Tegas! PM Grenada Tuntut Ganti Rugi Perbudakan dari Eropa di Depan Presiden Komisi Eropa

Bella | Suara.com

Kamis, 20 Februari 2025 | 21:14 WIB
Tegas! PM Grenada Tuntut Ganti Rugi Perbudakan dari Eropa di Depan Presiden Komisi Eropa
Ilustrasi perbudakan di era Kolonialisme.[Anadolu Agency]

Suara.com - Perdana Menteri Grenada, Dickon Mitchell, menegaskan bahwa negara-negara mantan penjajah harus meminta maaf dan memberikan kompensasi atas peran mereka dalam perbudakan orang Afrika. Pernyataan ini disampaikan langsung kepada Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, dalam pertemuan kepala pemerintahan ke-48 Komunitas Karibia (CARICOM) di Barbados, Rabu malam.

Dalam pidatonya, Mitchell menekankan bahwa ganti rugi merupakan isu yang tak bisa diabaikan oleh komunitas internasional.

“Saya tidak bermaksud tidak sopan,” kata Mitchell sambil menatap von der Leyen.

“Tetapi saya akan mengatakannya kepada Anda: masalah ganti rugi... adalah masalah yang akan kami bahas dengan Anda,” katanya.

Mitchell menegaskan bahwa perbudakan harus diakui sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Ia menuntut agar permintaan maaf resmi dan kompensasi yang layak diberikan kepada negara-negara yang terdampak.

“Kita berutang kepada diri kita sendiri dan generasi mendatang umat manusia untuk memastikan (perbudakan) diterima sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan, dan bahwa permintaan maaf dan kompensasi yang pantas dibayarkan, serta bahwa masyarakat internasional menerima bahwa hal ini tidak boleh terjadi lagi,” lanjutnya.

Von der Leyen menanggapi pernyataan Mitchell dengan menyebut perbudakan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Namun, ia tidak secara eksplisit menyinggung tuntutan ganti rugi.

“Martabat serta hak-hak universal setiap manusia tidak dapat diganggu gugat dan harus dipertahankan dengan segala cara,” ujarnya.

Sejarah mencatat bahwa dari abad ke-15 hingga abad ke-19, sekitar 12,5 juta orang Afrika diperdagangkan secara paksa oleh sebagian besar pedagang Eropa dan dijual sebagai budak. Permintaan ganti rugi atas perbudakan dan kolonialisme bukanlah hal baru, tetapi kini semakin mendapat momentum, terutama di antara CARICOM dan Uni Afrika (AU).

CARICOM telah merancang rencana ganti rugi yang mencakup tuntutan seperti transfer teknologi dan investasi untuk mengatasi krisis kesehatan serta buta huruf di wilayah terdampak. Sementara itu, AU juga tengah menyusun rencana serupa.

Pada tahun 2023, Uni Eropa dan Komunitas Negara-negara Amerika Latin dan Karibia (CELAC) mengakui dalam pernyataan bersama mereka bahwa perbudakan telah menyebabkan penderitaan tak terkira bagi jutaan orang. Pernyataan ini juga merujuk pada rencana ganti rugi yang diajukan oleh CARICOM, menandakan adanya pengakuan dari pihak internasional terhadap dampak jangka panjang perbudakan.

Dengan meningkatnya tekanan dari negara-negara bekas jajahan, desakan untuk permintaan maaf resmi dan kompensasi dari negara-negara mantan penjajah diperkirakan akan terus berlanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yunani Desak Eropa Bangun Pertahanan Mandiri, Lepas dari AS!

Yunani Desak Eropa Bangun Pertahanan Mandiri, Lepas dari AS!

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 21:00 WIB

3 Hal yang Buat Jay Idzes Layak Main di Level yang Lebih Tinggi di Eropa

3 Hal yang Buat Jay Idzes Layak Main di Level yang Lebih Tinggi di Eropa

Your Say | Kamis, 20 Februari 2025 | 10:45 WIB

Rapor Pemain Keturunan di Liga Eropa Pekan Ini, Ada Elkan Baggott hingga Thom Haye

Rapor Pemain Keturunan di Liga Eropa Pekan Ini, Ada Elkan Baggott hingga Thom Haye

Bola | Rabu, 19 Februari 2025 | 08:05 WIB

Sosok Muhsin Hendricks, Imam Masjid Gay Pertama di Dunia yang Ditembak Mati di Afrika Selatan

Sosok Muhsin Hendricks, Imam Masjid Gay Pertama di Dunia yang Ditembak Mati di Afrika Selatan

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 12:05 WIB

Uni Eropa Desak Israel Pastikan Kepulangan Warga Gaza, Tolak Rencana "Riviera" Trump

Uni Eropa Desak Israel Pastikan Kepulangan Warga Gaza, Tolak Rencana "Riviera" Trump

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 07:05 WIB

Viral Video Imam Masjid Gay Muhsin Hendricks Ditembak Mati di Afrika Selatan

Viral Video Imam Masjid Gay Muhsin Hendricks Ditembak Mati di Afrika Selatan

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 00:58 WIB

Uni Eropa Desak Israel Pulangkan Warga Gaza yang Terusir dari Rumahnya

Uni Eropa Desak Israel Pulangkan Warga Gaza yang Terusir dari Rumahnya

News | Senin, 17 Februari 2025 | 23:47 WIB

Tak Cuma Zion Suzuki, 3 Pemain Timnas Jepang yang Punya Darah Keturunan Afrika

Tak Cuma Zion Suzuki, 3 Pemain Timnas Jepang yang Punya Darah Keturunan Afrika

Bola | Senin, 17 Februari 2025 | 23:50 WIB

Geliat Naga dari Timur, Ketika Motor Sport Tiongkok Siap 'Bunuh' Honda CBR650R dan Pasar Eropa

Geliat Naga dari Timur, Ketika Motor Sport Tiongkok Siap 'Bunuh' Honda CBR650R dan Pasar Eropa

Otomotif | Sabtu, 15 Februari 2025 | 10:17 WIB

Trump dan Putin Sepakat Damai Ukraina, Eropa Merasa Dikhianati?

Trump dan Putin Sepakat Damai Ukraina, Eropa Merasa Dikhianati?

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 08:47 WIB

Terkini

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB