Mahasiswa Demo 'Indonesia Gelap' Kritisi MBG, Mensesneg: Tolong Pelajari Lagi Lah Sejarah

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 18 Februari 2025 | 14:17 WIB
Mahasiswa Demo 'Indonesia Gelap' Kritisi MBG, Mensesneg: Tolong Pelajari Lagi Lah Sejarah
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, meminta para mahasiswa yang melakukan aksi demo dengan tajuk Indonesia Gelap untuk mempelajari lebih dalam lagi soal program atau kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto.

Ia awalnya menyampaikan jika pemerintah mengajak kepada para mahasiswa untuk mengedepankan dialog.

"Udahlah demo ya menyampaikan pendapat boleh, tapi kami lebih senang mengajak secara dialogis gitu. Dialogis, konstruktif, kan begitu. Kita dulu sama-sama pernah di posisi seperti adik-adik gitu, dan kami paham betul," kata Prasteyo ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2025).

Ia mengaku sudah membaca 13 tuntutan yang disampaikan para mahasiswa dalam aksinya tersebut. Salah satunya mengkritisi Makan Begizi Gratis (MBG).

"Tapi yang pasti, tolong itu tadi, pelajarilah dengan jeli. Jangan menyampaikan sesuatu yang sudah dijelaskan bahwa itu tidak terkena dampak, tapi masih ada. Masalah makan bergizi juga, saya mohon maafkan saya baca itu 13 tuntutan termasuk masalah makan bergizi ya," katanya.

Ia pun mendesak para mahasiswa pelajari lebih dalam soal program MBG. Terlebih ia mengklaim program serupa sudah dilaksanakan sejak ratusan tahun lalu.

"Makan bergizi itu saudara pelajari gitu ya. Di negara-negara maju hampir semua sudah sekian ratus tahun. Jerman itu dari kurang lebih tahun 1800-an anda pelajari sejarah itu," katanya.

"Karena kuncinya memang SDM. Tidak bisa, suatu bangsa itu yang merunning kita semua ini, adik-adik, teman-teman yang bekerja di pers, memang SDM. SDM butuh kemampuan, kemampuan itu saintifik, tidak bisa," sambungnya.

Menurutnya, program MBG juga tak hanya diberikan kepada para anak-anak sekolah, tapi juga untuk ibu hamil.

baca juga

"Maka kemudian itu kita tangani oleh pemerintah. Kedua, selain gizi, tentu adalah pendidikan. Ini dua kombinasi yang nggak bisa. Kita harus menyadari betul bahwa posisi kita hari ini, kita sedang mengejar ketertinggalan. Baik dalam hal pemenuhan gizi kita, saudara-saudara kan bisa pelajari berapa persen penduduk Indonesia ini yang lulus sarjana, berapa persen yang lulus SMA, berapa persen yang lulus SMP. Nah itu kita kejar dulu," terang dia.

Untuk itu, yang perlu dipahami jika pemerintah melakukan efisiensi dalam rangka untuk pemenuhan itu semua.

"Nah tapi saudara-saudara juga mesti paham bahwa ruang fiskal kita juga masih terbatas. Maka disitu lah Bapak Presiden, pemerintah bekerja keras untuk mencoba merealokasi dengan kemarin melakukan efisiensi, nanti ujungnya re-alokasi. Bukan tidak dibelanjakan, tapi alokasi belanjanya dialihkan kepada hal-hal yang untuk kita mengejar ketertinggalan. Kira-kira begitu," pungkasnya.

Sebelumnya, aksi mahasiswa bertajuk 'Indonesia Gelap' yang menolak beberapa kebijakan pemerintah yang dinilai menyengsarakan rakyat semakin memanas.

Massa aksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), dan Koalisi Masyarakat Sipil mulai memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2025).

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, mereka hadir sekira pukul 16.21 WIB dengan memakai almamater dari universitas masing-masing serta membawa bendera identitasnya.

Salah satu orator memberikan instruksi untuk melepas almamater guna menunjukkan bahwa aksi kali ini merupakan aksi dari rakyat.

"Angkat almet kalian masing-masing, kita tunjukkan aksi kali ini merupakan aksi rakyat yang melawan, lawan rezim oligarki," ucap orator di atas mobil.

Aksi yang diberi tajuk 'Indonesia Gelap' ini merangkum seluruh kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan rakyat.

Maka dari itu, para mahasiswa meminta kepada pemerintah untuk mengevaluasi ulang beberapa kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bela Prabowo, Mensesneg Prasetyo Hadi Sindir Demo Mahasiswa: Gak Ada Indonesia Gelap!

