Pameran 'Bara Juang Bara-Baraya' Hadirkan Arsip Perlawanan Warga Melawan Penggusuran

Chandra Iswinarno

Selasa, 18 Februari 2025 | 05:00 WIB
Pameran 'Bara Juang Bara-Baraya' Hadirkan Arsip Perlawanan Warga Melawan Penggusuran
Sejumlah pengunjung melihat sejumlah dokumentasi perlawanan Warga Bara-baraya, Makassar dalam pameran yang digelar di Gedung YLBHI Jakarta, Senin (17/2/2025). [Suara.com/Kayla]

Suara.com - Warga Bara-Baraya, Makassar, bersama aliansi solidaritas menggelar pameran perlawanan bertajuk "Bara Juang Bara-Baraya: Melawan Penggusuran dan Mafia Tanah.”

Pameran digelar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Menteng, Jakarta Pusat.

Pada 2016, warga Bara-Baraya mulai memperjuangkan hak atas tanah tempat tinggal mereka yang diklaim oleh pihak yang mengaku sebagai ahli waris.

Proses klaim ini menuai kontroversi karena adanya dugaan manipulasi dokumen kepemilikan tanah.

Warga sempat memenangkan gugatan di Pengadilan Negeri Makassar, namun pihak penggugat mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Makassar.

Instalasi Bara-Baraya. [Suara.com/Kayla]
Instalasi Bara-Baraya. [Suara.com/Kayla]

Di tingkat banding, putusan berubah dan menguntungkan penggugat, sehingga warga Bara-Baraya kembali menghadapi ancaman kehilangan tempat tinggal mereka.

Pameran ini menampilkan dokumentasi dan ekspresi perjuangan mereka sejak 2016 melawan upaya penggusuran dan kejahatan mafia tanah, serta mengangkat perlawanan warga dari berbagai kampung kota lainnya, seperti Pancoran, Kampung Bayam, dan Rumpin.  

Acara ini juga menjadi ruang diskusi kritis tentang penggusuran paksa, keberpihakan aparat, dan dampaknya terhadap rakyat kecil.

Pemandu pameran, Afifah, menjelaskan bahwa pameran ini menghadirkan kronologi konflik hukum yang dihadapi warga Bara-Baraya selama delapan tahun terakhir.

baca juga
Pameran Bara-baraya digelar di Gedung YLBHI Jakarta. [Suara.com/Kayla]
Pameran Bara-baraya digelar di Gedung YLBHI Jakarta. [Suara.com/Kayla]

"Di tahun 2017, ancaman eksekusi sudah sangat mencekam, tapi dengan solidaritas warga, penggusuran berhasil dicegah,” ujarnya di kantor YLBHI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2025).

Di dalam pameran, pengunjung dapat melihat berbagai poster perlawanan, seperti "ATR dan Pengadilan Tempat Praktek Mafia Tanah!", "Bara-Baraya Menolak Tergusur!", dan "Hidup Mati di Tanah Sendiri."

Selain itu, ada juga poster perjuangan warga Pancoran yang berbunyi "Pancoran Jaga Lahan, Lawan Tirani! Usir Pertamina dari Gang Buntu Dua", serta poster bergambar siluet Ahok bertuliskan "Pemuda Penggusur."

Pameran Bara-baraya digelar di Gedung YLBHI Jakarta, Senin (17/2/2025). [Suara.com/Kayla]
Pameran Bara-baraya digelar di Gedung YLBHI Jakarta, Senin (17/2/2025). [Suara.com/Kayla]

Tak hanya arsip dan poster, pameran ini juga menayangkan video dokumentasi perjuangan warga, mulai dari bentrokan dengan aparat hingga aksi solidaritas.

Salah satu elemen yang menarik perhatian adalah pajangan busur, yang menjadi simbol perlawanan warga Bara-Baraya.  

"Yang menarik adalah bagaimana warga membangun kekuatan, termasuk memanfaatkan busur sebagai bentuk perlawanan terhadap pihak yang seharusnya menerimanya," ujarnya.  

Pameran ini juga bertujuan menunjukkan bagaimana aparat justru menjadi alat represi terhadap rakyat kecil, alih-alih melindungi.

Pameran ini dibuka hingga Jumat, 21 Februari 2025, dan akan diadakan pameran patung karya pemahat Dolorosa Sinaga berjudul "We Will Fight", yang mengangkat perjuangan perempuan dalam menghadapi konflik penggusuran.

Reporter : Kayla Nathaniel Bilbina

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Bara-Baraya Mengadu ke Komnas Perempuan, Diintimidasi Aparat: Hak Kami Dirampas!

Warga Bara-Baraya Mengadu ke Komnas Perempuan, Diintimidasi Aparat: Hak Kami Dirampas!

News | Senin, 17 Februari 2025 | 22:18 WIB

Teror dan Intimidasi Hantui Warga Bara-Baraya Makassar, Ronda Malam Dilakukan Antisipasi Eksekusi Paksa

Teror dan Intimidasi Hantui Warga Bara-Baraya Makassar, Ronda Malam Dilakukan Antisipasi Eksekusi Paksa

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 16:20 WIB

Lawan Mafia Tanah, Warga Bara-Baraya Desak MA Keluarkan Fatwa Penghentian Eksekusi

Lawan Mafia Tanah, Warga Bara-Baraya Desak MA Keluarkan Fatwa Penghentian Eksekusi

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 15:38 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×