Ayah Banting Anak di Bekasi Ditangkap, Terancam 3,5 Tahun Penjara

Bangun Santoso | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Selasa, 11 Februari 2025 | 19:21 WIB
Ayah Banting Anak di Bekasi Ditangkap, Terancam 3,5 Tahun Penjara
Ilustrasi - Penangkapan seorang pelaku kriminal. ANTARA/Ardika/am.

Suara.com - Polisi meringkus seorang pria berinisial FY. Ia ditangkap usai viral ia melakukan kekerasan dengan membanting anak kandungnya ke jalan.

Aksi kekerasan itu sempat viral di sosial media. Salah satu Instagram yang mengunggahnya yakni Instagram @satusuar****.

Dalam tayangan video terlihat FY menenteng anaknya yang berinisial AF keluar dari rumah yang berlokasi di Jalan Logam Bangun, Cibitung, Bekasi.

Tersangka FY, kemudian menyeret anak tersebut. Di jalan itu terlihat sedang ada anak lain sedang bermain genangan air.

Kemudian tersangka langsung melempar anaknya ke genangan air. Merasa kesakitan anaknya pun menangis.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan, tersangka diciduk saat berada di rumahnya, pada Minggu (9/2/2025) sekira pukul 5 pagi.

FY kemudian langsung dijerat sebagai tersangka dan ditahan di Polres Bekasi.

“Saat ini sudah kita tahan karena melakukan kekerasan terhadap anak kandung,” kata Onkoseno, kepada wartawan, Selasa (11/2/2025).

Dia mengatakan, hingga saat ini polisi masih mendalami penyebab FY tega melakukan tindakan kejam terhadap anaknya sendiri. Namun dari pengakuan istrinya, FY memang dikenal memiliki watak tempramen.

Bahkan, FY sering melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya.

“Masih didalami. Memang si ayahnya ini punya karakter tempramen. Ibunya (istri pelaku) sering mengalami KDRT juga,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, FY dijerat Pasal 76 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama 3 tahun 6 bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemilik Pagar Laut Bekasi Minta Maaf, Aguan Kapan?

Pemilik Pagar Laut Bekasi Minta Maaf, Aguan Kapan?

Bisnis | Selasa, 11 Februari 2025 | 16:01 WIB

Pemerintah Bongkar Pelanggaran PT TRPN dalam Kasus Pagar Laut Bekasi

Pemerintah Bongkar Pelanggaran PT TRPN dalam Kasus Pagar Laut Bekasi

Bisnis | Selasa, 11 Februari 2025 | 15:57 WIB

Heboh ASN Pemprov Sumut Diduga Siram Air Panas ke Anak Tiri

Heboh ASN Pemprov Sumut Diduga Siram Air Panas ke Anak Tiri

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 13:12 WIB

Pencuri Bebek Ancam Tukang Angon dengan Golok Saat Beraksi di Sukabumi dan Bogor, Ratusan Ekor Dibawa Kabur

Pencuri Bebek Ancam Tukang Angon dengan Golok Saat Beraksi di Sukabumi dan Bogor, Ratusan Ekor Dibawa Kabur

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 05:45 WIB

Tanpa Surat Tugas, LBH Ungkap Aksi Brutal Polisi Tangkap Warga dan Santri Ponpes di Banten: Nihil Pendampingan Hukum!

Tanpa Surat Tugas, LBH Ungkap Aksi Brutal Polisi Tangkap Warga dan Santri Ponpes di Banten: Nihil Pendampingan Hukum!

News | Senin, 10 Februari 2025 | 11:40 WIB

Femisida di Indonesia, Budaya Patriarki dan Negara yang Abai?

Femisida di Indonesia, Budaya Patriarki dan Negara yang Abai?

Liks | Kamis, 06 Februari 2025 | 21:08 WIB

Pemerintah Beberkan Fakta Mengerikan Pagar Laut Bekasi, Data Dimanipulasi

Pemerintah Beberkan Fakta Mengerikan Pagar Laut Bekasi, Data Dimanipulasi

Bisnis | Kamis, 06 Februari 2025 | 18:06 WIB

Terkini

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:25 WIB

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:17 WIB

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB