Polisi Ringkus Komplotan Spesialis Bobol Toko HP: Sasar Banten, Jakarta dan Jabar

Andi Ahmad S | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Minggu, 16 Februari 2025 | 21:05 WIB
Polisi Ringkus Komplotan Spesialis Bobol Toko HP: Sasar Banten, Jakarta dan Jabar
Ilustrasi Polisi Ringkus Komplotan Spesialis Bobol Toko HP: Sasar Banten, Jakarta dan Jabar. ANTARA/ (Aditya A Rohman)

Suara.com - Tim Reserse Mobil (Resmob) dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil menangkap enam tersangka yang diduga sebagai spesialis pencurian toko ponsel lintas provinsi.

Dua dari tersangka diketahui berperan sebagai penadah yang menjual barang curian tersebut ke masyarakat.

Panit 4 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Iptu Muhammad Rizky Novrianto, mengungkapkan bahwa empat pelaku utama ditangkap di wilayah Jawa Timur.

"Mereka melakukan aksi pencurian dengan total sekitar 150 unit laptop dan 90 unit handphone," ujar Rizky kepada media, Minggu (16/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari dua orang penadah yang terlebih dahulu diamankan. Setelah diinterogasi, mereka mengaku mendapatkan barang curian dari seseorang di Jawa Timur, sehingga tim bergerak menuju Gresik untuk melakukan pengejaran.

Dalam operasi di Blitar, tim menangkap dua tersangka berinisial AB dan LM. Pengejaran terus dilakukan hingga akhirnya dua tersangka lainnya, CEL dan AM, berhasil diamankan di wilayah yang sama.

Komplotan ini diketahui telah beraksi di berbagai daerah. Hingga saat ini, terdapat tiga laporan polisi terkait pembobolan toko di wilayah hukum Polda Metro Jaya, yakni di Tangerang Kota, Tangerang Selatan, dan Depok.

"Para pelaku menggunakan mobil untuk datang ke lokasi. Mereka kemudian memotong gembok rolling door toko Samsung dengan gunting baja dan mencongkel pintu kaca menggunakan linggis hingga pecah," jelas Rizky.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa gunting baja, linggis, 63 unit ponsel merek Samsung, serta 27 unit tablet Samsung.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, sementara dua penadah dijerat dengan Pasal 480 KUHP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Denise Chariesta Laporkan Tukang Review ke Polisi, Bawa Bukti Fitnah

Denise Chariesta Laporkan Tukang Review ke Polisi, Bawa Bukti Fitnah

Video | Minggu, 16 Februari 2025 | 18:15 WIB

Persija Jakarta vs Persib Bandung Imbang 2-2, Berikut Klasemen Terbaru BRI Liga 1 2024/2025

Persija Jakarta vs Persib Bandung Imbang 2-2, Berikut Klasemen Terbaru BRI Liga 1 2024/2025

Bola | Minggu, 16 Februari 2025 | 18:49 WIB

Usai Klaim Punya Gunung, Firdaus Oiwobo Kini Mau Bagi-Bagi Tanah Pemberian Ningrat Banten

Usai Klaim Punya Gunung, Firdaus Oiwobo Kini Mau Bagi-Bagi Tanah Pemberian Ningrat Banten

Entertainment | Minggu, 16 Februari 2025 | 18:00 WIB

Terkini

Pembunuhan Ali Larijani Tak Goyakan Iran, Menlu Abbas Araghchi: Mati Satu Tumbuh Seribu

Pembunuhan Ali Larijani Tak Goyakan Iran, Menlu Abbas Araghchi: Mati Satu Tumbuh Seribu

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:46 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kini Ditahan di Pomdam Jaya

4 Prajurit TNI Jadi Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Kini Ditahan di Pomdam Jaya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:41 WIB

Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!

Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:35 WIB

Jelang Lebaran, KPK Beri Peringatan: Tradisi Saling memberi Tak Boleh Jadi Gratifikasi

Jelang Lebaran, KPK Beri Peringatan: Tradisi Saling memberi Tak Boleh Jadi Gratifikasi

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:31 WIB

Peneliti Ungkap Cara Sederhana Tekan Dampak Iklim Penerbangan, Bagaimana Solusinya?

Peneliti Ungkap Cara Sederhana Tekan Dampak Iklim Penerbangan, Bagaimana Solusinya?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:30 WIB

AS Klaim Hantam Situs Rudal Bawah Tanah Iran Dekat Selat Hormuz dengan Bom 2.268 Kg

AS Klaim Hantam Situs Rudal Bawah Tanah Iran Dekat Selat Hormuz dengan Bom 2.268 Kg

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:27 WIB

Cerita Perempuan Mudik Sendiri di Tengah Padatnya Terminal Pulo Gebang, Aman atau Rawan?

Cerita Perempuan Mudik Sendiri di Tengah Padatnya Terminal Pulo Gebang, Aman atau Rawan?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:15 WIB

Perang Iran vs AS-Israel Picu Krisis Energi, PBB: Saatnya Beralih ke Energi Terbarukan

Perang Iran vs AS-Israel Picu Krisis Energi, PBB: Saatnya Beralih ke Energi Terbarukan

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:14 WIB

Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang

Peneliti LIPI Sebut Dinamika Politik 'Keluarga Solo' sebagai Perilaku Menyimpang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:01 WIB