Disebut Telan Anggaran Hingga Rp 2 Triliun, Sekolah Garuda untuk Siapa? Simak Fakta-faktanya!

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 24 Januari 2025 | 20:10 WIB
Disebut Telan Anggaran Hingga Rp 2 Triliun, Sekolah Garuda untuk Siapa? Simak Fakta-faktanya!
Ilustrasi sekolah unggulan garuda. [Unsplash.com/ @isengrapher]

Suara.com - Agenda pembangunan Sekolah Unggulan Garuda sepertinya akan segera ditindaklanjuti, sesuai dengan arahan dari pihak pemerintah. Sekolah ini sendiri akan berada di tingkat SMA, dan diberi nama SMA Garuda. Tapi kira-kira berapa anggaran Sekolah Garuda?

Menteri Pendidikan Tinggi Satryo Brodjonegoro menyatakan bahwa Sekolah Unggulan Garuda sudah mulai diproses, dan akan dimulai pada awal tahun 2025 ini. Sekolah tersebut kemudian akan berada di bawah payung hukum Instruksi presiden Prabowo Subianto.

"Untuk Sekolah Unggulan Garuda sudah diproses untuk bisa dimulai awal tahun 2025 ini. Dengan adanya nanti satu inpres dan perpres untuk alasan hukum agar Mendikti-Saintek dapat mengeksekusi terwujudnya SMA Unggulan Garuda," ujar Satryo di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (30/12/2024).

Berjumlah 40 Sekolah

Disambung oleh sang menteri, bahwa nantinya akan dibangun 20 SMA Garuda dan 20 SMA/MA lain yang ditingkatkan statusnya menjadi SMA unggulan hingga tahun 2029 mendatang. Rencananya sekolah ini akan ada di setiap provinsi sehingga dapat memaksimalkan potensi siswa yang ada.

Mengacu pada rencana besar yang ada, setiap lulusan dari SMA unggulan ini akan diarahkan untuk masuk ke perguruan tinggi yang mempunyai reputasi baik. Artinya, bakat akademik yang dimiliki dimaksimalkan hingga ke jenjang lanjutan, tidak berhenti hanya sampai SMA saja.

Tidak menutup kemungkinan bahwa lulusan SMA Garuda ini juga akan memperoleh beasiswa LPDP guna melanjutkan ke perguruan tinggi. Namun jika lulusannya ingin melanjutkan pendidikan di universitas di dalam negeri, kementerian juga tidak menjadikan hal ini sebagai masalah.

Sejatinya ranah SMA masih berada dalam wilayah kerja Mandikdasmen, Abdul Mu’ti. Namun pada sebuah kesempatan dirinya menyatakan bahwa pengelolaan dan optimasi Sekolah Garuda ini diserahkan sepenuhnya pada Dikti.

Berapa Anggaran Sekolah Garuda?

baca juga

Lalu berapa kira-kira anggaran untuk pembangunan Sekolah Garuda itu sendiri?

Salah seorang pengguna X, dengan nama akun @ardisatriawan mengunggah cuitan terkait hal ini. Disampaikan olehnya dalam cuitan tersebut bahwa untuk membuat SMA Garuda diperlukan dana setidaknya Rp2 triliun, setara dengan anggaran tunjangan kinerja dosen ASN yang baru saja disetujui oleh pemerintah.

Fakta-fakta Sekolah Unggulan Garuda

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berencana mendirikan delapan sekolah baru yang terdiri atas empat Sekolah Garuda dan empat Sekolah Transformasi Garuda. Berikut adalah detail mengenai rencana tersebut:

1. Sekolah Garuda dan Sekolah Transformasi Garuda

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyepakati pembangunan empat Sekolah Garuda dan empat Sekolah Transformasi Garuda di beberapa daerah berbeda. Kedua jenis sekolah ini memiliki perbedaan konsep:

Sekolah Garuda: Sekolah baru yang dibangun khusus untuk siswa dengan kecerdasan di atas rata-rata.
Sekolah Transformasi Garuda: Sekolah unggulan yang sudah ada akan disetarakan operasionalnya dengan konsep Sekolah Garuda tanpa perlu membangun fasilitas baru.

2. Kurikulum Setara Diploma

Sekolah Garuda dan Transformasi Garuda akan menggunakan kurikulum yang setara dengan jenjang diploma. Oleh karena itu, penyelenggaraannya akan berada di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek).

"Kenapa ditaruh di Kemdiktisaintek? Karena kurikulum yang akan digunakan itu setara dengan kurikulum diploma. Kami Komisi X sudah menyepakati itu," kata Lalu Hadrian Irfani setelah rapat kerja dengan Menteri Diktisaintek di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2025).

3. Lokasi Pembangunan

Sekolah Garuda akan dibangun di empat provinsi, yaitu:

  • Ibu Kota Nusantara (IKN)
  • Nusa Tenggara Timur (NTT)
  • Bangka Belitung
  • Sulawesi Utara

Sementara itu, Sekolah Transformasi Garuda akan mencari sekolah unggulan di berbagai daerah untuk disetarakan dengan konsep yang diterapkan pada Sekolah Garuda.

4. Fokus pada Siswa Berbakat

Pengadaan Sekolah Garuda direncanakan untuk memberikan wadah bagi siswa dengan kecerdasan di atas rata-rata. Hal ini dilakukan karena Indonesia dinilai belum memiliki fasilitas yang cukup untuk mengakomodasi kebutuhan siswa berbakat secara optimal.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Akademis Anies Baswedan: Karya Tulisnya Tuai Pujian, Gibran Rakabuming Kena Colek

Jejak Akademis Anies Baswedan: Karya Tulisnya Tuai Pujian, Gibran Rakabuming Kena Colek

Lifestyle | Jum'at, 24 Januari 2025 | 16:18 WIB

Bayang-bayang Dunia Pendidikan: Antara Tugas Mengajar vs Tugas Administrasi

Bayang-bayang Dunia Pendidikan: Antara Tugas Mengajar vs Tugas Administrasi

Your Say | Jum'at, 24 Januari 2025 | 11:27 WIB

Latar Belakang Pendidikan Shella Saukia, Ternyata Tak Sesuai Dugaan Netizen

Latar Belakang Pendidikan Shella Saukia, Ternyata Tak Sesuai Dugaan Netizen

Lifestyle | Jum'at, 24 Januari 2025 | 11:10 WIB

Terkini

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:49 WIB

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:42 WIB

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:39 WIB

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 08:36 WIB

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:35 WIB

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

×