Penjelasan Marsdya Mohammad Syafii soal Hadir di Istana Negara saat Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 20 Februari 2025 | 07:40 WIB
Penjelasan Marsdya Mohammad Syafii soal Hadir di Istana Negara saat Prabowo Lantik Sejumlah Pejabat
Marsekal Madya (Marsdya) Mohammad Syafii menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Marsekal Madya (Marsdya), Mohammad Syafii, menegaskan kehadirannya di Istana Negara pada acara pelantikan pejabat, Rabu kemarin untuk memenuhi undangan.

Hal itu disampaikan Syafii menanggapi pertanyaan terkait pelantikan dirinya sebagai Kepala Basarnas.

"Kita ke sini dalam rangka undangan," kata Syafii ditemui wartawan usai acara pelantikan di Istana Negara, Rabu (19/2/2025).

Syafii menegaskan bahwa kehadirannya di Istana Negara memang untuk memenuhi undangan. Sementara ditanya apakah ada penjelasan dari Sekretariat Negara terkait undangan tersebut, Syafii menegaskan tidak ada.

"Acara protokoler, mana ada penjelasan-penjelasan begituan," ujarnya.

Syafii sekaligus menegaskan bahwa posisinya saat ini masih sebagai Asisten personel Panglima TNI. Sementara terkait Basarnas, ia hanya mengatakan bahwa Basarnas bertanggung jawab langsung kepada presiden.

"Yang jelas, organisasi Basarnas itu bertanggung jawab langsung kepada bapak presiden," ujarnya.

Diberitakan Sebelumnya, Syafii menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta di tengah kabar Presiden Prabowo Subianto akan melantik sejumlah pejabat, sore ini.

Pantauan Suara.com di lokasi, Syafii yang memakain pakaian sipil lengkap (PSL) dengan dasi bewarna biru tiba pukul 13.55 WIB. Syafii tiba bersama keluarga.

Adapun seorang pria berseragam Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang telah menunggu di komplek Istana Kepresidenan Jakarta.

Diketahui Syafii telah menggantikan Kepala Basarnas sebelumnya, Marsekal Madya Kusworo. Pengangkatan Syafii diketahii berdasarkan mutasi
dan rotasi terhadlap 101 perwira tinggi (pati) per 3 Januari yang tertuang Surat Keputusan Panglima TNI nomor Kep/7/1/2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia tertanggal 3 Januari 2025.

Sementara itu, ditanya terkait pelantikan sebagai Kepala Basarnas, Syafii tidak menjawab lugas.

"Itu kita tidak tahu. Kita undangan," ujarnya, Rabu (19/2/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Percaya Prabowo, Ini Komentar Wamen Stella Christie soal Penunjukan Brian Yuliarto jadi Mendiktisaintek

Percaya Prabowo, Ini Komentar Wamen Stella Christie soal Penunjukan Brian Yuliarto jadi Mendiktisaintek

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 07:07 WIB

Pagi Ini Prabowo Akan Lantik Ratusan Kepala Daerah di Istana, Begini Susunan Acaranya

Pagi Ini Prabowo Akan Lantik Ratusan Kepala Daerah di Istana, Begini Susunan Acaranya

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 06:38 WIB

Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Hari Ini, Kirab dari Monas ke Istana Meriahkan Acara

Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Hari Ini, Kirab dari Monas ke Istana Meriahkan Acara

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 05:57 WIB

Kemesraan Prabowo dan Jokowi: Saling Puji hingga Disebut Cuma Basa-Basi

Kemesraan Prabowo dan Jokowi: Saling Puji hingga Disebut Cuma Basa-Basi

Video | Kamis, 20 Februari 2025 | 07:00 WIB

Vino G Bastian Puji Raffi Ahmad: Dia Utusan Khusus Presiden yang Nggak Omong Doang

Vino G Bastian Puji Raffi Ahmad: Dia Utusan Khusus Presiden yang Nggak Omong Doang

Entertainment | Kamis, 20 Februari 2025 | 07:00 WIB

Terkini

KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya

KAI Tutup 7 Titik Maut Perlintasan Liar di Jakarta, Ini Daftar Lokasinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:39 WIB

Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan

Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:38 WIB

'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel

'Jangan Kaget Bunda, HP Sudah Dibuang ke Laut', Pesan Terakhir Andi Angga Sebelum Ditangkap Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:37 WIB

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

Menhan Sjafrie Sebut Manfaat Batalyon Teritorial Pembangunan: Tumpas Begal Hingga Jadi Imam Masjid

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:34 WIB

Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'

Mengapa Rupiah Melemah Bikin Warga Desa Ikut Susah? Menepis Logika 'Orang Desa Tak Pakai Dolar'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:31 WIB

Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB

Siap Tempuh Jalur Hukum, Anak Ahmad Bahar Beberkan Detik-detik Dibawa Paksa ke Markas GRIB

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:29 WIB

Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

Bareskrim Periksa Bertahap 321 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional di Hayam Wuruk

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:21 WIB

Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito

Dijual Ahli Waris, Begini Upaya UGM Selamatkan Rumah Bersejarah Prof Sardjito

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:19 WIB

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:07 WIB

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:58 WIB