Albania Tidak Akan Terima Pengungsi Palestina

Andi Ahmad S

Selasa, 28 Januari 2025 | 19:23 WIB
Albania Tidak Akan Terima Pengungsi Palestina
Warga Palestina membawa beberapa barang yang diselamatkan ketika mereka menuju kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara, Jumat (30/5/2024). [Omar AL-QATTAA / AFP]

Suara.com - Kabar beredar terkait ribuan Pengungsi Palestina dari Gaza akan dipindahkan ke Albania menjadi sorotan pemerintah setempat.

Perdana Menteri Albania Edi Rama bahkan membantah tegas terkait laporan media Israel yang mengeklaim bahwa pemerintahannya tengah berdiskusi dengan AS tentang kemungkinan menerima hingga 100 ribu warga Palestina dari Gaza.

"Sudah lama saya tidak mendengar berita palsu seperti itu - dan akhir-akhir ini banyak sekali berita palsu! Itu sama sekali tidak benar," tulis Rama di X.

Pemimpin Albania itu menyampaikan "penghormatan dan solidaritas penuh kepada rakyat Gaza, yang telah direndahkan derajatnya oleh rezim Hamas yang kejam dan telah menderita akibat perang yang mengerikan di tengah tahun kedua genosida di Gaza," katanya.

Namun, dia menegaskan bahwa Albania tidak diminta oleh siapa pun untuk menerima pengungsi, dan bahkan "tidak mempertimbangkan kemungkinan untuk mengambil alih tanggung jawab semacam itu."

Rama menyoroti "persahabatan erat" Albania dengan Israel, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Kuwait, dan "rakyat Palestina, yang negaranya telah diakui Albania sejak lama."

Dia menegaskan bahwa Albania, sebagai negara Eropa, tidak berlokasi di Timur Tengah, dan tidak dapat berbuat lebih banyak daripada negara-negara Eropa lainnya dalam hal itu.

"Namun, kami berharap dan berdoa agar rakyat Palestina diberi kesempatan untuk hidup di negara mereka sendiri, sebagai orang-orang bebas di bawah pemerintahan yang demokratis, dan agar Hamas tidak akan pernah lagi dapat menyakiti Israel -- atau, yang terutama, rakyat Palestina sendiri," katanya.

Sebelumnya, media Israel melaporkan bahwa Israel memandang usulan Presiden AS Donald Trump agar Yordania dan Mesir menerima pengungsi Palestina sebagai sesuatu yang tidak realistis, sehingga mendorong Washington untuk mengeksplorasi pilihan lain, termasuk Albania.

baca juga

Laporan itu muncul di tengah meningkatnya tekanan internasional untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menguak 6 Pelanggaran Israel terhadap Gencatan Senjata dengan Lebanon

Menguak 6 Pelanggaran Israel terhadap Gencatan Senjata dengan Lebanon

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 19:03 WIB

Israel Klaim Tewaskan 15 Teroris dalam Operasi di Jenin, Ribuan Warga Palestina Mengungsi

Israel Klaim Tewaskan 15 Teroris dalam Operasi di Jenin, Ribuan Warga Palestina Mengungsi

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 15:59 WIB

Israel Sebut Hamas hanya Lakukan Pertunjukan saat Menampilkan Sandera yang Tampak Sehat

Israel Sebut Hamas hanya Lakukan Pertunjukan saat Menampilkan Sandera yang Tampak Sehat

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 15:47 WIB

Terkini

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17 WIB

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:15 WIB

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

×