Dua Pekan Program Makan Bergizi Gratis: Tantangan dan Evaluasi yang Perlu Dilakukan Pemerintah

Bella, Lilis Varwati

Jum'at, 17 Januari 2025 | 10:19 WIB
Dua Pekan Program Makan Bergizi Gratis: Tantangan dan Evaluasi yang Perlu Dilakukan Pemerintah
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. [Suara.com/Iqbal Assaputro]

Suara.com - Pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) terus dilakukan pemerintah Prabowo Subianto. Hingga saat ini, MBG kurang lebih telah berjalan dua minggu sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025. Meski baru dua pekan, ada saja cerita kurang mengenakkan yang terjadi di lokasi pembagian MBG, terutama di sekolah. 

Terbaru, adanya laporan puluhan siswa sekolah dasar di Sukoharjo, Jawa Tengah, yang diduga mengalami gejala keracunan saat menyantap MBG. Sebanyak 40 anak mengalami mual dan muntah-muntah usai memakan ayam marinasi yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukoharjo.

Menurut Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, keracunan itu terjadi akibat adanya kesalahan teknis pengolahan. Akhirnya, menu ayam itu pun ditarik dan diganti menu lain.

"Menu ayam krispi itu ditarik untuk yang lain dan diganti telur rebus," kata Dadan kepada wartawan, Kamis (16/1/2024).

Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi juga menekankan kalau kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi BGN untuk mengetatkan lagi SOP penyaluran program makan bergizi gratis.

Evaluasi nampak menjadi hal krusial yang perlu dilakukan rutin oleh pemerintah. Tidak hanya pemantauan terkait menu MBG serta penyalurannya, tapi juga evaluasi terkait dampak kesehatan kepada jutaan masyarakat yang menjadi penerima MBG tersebut. 

Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) menyarankan agar pemerintah menerima semua masukan yang muncul dari publik.

"Kemudian perlu ada evaluasi setiap 6 bulan atau satu tahun berupa impact evaluation untuk mengukur seberapa besar dampak anggaran terhadap program ini," kata CEO CISDI Diah Satyani Saminarsih kepada suara.com, dihubungi beberapa waktu lalu.

Pelaksanaan MBG yang baru dua pekan, menurut Diah, memang masih terlalu dini untuk diambil kesimpulan apakah program tersebut gagal atau berhasil. Walau demikian, CISDI melihat kalau pemerintah sebenarnya perlu membuat kanal konsultasi publik yang terpadu. 

baca juga

Tujuannya, untuk mengumpulkan saran, masukan, dan catatan dari masyarakat terkait dengan kendala yang dialami dalam pelaksanaan program ini. Hal lain yang juga krusial, pemerintah diingatkan untuk segera menyiapkan petunjuk teknis pelaksanaan MBG, terutama yang berkaitan dengan standar menu yang disajikan.

"Agar tidak terjadi kesimpangsiuran atau perbedaan kualitas dari menu makanan di satu daerah dengan daerah lainnya," kata Diah.

Pada tahap awal, program MBG baru berjalan di 26 provinsi dengan ada sekitar 200-an Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum. Artinya, ada ratusan variasi makanan di berbagai daerah. Menurut Diah, dengan luasnya cakupan tersebut dibutuhkan juga detail-detail operasional yang lebih teknis untuk meminimalisir kejadian buruk di lapangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan Siswa Sukoharjo Keracunan Makan Bergizi Gratis, Ahli Gizi: Semoga Tak Dibungkam

Puluhan Siswa Sukoharjo Keracunan Makan Bergizi Gratis, Ahli Gizi: Semoga Tak Dibungkam

Lifestyle | Jum'at, 17 Januari 2025 | 09:52 WIB

Heboh! Siswa SD Keracunan Massal Akibat Program Makan Bergizi Gratis

Heboh! Siswa SD Keracunan Massal Akibat Program Makan Bergizi Gratis

Tekno | Jum'at, 17 Januari 2025 | 09:35 WIB

Spanduk Selamat Datang Jokowi di Hari Desa 2025 Jadi Sorotan, Prabowo Dianggap Tak Punya Wibawa

Spanduk Selamat Datang Jokowi di Hari Desa 2025 Jadi Sorotan, Prabowo Dianggap Tak Punya Wibawa

Tekno | Jum'at, 17 Januari 2025 | 09:06 WIB

Kekayaan Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua DPD Usulkan Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis

Kekayaan Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua DPD Usulkan Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis

Lifestyle | Jum'at, 17 Januari 2025 | 08:25 WIB

CEK FAKTA: Prabowo Minta TV Putar Ganyang Fufufafa Setiap Jam 6 Pagi

CEK FAKTA: Prabowo Minta TV Putar Ganyang Fufufafa Setiap Jam 6 Pagi

News | Jum'at, 17 Januari 2025 | 07:27 WIB

Bolehkah Zakat untuk Makan Bergizi? Ini Tanggapan Tegas Prabowo!

Bolehkah Zakat untuk Makan Bergizi? Ini Tanggapan Tegas Prabowo!

Video | Jum'at, 17 Januari 2025 | 05:05 WIB

Mega-Prabowo Merapat, Gibran Terancam? Refly Harun: Mudah Sekali Menyingkirkannya

Mega-Prabowo Merapat, Gibran Terancam? Refly Harun: Mudah Sekali Menyingkirkannya

News | Kamis, 16 Januari 2025 | 22:34 WIB

Polemik Makan Bergizi Gratis: Antara Investasi SDM dan Ancaman Matinya Warung Sekolah

Polemik Makan Bergizi Gratis: Antara Investasi SDM dan Ancaman Matinya Warung Sekolah

News | Kamis, 16 Januari 2025 | 22:21 WIB

Omzet Penjualan Pedagang Kantin Merosot, MBG Diusulkan Digelar 2 Kali Seminggu

Omzet Penjualan Pedagang Kantin Merosot, MBG Diusulkan Digelar 2 Kali Seminggu

Video | Jum'at, 17 Januari 2025 | 09:00 WIB

Cek Fakta: Prabowo Pecat Kapolri Listyo Sigit

Cek Fakta: Prabowo Pecat Kapolri Listyo Sigit

News | Jum'at, 17 Januari 2025 | 03:25 WIB

Terkini

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:00 WIB

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 21:53 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

×