PBB Hentikan Operasi di Yaman Usai Personel Ditahan Houthi

Aprilo Ade Wismoyo

Sabtu, 25 Januari 2025 | 15:38 WIB
PBB Hentikan Operasi di Yaman Usai Personel Ditahan Houthi
Selat Bab-el-Mandeb di Laut Merah, jalur perdagangan strategis dunia yang kini tidak aman gara-gara ancaman milisi Houthi asal Yaman. [Suara.com/Google Maps]

Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Jumat (24/1) mengumumkan bahwa mereka telah menghentikan semua operasi resmi di beberapa area Yaman yang dikuasai oleh Houthi, akibat peningkatan jumlah personel PBB yang ditahan.

Dalam pernyataannya, PBB menyatakan bahwa penghentian ini akan berlanjut hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Organisasi dunia tersebut juga menambahkan bahwa pejabat senior PBB sedang berkomunikasi dengan para pemimpin Houthi untuk menuntut pembebasan segera dan tanpa syarat semua staf serta mitra PBB yang ditahan.

Otoritas Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah utara Yaman termasuk ibu kota Sanaa, belum memberikan tanggapan terkait keputusan atau tuntutan PBB tersebut.

Sumber dari pemerintah Yaman, yang berbicara dengan Xinhua secara anonim, mengungkapkan bahwa Houthi telah menahan setidaknya tujuh karyawan Yaman yang bekerja untuk organisasi internasional pada Kamis (23/1) malam. Para tahanan tersebut dikabarkan bekerja dengan lembaga seperti UNICEF dan Program Pangan Dunia (WFP).

Pada Juni 2024, kelompok Houthi telah melakukan penahanan massal terhadap personel, yang menargetkan karyawan PBB serta organisasi kemanusiaan baik internasional maupun lokal di Sanaa.

Saat itu, pihak Houthi mengklaim telah menangkap "anggota-anggota penting dari jaringan mata-mata Amerika-Israel" yang diduga memiliki hubungan dengan Badan Intelijen Pusat (CIA) AS.

PBB terus menerus mendesak agar para personel yang ditahan dibebaskan, termasuk saat Tedros Adhanom Ghebreyesus, kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), melakukan kunjungan ke Sanaa pada Desember 2024 untuk membahas pembebasan staf PBB yang ditahan oleh Houthi.

Sejak akhir 2014, kelompok Houthi telah menguasai Sanaa dan sebagian besar wilayah utara Yaman serta melancarkan peperangan melawan pasukan pemerintah Yaman.

PBB mengungkapkan bahwa konflik ini merupakan salah satu krisis kemanusiaan yang paling parah di dunia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB: Serangan Pemukim Israel Lukai 17 Warga Palestina, Tepi Barat Memanas!

PBB: Serangan Pemukim Israel Lukai 17 Warga Palestina, Tepi Barat Memanas!

News | Sabtu, 25 Januari 2025 | 15:18 WIB

Cek Fakta: Potret Bandar Udara Sanaa di Yaman usai Terkena Serangan dari Israel

Cek Fakta: Potret Bandar Udara Sanaa di Yaman usai Terkena Serangan dari Israel

News | Jum'at, 24 Januari 2025 | 16:59 WIB

Lebih dari 23.500 Perempuan dan Anak Tewas di Gaza, PBB: "Satu Generasi Trauma"

Lebih dari 23.500 Perempuan dan Anak Tewas di Gaza, PBB: "Satu Generasi Trauma"

News | Jum'at, 24 Januari 2025 | 15:54 WIB

Iran Kecam AS Cap Houthi Teroris: "Melanggar Hukum Internasional!"

Iran Kecam AS Cap Houthi Teroris: "Melanggar Hukum Internasional!"

News | Jum'at, 24 Januari 2025 | 15:32 WIB

Trump Tetapkan Houthi Yaman Sebagai Organisasi Teroris, Bagaimana Sepak Terjangnya?

Trump Tetapkan Houthi Yaman Sebagai Organisasi Teroris, Bagaimana Sepak Terjangnya?

News | Jum'at, 24 Januari 2025 | 12:03 WIB

Trump Tetapkan Houthi Yaman Sebagai Organisasi Teroris

Trump Tetapkan Houthi Yaman Sebagai Organisasi Teroris

News | Jum'at, 24 Januari 2025 | 05:05 WIB

Terkini

Sempat Dijaga Ketat Brimob, Situasi Mabes Polri Kamis Malam Kini Terpantau Normal

Sempat Dijaga Ketat Brimob, Situasi Mabes Polri Kamis Malam Kini Terpantau Normal

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:19 WIB

Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Polisi di Katingan

Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Polisi di Katingan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:19 WIB

Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru dari BRIN dan TNI: Cadangan Emas Raksasa di Papua

Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru dari BRIN dan TNI: Cadangan Emas Raksasa di Papua

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:19 WIB

Percepatan Program Sekolah Rakyat, Wamensos: Tahapan Tetap Sesuai Aturan

Percepatan Program Sekolah Rakyat, Wamensos: Tahapan Tetap Sesuai Aturan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:18 WIB

Kejagung Respons Penggeledahan Cafe De'Klan dan Rumah di Sentul, Tunggu Hasil Penyidikan Polri

Kejagung Respons Penggeledahan Cafe De'Klan dan Rumah di Sentul, Tunggu Hasil Penyidikan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:56 WIB

Misteri Brankas Rp476 Miliar di Rumah Sentul City, Benarkah Milik Jampidsus Febrie Adriansyah?

Misteri Brankas Rp476 Miliar di Rumah Sentul City, Benarkah Milik Jampidsus Febrie Adriansyah?

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:52 WIB

Aktivis Anti-Korupsi Kritik Penjagaan Rumah Jampidsus Oleh TNI: Tugas Militer Jaga Kedaulatan

Aktivis Anti-Korupsi Kritik Penjagaan Rumah Jampidsus Oleh TNI: Tugas Militer Jaga Kedaulatan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:40 WIB

Eks Sekjen MPR Diduga Gunakan Duit Gratifikasi Rp30 M untuk Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak

Eks Sekjen MPR Diduga Gunakan Duit Gratifikasi Rp30 M untuk Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:20 WIB

Revisi Aturan Outsourcing Dipastikan Rampung Juli 2026, Said Iqbal Bocorkan Poinnya

Revisi Aturan Outsourcing Dipastikan Rampung Juli 2026, Said Iqbal Bocorkan Poinnya

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:19 WIB

KPK Bongkar Modus 'Uang Assalamualaikum' Eks Sekjen MPR: Palak Rekanan Proyek 10 Persen!

KPK Bongkar Modus 'Uang Assalamualaikum' Eks Sekjen MPR: Palak Rekanan Proyek 10 Persen!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:17 WIB

×