Iran Peringatkan PBB soal Pernyataan Trump, Sebut Akan Ada Konsekuensi Serius

Bella

Rabu, 12 Februari 2025 | 09:52 WIB
Iran Peringatkan PBB soal Pernyataan Trump, Sebut Akan Ada Konsekuensi Serius
Tangkapan layar - Presiden Ke-47 Amerika Serikat, Donald Trump, saat mengambil sumpah pelantikannya di Capitol Rotunda, Washington DC pada Selasa dini hari. (ANTARA/youtube@foxnews)

Suara.com - Iran memperingatkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai apa yang mereka sebut sebagai pernyataan sembrono dan menghasut oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait ancaman penggunaan kekuatan terhadap Teheran. Dalam surat resmi yang dikirim ke Dewan Keamanan PBB pada Selasa, Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, menegaskan bahwa setiap tindakan agresi terhadap negaranya akan membawa konsekuensi serius.

Dalam surat yang dilihat oleh Reuters, Iravani merujuk pada pernyataan Trump dalam wawancara dengan New York Post dan Fox News. Trump menyatakan bahwa dirinya lebih memilih mencapai kesepakatan untuk menghentikan Iran memperoleh senjata nuklir daripada melancarkan serangan militer terhadap negara tersebut.

“Pernyataan yang gegabah dan menghasut ini jelas-jelas melanggar hukum internasional dan Piagam PBB,” tulis Iravani kepada Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara tersebut.

Lebih lanjut, Iravani menegaskan bahwa Republik Islam Iran akan dengan tegas mempertahankan kedaulatan, integritas teritorial, dan kepentingan nasionalnya terhadap segala bentuk tindakan permusuhan.

“Setiap tindakan agresi akan menimbulkan konsekuensi berat, dan AS akan menanggung semua tanggung jawab atas dampaknya,” tegasnya.

Trump, yang pekan lalu kembali menghidupkan kampanye tekanan maksimum terhadap Iran, berupaya menekan ekspor minyak Iran hingga nol guna mencegah negara itu memperoleh senjata nuklir. Meski begitu, ia juga menyatakan kesediaan untuk bernegosiasi dengan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.

Namun, Pezeshkian pada Senin mempertanyakan ketulusan Amerika Serikat dalam upayanya berdialog dengan Iran. Sementara itu, dalam suratnya, Iravani menuding kebijakan AS hanya memperkuat tindakan pemaksaan sepihak yang melanggar hukum dan meningkatkan permusuhan terhadap Iran.

Iran mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk pernyataan Trump yang dianggap provokatif. Teheran secara konsisten membantah bahwa mereka berusaha mengembangkan senjata nuklir, meskipun Badan Energi Atom Internasional (IAEA) melaporkan bahwa Iran telah mempercepat pengayaan uranium hingga kemurnian 60 persen, mendekati tingkat 90 persen yang diperlukan untuk senjata nuklir.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat terus meningkat, menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut di kawasan Timur Tengah. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintahan Trump mengenai surat Iran kepada Dewan Keamanan PBB.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netanyahu Ultimatum Hamas: Bebaskan Sandera atau Perang Gaza Berlanjut!

Netanyahu Ultimatum Hamas: Bebaskan Sandera atau Perang Gaza Berlanjut!

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 06:27 WIB

Raja Yordania Tolak Mentah-Mentah Rencana Trump Pindahkan Warga Gaza

Raja Yordania Tolak Mentah-Mentah Rencana Trump Pindahkan Warga Gaza

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 06:12 WIB

Siapa Ratu Sedunia? Ngaku Pewaris Kerajaan Surya Loka Langit, Cairkan Warisan di 17 Negara hingga Berlian 57 Kg!

Siapa Ratu Sedunia? Ngaku Pewaris Kerajaan Surya Loka Langit, Cairkan Warisan di 17 Negara hingga Berlian 57 Kg!

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 22:35 WIB

Kelompok Palestina Sebut Rencana Trump Rebut Gaza Sebagai Ancaman Perang

Kelompok Palestina Sebut Rencana Trump Rebut Gaza Sebagai Ancaman Perang

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 20:11 WIB

PBB Desak Gencatan Senjata Gaza Dipertahankan, Cegah Tragedi Berulang

PBB Desak Gencatan Senjata Gaza Dipertahankan, Cegah Tragedi Berulang

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 19:51 WIB

Larangan Transgender di Militer AS: Kontroversi Trump Berlanjut

Larangan Transgender di Militer AS: Kontroversi Trump Berlanjut

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 03:30 WIB

Balas Dendam Elegan! Denmark Galang Dana Triliunan Dolar untuk Beli California dari Trump

Balas Dendam Elegan! Denmark Galang Dana Triliunan Dolar untuk Beli California dari Trump

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 18:40 WIB

Jelang Hadapi Iran, 3 Hal Ini Perlu Diperhatikan oleh Timnas Indonesia U-20

Jelang Hadapi Iran, 3 Hal Ini Perlu Diperhatikan oleh Timnas Indonesia U-20

Your Say | Selasa, 11 Februari 2025 | 20:05 WIB

Kontroversial! Trump Tawarkan Beli Gaza, Warga Palestina Diminta Pindah!

Kontroversial! Trump Tawarkan Beli Gaza, Warga Palestina Diminta Pindah!

Video | Selasa, 11 Februari 2025 | 19:05 WIB

Makin Panas! Uni Eropa Siap Balas Tarif Dagang Donald Trump

Makin Panas! Uni Eropa Siap Balas Tarif Dagang Donald Trump

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 05:15 WIB

Terkini

KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Periksa Gus Yaqut sebagai Saksi untuk Tiga Tersangka Lain di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:56 WIB

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:53 WIB

Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!

Bawa Jelangkung Hitam ke Gedung DPR, Massa PB HMI: Prabowo atau Pertamax Turun!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:51 WIB

MBG Diperdebatkan, Siapa yang Paling Berkepentingan Program Ini Terus Jalan?

MBG Diperdebatkan, Siapa yang Paling Berkepentingan Program Ini Terus Jalan?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:47 WIB

DPR Jawab Tudingan Celios: MBG Bukan Gimmick, Hasilnya Terlihat 3 Tahun Lagi

DPR Jawab Tudingan Celios: MBG Bukan Gimmick, Hasilnya Terlihat 3 Tahun Lagi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB

Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai

Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:40 WIB

Bantah Represif! Ini Alasan Polda Metro Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa

Bantah Represif! Ini Alasan Polda Metro Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:36 WIB

Kata Jokowi Usai Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Pastikan Hadiri Sidang dan Bawa Ijazah Asli

Kata Jokowi Usai Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Pastikan Hadiri Sidang dan Bawa Ijazah Asli

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:28 WIB

Intinya Penelitian! Tips Lulus S3 Tepat 3 Tahun bagi Dosen ala Mendiktisaintek Brian Yuliarto

Intinya Penelitian! Tips Lulus S3 Tepat 3 Tahun bagi Dosen ala Mendiktisaintek Brian Yuliarto

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:27 WIB

Satpam Supermarket di Tambora Ditangkap Usai Gasak Sembako Rp 70 Juta untuk Judi Online

Satpam Supermarket di Tambora Ditangkap Usai Gasak Sembako Rp 70 Juta untuk Judi Online

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:25 WIB