Miris! Viral Mobil Gas LPG 3 Kg Dikejar Para Emak-emak, Netizen Sindir Lagu OKE GAS: Cepat Berubah

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 05 Februari 2025 | 10:41 WIB
Miris! Viral Mobil Gas LPG 3 Kg Dikejar Para Emak-emak, Netizen Sindir Lagu OKE GAS: Cepat Berubah
Video viral puluhan mobil pengangkut gas LPG 3 Kg dikejar-kejar oleh para emak-emak. (Tangkapan layar/ist)

Suara.com - Jagat maya belakangan dihebohkan dengan beredarnya video yang merekam mobil pengangkut gas LPG ukuran 3 kilogram dikejar-kejar oleh puluhan warga. Video itu beredar setelah terjadi kelangkaan gas melon di berbagai daerah, beberapa waktu lalu.

Dalam video yang turut dibagikan akun X, @MurtadhaOne1 pada Selasa (4/2/2025), tampak puluhan orang yang didominasi emak-emak rela berebut demi untuk bisa membeli gas melon. Berdasar video berdurasi 29 detik itu, puluhan emak-emak mengejar mobil yang mengangkut gas melon.

Tampak mereka berlarian sembari menenteng gas yang sudah kosong untuk menyerbu ratusan gas melon yang diangkut oleh mobil bak terbuka itu.

Pemilik akun pun memberikan komentar nyelekit atas video mobil pengangkut gas 3 Kg yang dikejar-kejar oleh para emak-emak tersebut.

"Hanya di era Prabowo-Gibran mobil pengangkut gas 3 kg dikejar2 ribuan warga," tulis akun yang membagikan video itu dilihat Suara.com pada Rabu (5/2/2025).

Tak hanya itu, pemilik akun @MurtadhaOne1 juga mengunggah foto kolase yang menampilkan puluhan pendukung Prabowo-Gibran yang berjoget 'Oke Gas' saat Pilpres 2024 dengan penampakan sejumlah warga yang sedang mengantre tabung gas.

"Lagunya cepat berubah," cuit akun tersebut.

Unggahan video mobil pengangkut gas dikejar-kejar warga pun turut diramaikan oleh netizen dengan beragam komentar. Namun, kebanyakan netizen ikut teriris dengan video emak-emak yang menyerbu mobil bak terbuka itu demi bisa mendapatkan tabung gas.

"Yang katanya Indonesia banyak ladang migasnya, tapi gas masih banyak orang ngantri gas, ternyata gemah ripah loh jinawi cuma sematan belaka," tulis akun @II*******.

"Sedih banget liatnya," timpal akun @An******* disertai emoji menangis.

"Ya Allah, zalim banget lu pemerintah," geram akun @pl*********.

"Innalillahi...miris dan menyedihkan," sahut akun @th***********

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya memerintahkan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia untuk membolehkan kembali pengecer untuk berjualan gas melon 3 kg.

Keputusan itu kembali diberlakukan pemerintah setelah terjadi kelangkaan tabung gas 3 Kg di beberapa daerah. Saking langkanya, banyak warga yang kelimpungan hingga rela antre berjam-jam demi bisa mendapatkan gas di pangkalan resmi. Bahkan, seorang warga bernama Yonih meninggal dunia usai mengantre gas LGP 3 Kg di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan pada Senin (3/2/2025) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dimaki-maki Gegara Kasus Gas LPG 3 Kg, Warga Semprot Menteri Bahlil: Anak Kami Lapar, Butuh Makan!

Dimaki-maki Gegara Kasus Gas LPG 3 Kg, Warga Semprot Menteri Bahlil: Anak Kami Lapar, Butuh Makan!

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 14:45 WIB

Pengecer Boleh Jualan Gas Melon Lagi usai Nyawa Warga Melayang, Detik-detik Bahlil Menghadap Prabowo: Ini Salah Kami

Pengecer Boleh Jualan Gas Melon Lagi usai Nyawa Warga Melayang, Detik-detik Bahlil Menghadap Prabowo: Ini Salah Kami

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 13:35 WIB

Larangan Pengecer Jual Gas Melon 3 Kg Bikin Gaduh, Dasco Bela Prabowo: Bukan Kebijakan Presiden, tapi...

Larangan Pengecer Jual Gas Melon 3 Kg Bikin Gaduh, Dasco Bela Prabowo: Bukan Kebijakan Presiden, tapi...

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 10:18 WIB

Petaka Antrean Gas Melon 3 Kg di Tangsel, Detik-detik Nenek Yonih Ucap Allahu Akbar Sebelum Meninggal

Petaka Antrean Gas Melon 3 Kg di Tangsel, Detik-detik Nenek Yonih Ucap Allahu Akbar Sebelum Meninggal

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 08:08 WIB

Terkini

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:13 WIB

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:05 WIB

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat

News | Sabtu, 25 April 2026 | 10:45 WIB