Bela Prabowo, Mensesneg Prasetyo Hadi Sindir Demo Mahasiswa: Gak Ada Indonesia Gelap!

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 13:49 WIB

Siswa SMA di Papua Ikut Demo Tolak Makan Bergizi Gratis, Netizen Sentil Deddy Corbuzier: Beraninya Sama Anak SD

Siswa SMA di Papua Ikut Demo Tolak Makan Bergizi Gratis, Netizen Sentil Deddy Corbuzier: Beraninya Sama Anak SD

Tekno | Selasa, 18 Februari 2025 | 11:56 WIB

#IndonesiaGelap, Mengintip 5 Tuntutan BEM UI untuk Prabowo-Gibran: Ada MBG

#IndonesiaGelap, Mengintip 5 Tuntutan BEM UI untuk Prabowo-Gibran: Ada MBG

Lifestyle | Selasa, 18 Februari 2025 | 08:00 WIB

Siswa di Papua Demo Tolak Makan Bergizi Gratis, DPR: Akibat Sosialisasi Masih Kurang, BGN Harus...

Siswa di Papua Demo Tolak Makan Bergizi Gratis, DPR: Akibat Sosialisasi Masih Kurang, BGN Harus...

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 07:47 WIB

Prabowo-Gibran Dikritik Tajam, Tagar #IndonesiaGelap Viral di Media Sosial

Prabowo-Gibran Dikritik Tajam, Tagar #IndonesiaGelap Viral di Media Sosial

Video | Senin, 17 Februari 2025 | 22:00 WIB

Santai Tanggapi Demo Pelajar di Papua Tolak MBG, Menkum Andi Agtas: Dinamika Biasa

Santai Tanggapi Demo Pelajar di Papua Tolak MBG, Menkum Andi Agtas: Dinamika Biasa

News | Senin, 17 Februari 2025 | 20:45 WIB

Rocky Gerung Naik Mobil Pick Up Demi Bakar Semangat Mahasiswa untuk Aksi Indonesia Gelap

Rocky Gerung Naik Mobil Pick Up Demi Bakar Semangat Mahasiswa untuk Aksi Indonesia Gelap

Entertainment | Selasa, 18 Februari 2025 | 09:21 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Lembaga Meteorologi Membuat Prakiraan Cuaca Esok Hari?

Bagaimana Cara Lembaga Meteorologi Membuat Prakiraan Cuaca Esok Hari?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 11:09 WIB

Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Bencana

Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Bencana

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:05 WIB

Celah Kode Makin Menumpuk, AWS Andalkan AI untuk Temukan hingga Perbaiki Kerentanan

Celah Kode Makin Menumpuk, AWS Andalkan AI untuk Temukan hingga Perbaiki Kerentanan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 11:04 WIB

Upah Minimum 2027 Diusulkan Naik 7,59,5 Persen, Ini Dasar Perhitungannya

Upah Minimum 2027 Diusulkan Naik 7,59,5 Persen, Ini Dasar Perhitungannya

News | Kamis, 17 September 2026 | 11:02 WIB

Muncul Nama Ajaib di Balik Rotasi Pejabat Pajak Era Purbaya, Siapa Dia?

Muncul Nama Ajaib di Balik Rotasi Pejabat Pajak Era Purbaya, Siapa Dia?

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:01 WIB

Persib Bandung Curi Kemenangan, Kim Gi-dong Soroti Penampilan Pemain SMA FC Seoul

Persib Bandung Curi Kemenangan, Kim Gi-dong Soroti Penampilan Pemain SMA FC Seoul

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 11:01 WIB

Daftar Zodiak yang Susah Didapatkan tapi Beruntung Jika Dimiliki, Aslinya Bucin Banget!

Daftar Zodiak yang Susah Didapatkan tapi Beruntung Jika Dimiliki, Aslinya Bucin Banget!

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 11:00 WIB

Series Dendam: Perjalanan Cinta Laura Memburu Dalang Kematian Keluarga

Series Dendam: Perjalanan Cinta Laura Memburu Dalang Kematian Keluarga

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 11:00 WIB

Web Series Horor Komedi "Penghuni Rumah Warisan", Strategi SMARTFREN Perkenalkan Unlimited 5G

Web Series Horor Komedi "Penghuni Rumah Warisan", Strategi SMARTFREN Perkenalkan Unlimited 5G

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 10:58 WIB

Tak Cukup Terintegrasi, Mengapa Pendanaan Lintas Wilayah Penting untuk Transportasi Jabodetabek?

Tak Cukup Terintegrasi, Mengapa Pendanaan Lintas Wilayah Penting untuk Transportasi Jabodetabek?

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:57 WIB

×