Penyebab Banyak Siswa dari Berbagai Sekolah Terancam Gagal Daftar SNBP

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 06 Februari 2025 | 21:31 WIB
Penyebab Banyak Siswa dari Berbagai Sekolah Terancam Gagal Daftar SNBP
Ilustrasi (Unsplash)

Suara.com - Sejumlah siswa SMA/ sederajat di 373 sekolah terancam gagal mendaftarkan diri ke universitas lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Pasalnya ratusan sekolah tersebut belum melakukan finalisasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sebagai syarat mengikuti SNBP. Deadline pengisian PDSS sesuai jadwal adalah 31 Januari 2025.

Salah satu sekolah yang belum melakukan finalisasi hingga siswanya terancam tidak dapat mengikuti SNBP adalah SMK Negeri 2 Surakarta, Jawa Tengah. Melansir Instagram @soloinfo, siswa bersama orang tua murid mengadakan unjuk rasa di halaman sekolah buntut dari kelalaian ini. Spanduk berisi kritik seperti “Guru Lalai Kami Terbengkalai.”

Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 kini memberikan kesempatan kepada ratusan sekolah tersebut untuk melakukan finalisasi hingga Rabu, 5 Februari 2025 pukul 15.00 WIB.

Kesempatan ini diberikan kepada sekolah yang sudah melengkapi isian data siswa yang berhak mengikuti SNPB atau eligible, seperti melengkapi nilai siswa eligible dalam 5 semester, namun belum melakukan finalisasi.

Melansir Antara, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 Eduart Wolok melalui keterangan di Jakarta, Selasa menyebutkan ke-373 sekolah tersebut dapat dibantu finalisasi PDSS-nya dengan mengirimkan dokumen pernyataan surat kuasa kepada Panitia SNPMB.

Dokumen berisikan identitas sekolah (Nama Kepala Sekolah, NIP, Jabatan, NPSN, Nama Sekolah, Alamat, Kota/Kab) serta surat pertanyaan yang menyatakan pengisian PDSS telah lengkap, dan hanya tinggal finalisasi akhir saja, memberikan kuasa kepada Panitia SNPMB untuk melakukan finalisasi akhir, dan dampak yang ditimbulkan dari proses ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab sepala sekolah.

"Hingga tanggal 4 Februari 2025, pukul 15.00 WIB, sekolah yang difasilitasi sebanyak 228 sekolah dari total 373 sekolah," kata Eduart.

Eduart menegaskan pihaknya memberikan kesempatan kepada 145 sekolah lainnya untuk dapat mengirimkan dokumen tersebut ke surel [email protected] paling lambat pada 5 Februari 2025, pukul 15.00 WIB.

Adapun bagi sekolah yang tidak memenuhi kriteria sebagaimana yang disebutkan di awal, ia menegaskan Panitia SNPMB tidak dapat mengakomodasi finalisasi pengisian PDSS dengan mempertimbangkan faktor akuntabilitas, keberadilan, dan audit sistem, serta menghargai sekolah yang telah tertib dan berdisiplin dalam pengisian PDSS.

Panitia SNPMB memberikan fasilitas pada laman SNPMB kepada masyarakat (siswa, orang tua, sekolah, dan Dinas Pendidikan) untuk dapat melihat perkembangan pengisian PDSS oleh sekolah melalui fitur Viewer Pengisian PDSS di laman web SNPMB.

"Selain itu, informasi tentang statistik perkembangan PDSS setiap hari sudah disampaikan melalui media sosial SNPMB. Sekolah yang mengalami kendala dalam pengisian PDSS juga telah diberi fasilitas arahan dan layanan informasi oleh helpdesk dan call center," ujarnya.

Hingga penutupan jadwal pengisian PDSS pada 31 Januari 2025, pukul 15.00 WIB, Eduart memaparkan, sekolah yang telah menyelesaikan finalisasi pengisian PDSS berjumlah 21.003, atau 1.513 sekolah lebih banyak dibandingkan tahun 2024.

Demikian pula siswa yang sudah melakukan finalisasi nilai berjumlah 908.128, atau 63.465 siswa lebih banyak dibandingkan tahun 2024. "Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan jumlah sekolah yang berkomitmen penuh dan peduli terhadap jadwal dan tahapan pengisian PDSS," tutur Eduart Wolok.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Pilihan Prodi di SNBP 2025? Simak Aturan Lengkapnya!

Berapa Pilihan Prodi di SNBP 2025? Simak Aturan Lengkapnya!

Lifestyle | Kamis, 06 Februari 2025 | 16:00 WIB

Nilai SNBP UNY 2025: Cek Skor Rata-rata Rapor Agar Lolos Berbagai Prodi

Nilai SNBP UNY 2025: Cek Skor Rata-rata Rapor Agar Lolos Berbagai Prodi

Lifestyle | Kamis, 06 Februari 2025 | 15:55 WIB

Apakah SNBP 2025 Bisa Lintas Jurusan? Ketahui Aturan Terbarunya!

Apakah SNBP 2025 Bisa Lintas Jurusan? Ketahui Aturan Terbarunya!

Lifestyle | Kamis, 06 Februari 2025 | 11:32 WIB

Daftar Nilai SNBP Unpad 2025 Semua Jurusan

Daftar Nilai SNBP Unpad 2025 Semua Jurusan

Lifestyle | Kamis, 06 Februari 2025 | 11:16 WIB

Guru Bikin Ratusan Siswa SMA 1 Menpawah Tak Eligible dan Gagal Ikut SNBP 2025, Apa Itu Eligible?

Guru Bikin Ratusan Siswa SMA 1 Menpawah Tak Eligible dan Gagal Ikut SNBP 2025, Apa Itu Eligible?

Lifestyle | Kamis, 06 Februari 2025 | 09:32 WIB

Siswa SMAN 1 Mempawah Gagal Ikut SNBP 2025, Jerome Polin Turun Tangan!

Siswa SMAN 1 Mempawah Gagal Ikut SNBP 2025, Jerome Polin Turun Tangan!

Lifestyle | Kamis, 06 Februari 2025 | 09:21 WIB

Terkini

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:35 WIB

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:32 WIB

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:27 WIB

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:15 WIB

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:11 WIB

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:06 WIB

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:51 WIB