Rencana Trump Soal Gaza Picu Kecaman Global, Saudi Sebut Pendudukan Israel Akar Masalah

Bella

Kamis, 06 Februari 2025 | 05:38 WIB
Rencana Trump Soal Gaza Picu Kecaman Global, Saudi Sebut Pendudukan Israel Akar Masalah
Ilustrasi Warga Palestina. (Shutterstock)

Suara.com - Mantan kepala intelijen Arab Saudi, Pangeran Turki Al-Faisal, mengecam rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berencana mengambil alih Jalur Gaza dan menyebutnya sebagai bentuk pembersihan etnis. Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara dengan CNN, di mana ia menegaskan bahwa komunitas internasional tidak boleh tinggal diam terhadap tindakan semacam itu.

“Apa yang keluar dari mulut Mr. Trump tidak dapat diterima. Saya dengan hormat menolak untuk menambahkan komentar yang lebih tidak sopan, tetapi adalah sebuah fantasi untuk berpikir bahwa pembersihan etnis di abad ke-21 bisa didiamkan oleh komunitas dunia,” ujar Pangeran Turki.

Dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Selasa malam, Trump menggambarkan Gaza sebagai kawasan yang hancur dan mengusulkan agar penduduk Palestina dipindahkan ke negara lain untuk kehidupan yang lebih baik. Ia juga menyatakan bahwa pasukan AS dapat dikerahkan jika diperlukan.

Donald Trump saat berkampanye di hadapan para pendukungnya. (Instagram/@realdonaldtrump)
Donald Trump saat berkampanye di hadapan para pendukungnya. (Instagram/@realdonaldtrump)

Pemerintah Israel menyambut baik rencana Trump, tetapi reaksi global justru dipenuhi kecaman, termasuk dari Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya. Pangeran Turki, yang juga pernah menjabat sebagai duta besar Saudi untuk Washington, menegaskan bahwa akar permasalahan di Palestina bukanlah rakyat Palestina itu sendiri, melainkan pendudukan Israel.

“Masalah di Palestina bukan rakyat Palestina, tetapi pendudukan Israel. Hal ini sudah jelas dan dipahami oleh semua pihak,” tegasnya.

Sementara AS dan Israel berharap adanya normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel, Riyadh tetap teguh pada pendiriannya bahwa tidak akan ada hubungan diplomatik tanpa pembentukan negara Palestina berdasarkan perbatasan 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Pangeran Turki juga menyampaikan bahwa kebijakan AS sebelumnya selalu mendukung solusi dua negara, tetapi retorika Trump saat ini justru memperburuk konflik dan meningkatkan pertumpahan darah.

“Semua kebijakan ini dulunya merupakan kebijakan resmi Amerika hingga baru-baru ini, ketika Trump memilih kata-kata yang berlawanan dengan tujuan perdamaian. Apa yang ia usulkan justru akan memperburuk konflik dan menambah penderitaan,” ujarnya.

Trump sempat menyatakan kesediaannya untuk mengunjungi Riyadh jika Arab Saudi menginvestasikan sejumlah besar dana di AS. Namun, Pangeran Turki memperingatkan bahwa jika Trump benar-benar datang ke Saudi, ia akan mendapatkan kritik keras dari kepemimpinan kerajaan terkait ketidakbijaksanaan rencananya dan ketidakadilan yang tercermin dalam usulan pembersihan etnis tersebut.

baca juga

Selain itu, Pangeran Turki juga mengkritik Itamar Ben-Gvir, mantan Menteri Keamanan Nasional Israel, sebagai tokoh yang mendorong pembersihan etnis di Palestina.

“Ia telah menyuarakan pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza selama lebih dari dua tahun, dan sekarang ia membenarkan pernyataannya dengan kata-kata Presiden Amerika. Ini tidak bisa diterima,” tegas Pangeran Turki.

Setelah pernyataan Trump, Ben-Gvir bahkan menulis di media sosial X: “Donald, ini tampaknya awal dari persahabatan yang indah.”

Ketika ditanya tentang langkah selanjutnya, Pangeran Turki memperkirakan adanya aksi kolektif dari dunia Arab, dunia Muslim, serta negara-negara Eropa dan pihak lain yang mendukung solusi dua negara. Mereka akan membawa isu ini ke PBB, meskipun kemungkinan besar veto AS akan menghambat keluarnya resolusi.

“Meski begitu, langkah ini akan menunjukkan bahwa dunia menolak rencana gila pembersihan etnis yang diusulkan oleh Presiden Amerika,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hamas Tolak Keras Rencana Trump 'Ambil Alih' Gaza: Serangan Terhadap Hak Palestina

Hamas Tolak Keras Rencana Trump 'Ambil Alih' Gaza: Serangan Terhadap Hak Palestina

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 19:54 WIB

Iran Bantah Kembangkan Nuklir, Tuding AS Rekayasa Isu Perang

Iran Bantah Kembangkan Nuklir, Tuding AS Rekayasa Isu Perang

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 05:05 WIB

Trump Ancam Lenyapkan Iran Jika Dirinya Diusik: Tidak Akan ada yang Tersisa!

Trump Ancam Lenyapkan Iran Jika Dirinya Diusik: Tidak Akan ada yang Tersisa!

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 11:04 WIB

Trump Ingin Ambil Alih Gaza dan Menjadikannya Kawasan Wisata Timur Tengah

Trump Ingin Ambil Alih Gaza dan Menjadikannya Kawasan Wisata Timur Tengah

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 10:10 WIB

Arab Saudi Tolak Pemindahan Warga Palestina, Donald Trump: Para Pemimpin Lainnya Menyukai Ide Ini

Arab Saudi Tolak Pemindahan Warga Palestina, Donald Trump: Para Pemimpin Lainnya Menyukai Ide Ini

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 10:00 WIB

Trump Sebut Warga Palestina Akan Senang Tinggalkan Gaza: Itu Hanya Situs Reruntuhan

Trump Sebut Warga Palestina Akan Senang Tinggalkan Gaza: Itu Hanya Situs Reruntuhan

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 07:42 WIB

Meksiko Kerahkan Ratusan Tentara ke Perbatasan AS demi Hentikan Tarif Dagang Donald Trump

Meksiko Kerahkan Ratusan Tentara ke Perbatasan AS demi Hentikan Tarif Dagang Donald Trump

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 07:31 WIB

Menag Sebut Israel Jadi Penyebab Negara Timur Tengah Sulit Lahirkan Peradaban Islam Modern

Menag Sebut Israel Jadi Penyebab Negara Timur Tengah Sulit Lahirkan Peradaban Islam Modern

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 03:20 WIB

Netanyahu Temui Trump: Bahas Gencatan Senjata Gaza dan Strategi Melawan Iran

Netanyahu Temui Trump: Bahas Gencatan Senjata Gaza dan Strategi Melawan Iran

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 05:05 WIB

Hamas Ungkap Alasan Netanyahu Setuju Gencatan Senjata: Bukan Karena Damai!

Hamas Ungkap Alasan Netanyahu Setuju Gencatan Senjata: Bukan Karena Damai!

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 04:25 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×