Indonesia Bidik Perdagangan Karbon untuk Pertumbuhan Ekonomi Hijau

Chandra Iswinarno

Kamis, 23 Januari 2025 | 23:54 WIB
Indonesia Bidik Perdagangan Karbon untuk Pertumbuhan Ekonomi Hijau
ilustrasi perdagangan karbon (pexels/ Marcin Jozwiak )

Suara.com - Deputi Bidang Tata Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan BPLH, Ary Sudijanto, menekankan pentingnya perdagangan karbon sebagai langkah strategis demi pengendalian perubahan iklim dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.

Ia mengemukakan bahwa Indonesia sebagai negara berkembang dengan sumber daya alam yang melimpah memiliki peran aktif dalam pengendalian perubahan iklim.

"Salah satu upaya utama adalah mengupayakan emisi karbon pada 2030 sesuai isi perjanjian internasional, Paris Agreement," ujar Ary, mewakili pidato Kementerian Lingkungan Hidup pada konferensi, Kamis (23/1/2025).

Ary menjelaskan bahwa perdagangan karbon menjadi salah satu instrumen penting dalam pengurangan emisi secara integrasi, transparansi, dan adil.

"Indonesia terus mendorong perdagangan karbon. Dengan potensi besar yang dimiliki, kita memiliki peluang untuk tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru," jelasnya.

Menurutnya, Indonesia memiliki posisi strategis untuk memimpin energi terbarukan di kawasan Asia, mengingat kekayaan sumber daya alam yang mendukung pengembangan energi berkelanjutan.

"Dengan strategi yang tepat, pengurangan emisi karbon dapat dilakukan secara efektif sembari mendorong pertumbuhan ekonomi," katanya.

Ia juga menyoroti peran Asosiasi Ahli Emisi Karbon Indonesia (ACEXI) sebagai wadah para ahli dalam mendukung tata kelola nilai ekonomi karbon.

"ACEXI berperan penting sebagai wadah para ahli dalam pengendalian emisi karbon dan tata kelola nilai ekonomi karbon. Dengan urgensi dan peluang yang ada, mari kita bersinergi menghadapi peluang ini," tegas Ary.

baca juga

Upaya ini diharapkan tidak hanya mendukung target pengurangan emisi karbon Indonesia pada 2030, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan karbon global dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Reporter : Kayla Nathaniel Bilbina

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eddy Soeparno: Perdagangan Karbon Pilar Ekonomi untuk Pertumbuhan 8 Persen

Eddy Soeparno: Perdagangan Karbon Pilar Ekonomi untuk Pertumbuhan 8 Persen

News | Kamis, 23 Januari 2025 | 18:38 WIB

Indonesia Siap Memulai Perdagangan Karbon Internasional

Indonesia Siap Memulai Perdagangan Karbon Internasional

Bisnis | Kamis, 16 Januari 2025 | 09:04 WIB

Transaksi Perdagangan Karbon RI Baru Rp36,7 Miliar

Transaksi Perdagangan Karbon RI Baru Rp36,7 Miliar

Bisnis | Selasa, 23 Juli 2024 | 18:55 WIB

Terkini

Presiden Beberkan PFII: Lokasi di Jakarta, Bahasanya Inggris dan Kemungkinan Ada Hakim Asing

Presiden Beberkan PFII: Lokasi di Jakarta, Bahasanya Inggris dan Kemungkinan Ada Hakim Asing

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot

Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:01 WIB

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:56 WIB

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:46 WIB

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:34 WIB

×