Rumah Padat di Gang Sempit: Bagaimana Mitigasi Kebakaran yang Efektif?

M. Reza Sulaiman

Selasa, 21 Januari 2025 | 17:12 WIB
Rumah Padat di Gang Sempit:  Bagaimana Mitigasi Kebakaran yang Efektif?
Petugas pemadam kebakaran saat melakukan pemadaman rumah padat penduduk di Jakarta, Selasa (21/1/2025). ANTARA/Ho-Humas Polres Jakpus

Suara.com - Insiden kebakaran kembali terjadi, kali ini di kawasan Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, jakarta Pusat. Kebakaran yang cukup besar ini diduga diakibatkan karena konsleting listrik, kemudian memicu api yang menyambar ke beberapa bangunan. Terkait dengan hal ini, rasanya penting untuk tahu langkah mitigasi kebakaran pemukiman untuk mengurangi risiko dan kerugian yang muncul.

Area padat penduduk menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pemadam kebakaran ketika harus menjalankan tugasnya. Selain karena mudahnya api merambat ke bangunan lain, kondisi jalan yang sempit juga sering menjadi hambatan. Selain itu, ketersediaan sumber air atau hydrant juga jadi masalah lain yang harus disikapi.

Lalu apa saja langkah mitigasi kebakaran pemukiman yang dapat dilakukan?

1. Jarak Aman Antar Rumah

Meski hal ini sulit terwujud karena satu dan lain hal, namun membangun rumah dengan jarak aman yang telah diperhitungkan jadi hal yang ideal. Dengan demikian jika terjadi kebakaran, api tidak akan merambat ke bangunan lain karena jaraknya yang cukup jauh.

2. Jalanan yang Lebih Lebar

Jalanan yang lebih lebar di area perumahan juga jadi langkah mitigasi mendasar yang dapat dilakukan, sehingga kendaraan regu pemadam kebakaran bisa masuk hingga ke titik strategis tempat kebakaran terjadi. Dengan demikian petugas dapat bereaksi dengan cepat dan memadamkan api yang muncul sebelum menjadi lebih besar.

3. Kesigapan Masyarakat

Masyarakat yang sigap sebenarnya bisa menjadi salah satu langkah mitigas  yang paling dekat dan mudah dilakukan. Pengetahuan mengenai potensi dan risiko terjadinya kebakaran harus dimiliki oleh setiap orang, sehingga semua tahu apa yang harus dilakukan ketika api muncul. Api dapat dipadamkan sebelum menjadi terlalu besar, dan hal ini akan sangat menekan angka kerugian dan risiko korban yang muncul.

baca juga
Petugas saat berjibaku memadamkan kebakaran di Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2025). ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat
Petugas saat berjibaku memadamkan kebakaran di Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2025). ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat

4. Ketersediaan APAR

Keberadaan alat pemadam kebakaran berbagai bentuk perlu dipastikan di titik strategis. Dalam beberapa sumber dinyatakan bahwa ketersediaan APAR dapat menjadi solusi untuk kobaran api kecil agar tidak berkembang menjadi kobaran yang besar. Ada baiknya setiap RT memiliki APAR yang memadai, atau bahkan hydrant yang menjadi sumber air untuk petugas pemadam kebakaran.

5. Optimasi Teknologi Peringatan dan Pelaporan

Anda juga dapat menggunakan optimasi teknologi untuk peringatan kebakaran dini dan pelaporan pada petugas pemadam kebakaran, sehingga respon cepat dapat diberikan oleh petugas. Banyak aplikasi dan layanan perangkat lunak yang tersedia sekarang ini dan dapat digunakan secara sederhana. Pada dasarnya, aplikasi akan memberikan peringatan jika terjadi titik api, dan dapat diteruskan ke petugas pemadam kebakaran untuk ditindaklanjuti.

6. Selalu Waspada dan Berhati-Hati

Waspadai penggunaan alat yang dapat memicu percikan atau api di dalam rumah, dan selalu berhati-hati dalam memanfaatkan setiap perangkat ini. Jauhkan dari jangkauan anak-anak, dan selalu matikan peralatan yang tidak digunakan.

Itu tadi sedikitnya 6 langkah mitigas kebakaran pemukiman yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko dan menekan angka kerugian yang mungkin muncul. Semoga berguna!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Syarat Keselamatan Kebakaran yang Tak Dipenuhi Glodok Plaza Hingga Berujung Tragedi

4 Syarat Keselamatan Kebakaran yang Tak Dipenuhi Glodok Plaza Hingga Berujung Tragedi

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 16:59 WIB

Dituding Tak Ada Kerjaan karena Sibuk Ngonten di Lokasi Kebakaran LA, Uya Kuya: Dapil Gue Emang di Luar Negeri

Dituding Tak Ada Kerjaan karena Sibuk Ngonten di Lokasi Kebakaran LA, Uya Kuya: Dapil Gue Emang di Luar Negeri

Entertainment | Selasa, 21 Januari 2025 | 16:18 WIB

Dianggap Bikin Malu Indonesia karena Ngonten di Lokasi Kebakaran LA, Uya Kuya Siap Dipanggil MKD DPR

Dianggap Bikin Malu Indonesia karena Ngonten di Lokasi Kebakaran LA, Uya Kuya Siap Dipanggil MKD DPR

Entertainment | Selasa, 21 Januari 2025 | 14:53 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×