Pembunuhan Sandy Permana Lagi Dibawa ke Polda Metro Jaya

Entertainment | Rabu, 15 Januari 2025 | 14:16 WIB

Terkini

Ketimbang Tambah Utang Luar Negeri, Ekonom UMY Minta Prabowo Pangkas Gaji Pejabat

Ketimbang Tambah Utang Luar Negeri, Ekonom UMY Minta Prabowo Pangkas Gaji Pejabat

News | Kamis, 09 April 2026 | 16:29 WIB

Geger! Penyamaran Rey Terbongkar di Malam Pertama, Intan Laporkan Kasus Nikah Sesama Jenis di Malang

Geger! Penyamaran Rey Terbongkar di Malam Pertama, Intan Laporkan Kasus Nikah Sesama Jenis di Malang

News | Kamis, 09 April 2026 | 16:24 WIB

Moeldoko: Pakai Mobil Listrik Lebih Hemat, Biaya BBM dari Rp 6 Juta Jadi Rp 800 Ribu

Moeldoko: Pakai Mobil Listrik Lebih Hemat, Biaya BBM dari Rp 6 Juta Jadi Rp 800 Ribu

News | Kamis, 09 April 2026 | 16:00 WIB

HOAKS! Donald Trump Provokasi Masyarakat Indonesia yang Sunni agar Tak Dukung Iran

HOAKS! Donald Trump Provokasi Masyarakat Indonesia yang Sunni agar Tak Dukung Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:39 WIB

DPRD DKI Kritik Perizinan Rumah Ibadah di Jakarta yang Masih Berlarut-Larut

DPRD DKI Kritik Perizinan Rumah Ibadah di Jakarta yang Masih Berlarut-Larut

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:38 WIB

Jalankan Instruksi Prabowo, Kemnaker Siap Perluas Program Magang ke Luar Negeri

Jalankan Instruksi Prabowo, Kemnaker Siap Perluas Program Magang ke Luar Negeri

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:34 WIB

Siasat Ngirit KSAU: Pesawat Tempur Latihan Sambil Patroli, Hemat BBM Tanpa Kurangi Pengawasan

Siasat Ngirit KSAU: Pesawat Tempur Latihan Sambil Patroli, Hemat BBM Tanpa Kurangi Pengawasan

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:32 WIB

Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?

Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:30 WIB

Kemnaker Usul Tambah Kuota Program Magang 2026 hingga 150 Ribu Orang

Kemnaker Usul Tambah Kuota Program Magang 2026 hingga 150 Ribu Orang

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:25 WIB

Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran

Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:20 WIB