Menaruh Harapan Besar ke Gibran, Eep: Dia akan Dikenang dalam Sejarah dengan Baik

Wakos Reza Gautama

Rabu, 29 Januari 2025 | 12:10 WIB
Menaruh Harapan Besar ke Gibran, Eep: Dia akan Dikenang dalam Sejarah dengan Baik
Eep Saefulloh Fatah memberikan masukan ke Gibran. [Youtube Keep Talking]

Suara.com - Analis politik Eep Saefulloh Fatah menaruh harapan besar terhadap sosok Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden RI yang masih berusia muda.

Menurut Eep, Gibran adalah wakil generasi muda yang kini berada dalam tampuk kekuasaan nasional. Sebagai pemimpin muda, Gibran kata dia, bisa melakukan beberapa hal seperti yang sudah dilakukan di negara lain.

"Dengan adanya wakil generasi yang amat sangat muda dalam tampuk kepemimpinan nasional selayaknya Indonesia melanjutkan program-program yang di Jepang dan beberapa negara lain sudah dilakukan," ujar Eep dikutip dari Youtube Keep Talking.

Program yang dimaksud Eep adalah membuat konvergensi, titik temu di antara kemajuan teknologi dengan perjuangan-perjuangan kemanusiaan.

Artinya Eep melanjutkan, segala sesuatu yang berkembang di dunia maya itu harus memberi manfaat di dunia nyata dan semua orang tidak lagi menjadi budak teknologi tapi teknologi menjadi perlengkapan manusia untuk lebih beradab lebih maju dalam kebudayaan.

"Bayangkan jika Gibran mengambil peranan itu, tentu dia akan dikenang dalam sejarah sebagai anak muda yang mengemban tugas sejarah dengan baik dan kemudian mendorong transformasi kebudayaan Indonesia," ujar dia.

Gibran menurut Eep, bagaimana pun masih muda maka salah satu bagian dari kemudaannya itu adalah kesediaannya untuk belajar.  Bayangkan kata Eep, kita punya pemimpin yang bersedia mendengar dan bersedia belajar.

Dan salah satu bagian pembelajaran yang penting itu menurut Eep adalah memisahkan dengan tegas antara kegiatan-kegiatan kampanye dan kegiatan memerintah.

Eep lalu menyitir ungkapan bahwa berkampanye itu membuat puisi, memerintah itu membuat prosa. Prosa kata dia lebih kompleks ceritanya, dengan plot lebih rumit di mana di dalamnya ada karakterisasi, sesuatu yang tidak simpel, tidak bisa serampangan.

baca juga

"Maka saatnya sekarang Gibran tidak lagi melanjutkan kesalahan di masa-masa kemarin ketika mereka yang diberi mandat untuk memerintah malah menggunakannya untuk terus menerus berkampanye," papar Eep.

Berkampanye di sini ujar Eep adalah menangguk semua keuntungan dari kebijakan publik dan uang negara untuk kepentingan diri, kelompoknya dan konstestan yang dia dukung atau dirinya sendiri.

Ketika yang bersangkutan melakukan itu kata Eep, maka yang dikerjakannya adalah pengkhianatan yang sungguh-sungguh terhadap mandat atau amanat yang ia emban sebagai pejabat publik.

"Gibran selayaknya tidak dalam posisi itu. Dia harus menjadi wakil generasi muda yang mewakili sosok yang dalam politik Indonesia punya harga, punya makna dan ikut membentuk sejarah masa depan yang gemilang," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eep Saefulloh Fatah: Kita Harus Tetap Berharap pada Gibran

Eep Saefulloh Fatah: Kita Harus Tetap Berharap pada Gibran

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 11:11 WIB

Sadar Masih Banyak Pekerjaan, Pemerintah Ogah Terlena Hasil Survei Kepuasan Publik di 100 Hari Pertama Prabowo

Sadar Masih Banyak Pekerjaan, Pemerintah Ogah Terlena Hasil Survei Kepuasan Publik di 100 Hari Pertama Prabowo

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 10:06 WIB

100 Hari Prabowo-Gibran Masalah Polusi Jabodetabek Masih jadi Sorotan

100 Hari Prabowo-Gibran Masalah Polusi Jabodetabek Masih jadi Sorotan

Bisnis | Rabu, 29 Januari 2025 | 09:43 WIB

Kunjungi Pasar Tertua di Surabaya, Gibran Ingatkan Pentingnya Ekonomi Kerakyatan

Kunjungi Pasar Tertua di Surabaya, Gibran Ingatkan Pentingnya Ekonomi Kerakyatan

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 20:09 WIB

Survei Litbang Kompas: Pemilih PAN-Golkar Puas, PDIP-PKS Paling Kritis ke Prabowo-Gibran

Survei Litbang Kompas: Pemilih PAN-Golkar Puas, PDIP-PKS Paling Kritis ke Prabowo-Gibran

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 18:12 WIB

Terkini

Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara

Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:55 WIB

Borong Tanaman Hias di FLOII Expo 2026 Dapat Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Borong Tanaman Hias di FLOII Expo 2026 Dapat Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Senin, 21 September 2026 | 19:52 WIB

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

Bekaci | Senin, 21 September 2026 | 19:51 WIB

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:50 WIB

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

News | Senin, 21 September 2026 | 19:49 WIB

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

News | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

News | Senin, 21 September 2026 | 19:38 WIB

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

×