Trump Usul Pemindahan Warga Palestina, Qatar: Masih Terlalu Dini!

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Kamis, 06 Februari 2025 | 13:16 WIB
Trump Usul Pemindahan Warga Palestina, Qatar: Masih Terlalu Dini!
Donald Trump (X)

Suara.com - Qatar, mediator dalam perundingan gencatan senjata Gaza, mengatakan pada hari Rabu bahwa masih terlalu dini untuk membicarakan pemukiman kembali warga Palestina dari daerah kantong itu dan Doha sedang sibuk mencoba mewujudkan fase kedua dari kesepakatan untuk menghentikan perang antara Israel dan Hamas.

Dalam pengumuman yang mengejutkan pada hari Selasa, Presiden AS Donald Trump mengatakan Amerika Serikat dapat mengambil alih Gaza yang dilanda perang dan menciptakan "Riviera Timur Tengah" setelah warga Palestina dimukimkan kembali di tempat lain. Ini mengikuti sarannya minggu lalu bahwa warga Palestina harus direlokasi ke Mesir dan Yordania.

Ketika ditanya oleh Fox News apakah usulan Trump untuk pengambilalihan Gaza oleh AS akan membantu atau merugikan perundingan gencatan senjata, juru bicara kementerian luar negeri Qatar Majed Al-Ansari mengatakan: "Saya rasa sekarang bukan saatnya untuk mulai mengomentari ide-ide tertentu."

"Kami tahu bahwa ada banyak trauma dengan pihak Palestina terkait pemindahan. Namun, sekali lagi, masih terlalu dini untuk membicarakan hal ini, karena kami tidak tahu bagaimana perang ini akan berakhir."

Saran Trump telah menuai kritik luas dan Mesir, Yordania, dan Arab Saudi semuanya telah menyatakan penolakan mereka terhadapnya, AP melaporkan.

Qatar, bersama Amerika Serikat dan Mesir, menjadi penengah kesepakatan antara Israel dan Hamas yang menghentikan perang selama 15 bulan di daerah kantong Palestina tersebut.

Al-Ansari juga mengatakan bahwa Qatar siap menjadi penengah antara pemerintahan Trump dan Iran demi stabilitas seluruh kawasan.

"Kami telah bekerja sama dengan pemerintahan Trump untuk mencapai kesepakatan dengan Iran, bahkan selama pemerintahan Trump pertama. Dan kami pikir itu adalah peran yang dapat kami mainkan sekarang, kami siap untuk melakukannya," kata Al-Ansari.

Trump mengatakan bahwa ia lebih menyukai perjanjian perdamaian nuklir yang terverifikasi dengan Iran, sementara seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Iran siap memberi musuh bebuyutannya kesempatan untuk menyelesaikan perselisihan.

Baca Juga: Trump Ingin Gusur Warga Gaza, Kepala PBB Peringatkan Pembersihan Etnis

"Kami percaya pada Presiden Trump sebagai pembuat kesepakatan," kata Al-Ansari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI