Krisis Oksigen Mengancam Nyawa Pasien di Gaza Pasca Serangan Israel

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Senin, 17 Februari 2025 | 13:09 WIB
Krisis Oksigen Mengancam Nyawa Pasien di Gaza Pasca Serangan Israel
Ilustrasi tabung oksigen (Unsplash)

Suara.com - Kementerian Kesehatan Gaza pada Minggu (16/2) mengingatkan tentang krisis oksigen yang serius di rumah sakit-rumah sakit di seluruh wilayah kantong tersebut, disebabkan oleh hancurnya 10 pembangkit listrik akibat perang destruktif yang dilancarkan Israel.

"Banyak rumah sakit tidak bisa memenuhi kebutuhan oksigen mereka," ungkap kementerian dalam sebuah pernyataan.

Kementerian juga mengingatkan bahwa penolakan Israel untuk mengizinkan masuknya generator oksigen ke Gaza "akan memperburuk krisis ini hingga mencapai tingkat yang mengancam nyawa pasien."

Selama serangan yang devastatif, tentara Israel secara sistematis menargetkan rumah sakit, sekolah, dan tempat perlindungan di Gaza.

Menurut data dari Kantor Media Pemerintah Gaza, dari 38 rumah sakit yang ada, 34 telah hancur akibat serangan Israel sejak 7 Oktober 2023.

Sementara itu, empat rumah sakit yang masih tersisa hanya dapat beroperasi dengan kapasitas terbatas di tengah kekurangan obat-obatan dan peralatan medis yang sangat parah.

Otoritas Palestina juga melaporkan bahwa 80 pusat layanan kesehatan terpaksa ditutup, sementara 162 pusat lainnya dan 136 ambulans hancur akibat serangan Israel.

Sejak 19 Januari, gencatan senjata telah diterapkan di Gaza, menghentikan konflik yang telah menewaskan lebih dari 48.200 warga Palestina, sebagian besar di antaranya adalah perempuan dan anak-anak, serta meninggalkan wilayah tersebut dalam keadaan hancur.

Pada bulan November, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Pemimpin Otoritas Israel Benjamin Netanyahu dan mantan kepala otoritas Pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Baca Juga: Hamas Bukan Pemerintah, Israel-AS Sepakat Solusi Final Gaza?

Israel juga dihadapkan pada gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait perang yang dilancarkannya di daerah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI