Legislator PKS Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Khusus Guna Ungkap Dalang Pembangunan Pagar Laut

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 25 Januari 2025 | 12:32 WIB
Legislator PKS Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Khusus Guna Ungkap Dalang Pembangunan Pagar Laut
Sejumlah Personel TNI dan nelayan membongkar pagar laut yang terpasang di kawasan pesisir Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (18/1/2025). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Suara.com - Anggota Komisi IV DPR RI fraksi PKS, Johan Rosihan, medesak pemerintah mengusut tegas terhadap dalang pembangunan pagar laut misterius yang membentang puluhan kilometer di perairan Tangerang, Banten.

Pengusutan tersebut bisa dilakukan pemerintah, kata dia, dengan membentuk tim investigasi khusus yang melibatkan kementerian dan lembaga. Hal itu bertujuan agar bisa mengungkap pelaku pembangunan pagar laut Tangerang.

"Pemerintah harus memprioritaskan pengusutan kasus ini dengan membentuk tim investigasi khusus yang melibatkan berbagai pihak, seperti penegak hukum, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta pemerintah daerah. Pelaku pembangunan ilegal ini harus dicari, diidentifikasi, dan diproses secara hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku," kata Johan kepada wartawan, Sabtu (25/1/2025).

Selain itu, ia juga menyarankan agar kementerian dan lembaga terkait bisa melakukan koordinasi. Sebab, menurutnya, masalah pagar laut itu tak hanya soal pelanggaran hukum pidana, melainkan juga aspek tata ruang laut.

"Oleh karena itu, perlu adanya koordinasi yang kuat antara instansi seperti Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Perhubungan, dan otoritas kelautan untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang," ujarnya.

Lebih lanjut, ia pun meminta pemerintah bisa transparan dalam proses investigasi pengusutan tersebut.

"Pemerintah perlu menyampaikan perkembangan investigasi kepada publik secara transparan. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemerintah dalam menindak pelanggaran," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Bambu Pagar Laut yang Dibongkar Jadi Sorotan Publik: Balikin ke Aguan!

Penampakan Bambu Pagar Laut yang Dibongkar Jadi Sorotan Publik: Balikin ke Aguan!

Tekno | Sabtu, 25 Januari 2025 | 09:32 WIB

Mengenal Nono Sampono, Pendobrak Tradisi TNI Jadi Perisai Hidup Megawati

Mengenal Nono Sampono, Pendobrak Tradisi TNI Jadi Perisai Hidup Megawati

Lifestyle | Sabtu, 25 Januari 2025 | 09:35 WIB

Kekayaan Nono Sampono, Anak Buah Aguan yang Terseret Polemik Pagar Laut

Kekayaan Nono Sampono, Anak Buah Aguan yang Terseret Polemik Pagar Laut

Lifestyle | Jum'at, 24 Januari 2025 | 21:13 WIB

Siapa Nono Sampono? Mantan Komandan Marinir di Pusaran Polemik Pagar Laut

Siapa Nono Sampono? Mantan Komandan Marinir di Pusaran Polemik Pagar Laut

News | Jum'at, 24 Januari 2025 | 20:33 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×