Lebanon Desak AS dan Prancis Paksa Israel Tarik Mundur Pasukan

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 19 Februari 2025 | 05:31 WIB
Lebanon Desak AS dan Prancis Paksa Israel Tarik Mundur Pasukan
Peta dan Bendera Lebanon (Unsplash.com/MarkRubens)

Dalam pernyataan bersama, mereka mengatakan bahwa hal itu merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan yang mengakhiri perang sebelumnya antara Israel dan Hizbullah.

Di Lebanon, biaya rekonstruksi diperkirakan akan mencapai $10 miliar, sementara lebih dari 100.000 orang masih mengungsi, menurut angka-angka PBB.

Meskipun terjadi kerusakan, penduduk yang kembali, Zein, mengatakan bahwa sesama penduduk desa bersikeras untuk pulang.

"Seluruh desa akan kembali, kami akan mendirikan tenda dan duduk di tanah jika perlu," katanya.

Yang lainnya pergi ke selatan untuk mencari kerabat yang hilang di bawah reruntuhan.

Badan pertahanan sipil mengatakan "tim khusus" telah memindahkan 23 jenazah dari beberapa desa yang baru dapat diakses, termasuk 14 dari Mais al-Jabal dan tiga dari Kfar Kila.

Samira Jumaa tiba dini hari untuk mencari saudaranya, seorang pejuang Hizbullah yang tewas di Kfar Kila bersama yang lainnya.

"Saya datang untuk melihat saudara saya dan merangkul tanah tempat saudara saya dan rekan-rekannya bertempur," katanya.

Benteng pertahanan Hizbullah di Lebanon selatan dan timur, serta di Beirut selatan, mengalami kerusakan berat selama permusuhan yang dilancarkan oleh Hizbullah untuk mendukung sekutu Hamas selama perang Gaza.

Berdasarkan gencatan senjata, militer Lebanon akan dikerahkan bersama pasukan penjaga perdamaian PBB saat tentara Israel mundur selama periode 60 hari yang kemudian diperpanjang.

Hizbullah akan mundur ke utara Sungai Litani, sekitar 30 kilometer (20 mil) dari perbatasan, dan membongkar infrastruktur militer yang tersisa di selatan.

Sejak permusuhan dimulai pada Oktober 2023, lebih dari 4.000 orang telah tewas di Lebanon, menurut kementerian kesehatan.

Di sisi perbatasan Israel, 78 orang telah tewas, termasuk tentara, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi. Sebanyak 56 tentara lainnya tewas selama serangan darat di Lebanon.

Sekitar 60 orang dilaporkan tewas di Lebanon sejak gencatan senjata dimulai, dua lusin di antaranya pada 26 Januari saat penduduk mencoba kembali ke kota-kota perbatasan pada batas waktu awal penarikan Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hamas Bebaskan Enam Sandera Israel dan Serahkan Jenazah 4 Tawanan

Hamas Bebaskan Enam Sandera Israel dan Serahkan Jenazah 4 Tawanan

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 05:05 WIB

Israel Tarik Pasukan dari Desa-Desa di Lebanon, Tetap Bertahan di Lima Titik Strategis

Israel Tarik Pasukan dari Desa-Desa di Lebanon, Tetap Bertahan di Lima Titik Strategis

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 04:05 WIB

Israel Mulai Negosiasi Tidak Langsung dengan Hamas, Tuntut Bersihkan Gaza dari Militer

Israel Mulai Negosiasi Tidak Langsung dengan Hamas, Tuntut Bersihkan Gaza dari Militer

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 22:38 WIB

Prabowo Gaungkan Efisiensi, Tapi Jumlah Menteri Terbanyak di Dunia

Prabowo Gaungkan Efisiensi, Tapi Jumlah Menteri Terbanyak di Dunia

Bisnis | Selasa, 18 Februari 2025 | 17:29 WIB

Hamas Tunda Pemilihan Pemimpin Baru Pasca-Gencatan Senjata dengan Israel

Hamas Tunda Pemilihan Pemimpin Baru Pasca-Gencatan Senjata dengan Israel

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 02:05 WIB

Badai Musim Dingin Dahsyat Tewaskan 14 Orang di AS, Kentucky Terparah

Badai Musim Dingin Dahsyat Tewaskan 14 Orang di AS, Kentucky Terparah

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 14:13 WIB

Terkini

Ketimbang Tambah Utang Luar Negeri, Ekonom UMY Minta Prabowo Pangkas Gaji Pejabat

Ketimbang Tambah Utang Luar Negeri, Ekonom UMY Minta Prabowo Pangkas Gaji Pejabat

News | Kamis, 09 April 2026 | 16:29 WIB

Geger! Penyamaran Rey Terbongkar di Malam Pertama, Intan Laporkan Kasus Nikah Sesama Jenis di Malang

Geger! Penyamaran Rey Terbongkar di Malam Pertama, Intan Laporkan Kasus Nikah Sesama Jenis di Malang

News | Kamis, 09 April 2026 | 16:24 WIB

Moeldoko: Pakai Mobil Listrik Lebih Hemat, Biaya BBM dari Rp 6 Juta Jadi Rp 800 Ribu

Moeldoko: Pakai Mobil Listrik Lebih Hemat, Biaya BBM dari Rp 6 Juta Jadi Rp 800 Ribu

News | Kamis, 09 April 2026 | 16:00 WIB

HOAKS! Donald Trump Provokasi Masyarakat Indonesia yang Sunni agar Tak Dukung Iran

HOAKS! Donald Trump Provokasi Masyarakat Indonesia yang Sunni agar Tak Dukung Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:39 WIB

DPRD DKI Kritik Perizinan Rumah Ibadah di Jakarta yang Masih Berlarut-Larut

DPRD DKI Kritik Perizinan Rumah Ibadah di Jakarta yang Masih Berlarut-Larut

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:38 WIB

Jalankan Instruksi Prabowo, Kemnaker Siap Perluas Program Magang ke Luar Negeri

Jalankan Instruksi Prabowo, Kemnaker Siap Perluas Program Magang ke Luar Negeri

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:34 WIB

Siasat Ngirit KSAU: Pesawat Tempur Latihan Sambil Patroli, Hemat BBM Tanpa Kurangi Pengawasan

Siasat Ngirit KSAU: Pesawat Tempur Latihan Sambil Patroli, Hemat BBM Tanpa Kurangi Pengawasan

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:32 WIB

Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?

Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:30 WIB

Kemnaker Usul Tambah Kuota Program Magang 2026 hingga 150 Ribu Orang

Kemnaker Usul Tambah Kuota Program Magang 2026 hingga 150 Ribu Orang

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:25 WIB

Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran

Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran

News | Kamis, 09 April 2026 | 15:20 WIB