Krisis Perumahan dan Pendanaan Ancam Kepulangan Pengungsi Suriah usai Kejatuhan Assad

Aprilo Ade Wismoyo

Kamis, 13 Februari 2025 | 16:29 WIB
Krisis Perumahan dan Pendanaan Ancam Kepulangan Pengungsi Suriah usai Kejatuhan Assad
Ilustrasi pengungsi Suriah. [Dona Bozzi / Shutterstock.com]

Suara.com - Sejak jatuhnya pemerintahan Bashar al-Assad pada Desember 2024, lebih dari 270.000 pengungsi Suriah telah kembali ke negara mereka, dan lebih dari seperempat dari mereka yang masih berada di luar negeri mengungkapkan keinginan untuk pulang dalam beberapa bulan ke depan.

Pernyataan ini disampaikan oleh seorang pejabat senior dari Komisariat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) pada Selasa (11/2).

Aseer Madaien, wakil perwakilan misi UNHCR di Suriah, menyatakan bahwa sejak 8 Desember, ketika koalisi militan berhasil menggulingkan pemerintahan al-Assad, ada peningkatan signifikan dalam jumlah pengungsi yang pulang, menunjukkan adanya pergeseran dalam pola migrasi.

"Kami telah mencatat kembalinya 270.000 pengungsi Suriah sejak dimulainya transisi politik," jelas Madaien. "Jika layanan dasar diperbaiki, kami memperkirakan jumlah ini akan terus meningkat."

Survei regional UNHCR menunjukkan bahwa 27 persen pengungsi yang disurvei menyatakan kesediaan untuk kembali ke Suriah dalam tahun depan, sebuah peningkatan yang mencolok dari 1 persen pada tahun sebelumnya.

"Peningkatan ini sangat signifikan dan menunjukkan meningkatnya kepercayaan warga Suriah untuk pulang," ungkap Madaien.

Mengenai keadaan kamp-kamp pengungsi Suriah di negara-negara tetangga, pejabat UNHCR tersebut menyatakan bahwa nasib kamp-kamp tersebut tergantung pada dukungan yang diterima di dalam Suriah.

Meskipun ada kenaikan jumlah pengungsi yang kembali, banyak yang masih menaruh keraguan karena tantangan yang masih ada.

Menurut Madaien, hambatan-hambatan utama meliputi kurangnya perumahan, memburuknya layanan publik, dan terbatasnya kesempatan kerja.

baca juga

"Banyak warga Suriah kembali tanpa memiliki rumah untuk ditinggali," katanya, menambahkan bahwa beberapa pengungsi internal yang pulang menemukan bahwa mereka tidak lagi memiliki tempat tinggal.

Selain itu, lembaga kemanusiaan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pengungsi yang kembali. "Krisis pendanaan adalah tantangan besar. Memastikan bahwa pengungsi yang kembali mendapatkan kondisi hidup yang layak adalah hal yang sangat penting," jelasnya.

"Penutupan kamp-kamp pengungsi hanya bisa dilakukan jika kondisi di dalam Suriah membaik," tambahnya. "Saat ini, belum ada negara tetangga yang secara aktif mendorong pemulangan pengungsi dalam skala besar; mereka masih percaya bahwa proses ini harus dilakukan secara bertahap."

Menurut statistik PBB, lebih dari 13 juta warga Suriah terpaksa mengungsi akibat konflik yang telah berlangsung lebih dari sepuluh tahun. Para pejabat UNHCR menekankan bahwa pemulangan yang aman dan berkelanjutan memerlukan investasi jangka panjang dalam infrastruktur, pemulihan ekonomi, dan perlindungan hukum bagi pengungsi yang kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suriah Kecam Rencana Trump Soal Gaza: Kejahatan Serius yang Akan Gagal

Suriah Kecam Rencana Trump Soal Gaza: Kejahatan Serius yang Akan Gagal

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 20:46 WIB

Israel Lancarkan Serangan Brutal di Kamp Pengungsi Nur Shams

Israel Lancarkan Serangan Brutal di Kamp Pengungsi Nur Shams

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 06:14 WIB

Israel Gempur Suriah Lagi, Targetkan Posisi Rezim Assad di Quneitra

Israel Gempur Suriah Lagi, Targetkan Posisi Rezim Assad di Quneitra

News | Senin, 10 Februari 2025 | 20:46 WIB

Israel Rebut Wilayah Suriah Lagi, Warga Panik!

Israel Rebut Wilayah Suriah Lagi, Warga Panik!

News | Senin, 10 Februari 2025 | 16:25 WIB

Siapa Latifa Al Daroubi? Mengenal Istri Presiden Suriah yang Ikut Masuk Kabah

Siapa Latifa Al Daroubi? Mengenal Istri Presiden Suriah yang Ikut Masuk Kabah

Lifestyle | Jum'at, 07 Februari 2025 | 14:53 WIB

Cek Fakta: Warga Palestian Mulai Mengungsi ke Yordania dan Mesir

Cek Fakta: Warga Palestian Mulai Mengungsi ke Yordania dan Mesir

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 13:22 WIB

Terkini

Insidious: Out of the Further, Seringnya Trauma Dijadikan Landasan Teror

Insidious: Out of the Further, Seringnya Trauma Dijadikan Landasan Teror

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:28 WIB

BMKG Petakan Kondisi Tanah hingga Kerusakan Pascagempa NTT

BMKG Petakan Kondisi Tanah hingga Kerusakan Pascagempa NTT

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Sigap Blusukan Demi Cari Suara, Lambat Hadir untuk Korban Bencana

Sigap Blusukan Demi Cari Suara, Lambat Hadir untuk Korban Bencana

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:24 WIB

Tak Banyak Gaya, tapi Bikin Betah: Alasan Nganjuk Cocok untuk Slow Living

Tak Banyak Gaya, tapi Bikin Betah: Alasan Nganjuk Cocok untuk Slow Living

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:20 WIB

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik Mulai 22 Agustus hingga Akhir Bulan

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik Mulai 22 Agustus hingga Akhir Bulan

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Penyetan Lamongan vs Madura: Serupa tapi Tak Sama, Mana Favoritmu?

Penyetan Lamongan vs Madura: Serupa tapi Tak Sama, Mana Favoritmu?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:50 WIB

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:47 WIB

×