Israel Terima 4 Jenazah Sandera dari Hamas, Gencatan Senjata Bertahan Meski Tegang

Bella | Suara.com

Kamis, 20 Februari 2025 | 16:43 WIB
Israel Terima 4 Jenazah Sandera dari Hamas, Gencatan Senjata Bertahan Meski Tegang
Ilustrasi Hamas di Palestina

Suara.com - Hamas telah menyerahkan jenazah bayi Israel Kfir Bibas dan saudara laki-lakinya yang berusia empat tahun, Ariel, dua sandera termuda yang diculik dalam serangan pada 7 Oktober 2023. Jenazah mereka, bersama ibu mereka, Shiri Bibas, dan satu sandera lainnya, Oded Lifschitz, diserahkan sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata yang dicapai bulan lalu dengan dukungan Amerika Serikat serta mediasi Qatar dan Mesir.

Kendaraan Palang Merah terlihat meninggalkan lokasi serah terima di Jalur Gaza dengan empat peti mati hitam yang diletakkan di atas panggung, masing-masing dengan foto kecil para sandera. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam pernyataan video menyebut hari Kamis sebagai "hari yang sangat sulit bagi negara Israel. Hari yang menyedihkan, hari yang penuh duka."

Proses Serah Terima di Tengah Ketegangan

Ratusan orang berkumpul di Khan Younis, Gaza selatan, menjelang serah terima jenazah. Militan Hamas bersenjata terlihat berjaga di lokasi tersebut. Sebuah poster besar di lokasi itu menggambarkan Netanyahu sebagai vampir, dengan tulisan yang menuduhnya bertanggung jawab atas kematian para sandera akibat serangan udara Israel.

Hamas sebelumnya mengklaim pada November 2023 bahwa Shiri Bibas dan kedua anaknya tewas dalam serangan udara Israel, namun otoritas Israel tidak pernah mengonfirmasi hal itu. Bahkan hingga saat-saat terakhir, beberapa pihak masih berharap mereka ditemukan dalam keadaan hidup.

Jenazah yang diserahkan akan melalui proses identifikasi forensik di Israel sebelum pengumuman resmi kematian dan pemakaman mereka.

Dinamika Perjanjian Gencatan Senjata

Penyerahan jenazah ini merupakan yang pertama selama perjanjian gencatan senjata yang dimulai pada 19 Januari 2025. Meski ada tuduhan pelanggaran dari kedua belah pihak, perjanjian tersebut tetap bertahan. Hamas sebelumnya menyetujui pembebasan 33 sandera sebagai ganti hampir 2.000 tahanan Palestina yang ditahan Israel.

Setelah serah terima ini, enam sandera hidup dijadwalkan akan dikembalikan pada hari Sabtu dalam pertukaran lebih lanjut. Namun, perundingan untuk tahap kedua pembebasan sandera masih menemui hambatan, terutama terkait masa depan pemerintahan Gaza setelah perang.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyerukan agar warga Palestina dimukimkan kembali di luar Gaza, sebuah gagasan yang dikritik sebagai bentuk pembersihan etnis. Masa depan wilayah tersebut masih menjadi isu utama dalam negosiasi yang sedang berlangsung.

Israel melancarkan perang di Jalur Gaza setelah serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel dan menyebabkan 251 orang diculik. Sejak saat itu, kampanye militer Israel di Gaza telah menewaskan sekitar 48.000 orang menurut otoritas kesehatan Palestina, serta menghancurkan sebagian besar wilayah kantong padat penduduk tersebut.

Perkembangan lebih lanjut mengenai gencatan senjata dan perundingan pembebasan sandera masih terus berlangsung, dengan tekanan internasional yang semakin meningkat untuk mencapai solusi jangka panjang bagi konflik yang berkepanjangan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hamas Siap Bebaskan Seluruh Sandera dalam Satu Gelombang pada Fase Kedua Gencatan Senjata

Hamas Siap Bebaskan Seluruh Sandera dalam Satu Gelombang pada Fase Kedua Gencatan Senjata

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 15:28 WIB

Presiden Lebanon Desak Israel Akhiri Pendudukan di Titik yang Tersisa

Presiden Lebanon Desak Israel Akhiri Pendudukan di Titik yang Tersisa

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 04:05 WIB

Gaza di Ambang Krisis Kemanusiaan, Israel Hanya Izinkan 6 Alat Berat untuk Reruntuhan

Gaza di Ambang Krisis Kemanusiaan, Israel Hanya Izinkan 6 Alat Berat untuk Reruntuhan

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 22:26 WIB

Khamenei soal Rencana Trump Usir Warga Gaza: Bodoh dan Tak Akan Berhasil

Khamenei soal Rencana Trump Usir Warga Gaza: Bodoh dan Tak Akan Berhasil

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 18:18 WIB

Berebut Jenazah, Film yang Ngajak Kita Memikirkan Akhir Hidup yang Bijak

Berebut Jenazah, Film yang Ngajak Kita Memikirkan Akhir Hidup yang Bijak

Your Say | Rabu, 19 Februari 2025 | 14:47 WIB

Dana Pajak Palestina Rp1,46 Triliun "Dirampas" Israel? Ini Alasannya

Dana Pajak Palestina Rp1,46 Triliun "Dirampas" Israel? Ini Alasannya

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 12:39 WIB

Deretan Film Terbaik Junior Roberts, Terbaru Bareng Adhisty Zara di Jepang!

Deretan Film Terbaik Junior Roberts, Terbaru Bareng Adhisty Zara di Jepang!

Your Say | Rabu, 19 Februari 2025 | 10:30 WIB

"Seperti Gempa Bumi", Desa-desa di Lebanon Selatan Rata dengan Tanah, Warga Kembali ke Puing Rumah

"Seperti Gempa Bumi", Desa-desa di Lebanon Selatan Rata dengan Tanah, Warga Kembali ke Puing Rumah

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 08:05 WIB

Israel Serbu Sekolah PBB di Yerusalem Timur, Ratusan Siswa Terdampak

Israel Serbu Sekolah PBB di Yerusalem Timur, Ratusan Siswa Terdampak

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 07:00 WIB

Hamas Siap Lanjutkan Negosiasi Gencatan Senjata, Akankah Perang Gaza Berakhir?

Hamas Siap Lanjutkan Negosiasi Gencatan Senjata, Akankah Perang Gaza Berakhir?

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 06:05 WIB

Terkini

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:17 WIB

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:13 WIB

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:01 WIB

Terungkap! Ini Alasan Ahmad  Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:31 WIB

Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako

Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:05 WIB

Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat

Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:49 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif

Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:41 WIB

Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan

Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:33 WIB

Isu Pencaplokan Gojek, Legislator PDIP: Komisi VI akan Panggil Danantara

Isu Pencaplokan Gojek, Legislator PDIP: Komisi VI akan Panggil Danantara

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:05 WIB

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:00 WIB