Jerman Hadapi Pemilu Penuh Ketidakpastian Hari Ini, Peluang Koalisi Tiga Partai Memunculkan Dinamika Baru

Andi Ahmad S

Minggu, 23 Februari 2025 | 05:58 WIB
Jerman Hadapi Pemilu Penuh Ketidakpastian Hari Ini, Peluang Koalisi Tiga Partai Memunculkan Dinamika Baru
Ilustrasi pemimpin kandidat partai-partai pemenang di Jerman menuju pemilihan anggota parlemen. /ANTARA/Anadolu/py

Suara.com - Pemilih Jerman akan menuju tempat pemungutan suara (TPS) pada Minggu (23/2) untuk memilih anggota parlemen baru. Partai Demokrat Kristen (CDU/CSU), yang dipimpin oleh Friedrich Merz, diperkirakan akan kembali berkuasa setelah lebih dari tiga tahun di luar pemerintahan, meskipun tidak mungkin memperoleh mayoritas mutlak di parlemen.

CDU/CSU memimpin jajak pendapat dengan 29 persen, hampir 14 poin lebih tinggi dari Partai Sosial Demokrat (SPD) yang dipimpin oleh Kanselir Olaf Scholz. Namun, partai sayap kanan, Alternatif untuk Jerman (AfD), meraih 21 persen, memperkokohkan posisinya sebagai kekuatan politik terbesar kedua.

Meskipun AfD berkembang pesat, mereka tidak memiliki kemungkinan untuk berkuasa karena penolakan semua partai lain untuk berkoalisi dengan mereka. Para analis memprediksi kemungkinan besar terbentuknya koalisi antara CDU/CSU dan SPD, meskipun masih banyak pemilih yang belum menentukan pilihan dan sistem pemilu Jerman yang rumit membuat pembagian kursi parlemen sulit diprediksi.

Survei terbaru menunjukkan bahwa hampir 27 persen pemilih belum memilih atau masih ragu tentang partai yang akan mereka dukung. Sebanyak 59 juta orang memiliki hak suara, termasuk 2,3 juta pemilih baru, dengan kelompok usia lanjut mendominasi. Partisipasi pemilih cenderung lebih rendah di kalangan anak muda dan pemilih dengan latar belakang imigran.

Pemilu Jerman menggunakan sistem pemilu campuran, di mana pemilih memberikan dua suara: satu untuk kandidat lokal dan satu lagi untuk partai politik. Partai harus meraih minimal 5 persen suara atau memenangkan tiga kursi distrik untuk masuk parlemen. Dengan 29 partai berkompetisi, diperkirakan hanya enam partai yang akan melewati ambang batas 5 persen, yaitu CDU/CSU, SPD, AfD, Partai Hijau, Die Linke, dan mungkin Partai Demokrat Bebas (FDP) dan BSW.

Jika FDP dan BSW lolos, koalisi tiga partai mungkin diperlukan, karena CDU/CSU dan SPD diperkirakan akan memperoleh lebih sedikit kursi.

Jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa Friedrich Merz dari CDU/CSU memiliki dukungan lebih besar dibandingkan dengan Kanselir Scholz. Merz meraih 32 persen, sedangkan Scholz hanya 18 persen. Robert Habeck dari Partai Hijau juga mendapat dukungan 21 persen, lebih tinggi dari Scholz.

Merz fokus pada kebijakan ekonomi pro-bisnis dan pengendalian migrasi, dengan rencana untuk menurunkan pajak perusahaan, menjamin energi terjangkau, serta memperkenalkan pengawasan perbatasan yang lebih ketat. Namun, ia menghadapi tantangan dari AfD di wilayah Jerman Timur dan kekurangan dukungan dari pemilih perempuan dan muda.

Sementara itu, Scholz dari SPD mengusung kebijakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan keadilan sosial, termasuk kenaikan upah minimum dan keringanan pajak bagi pekerja. Dalam kebijakan luar negeri, Scholz mendukung Ukraina namun menolak pengiriman rudal jarak jauh.

baca juga

Robert Habeck dari Partai Hijau menekankan transisi energi terbarukan dan target netral karbon pada 2035. AfD, di bawah Alice Weidel, mengusung kebijakan kontroversial seperti deportasi massal imigran dan pembatasan tunjangan sosial bagi pengungsi, serta mendorong Jerman untuk keluar dari zona euro.

Dengan latar belakang yang sangat berbeda, pemilu ini memperlihatkan dinamika politik yang rumit dan hasil yang masih belum pasti, meskipun prediksi menunjukkan CDU/CSU berpotensi kembali memimpin pemerintahan. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laporan Medis Terbaru Paus Fransiskus: Masih dalam Kondisi Kritis, Terus Terima Perawatan Intensif

Laporan Medis Terbaru Paus Fransiskus: Masih dalam Kondisi Kritis, Terus Terima Perawatan Intensif

News | Minggu, 23 Februari 2025 | 05:46 WIB

Lebanon Beri Syarat Mutlak ke Israel, Bebaskan Tahanan dan Tinggalkan Wilayah Pendudukan

Lebanon Beri Syarat Mutlak ke Israel, Bebaskan Tahanan dan Tinggalkan Wilayah Pendudukan

News | Minggu, 23 Februari 2025 | 05:20 WIB

Tawanan Israel Dilepas Hamas, Dua Agen Mossad Termasuk dalam Pertukaran Sandera

Tawanan Israel Dilepas Hamas, Dua Agen Mossad Termasuk dalam Pertukaran Sandera

News | Minggu, 23 Februari 2025 | 05:05 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×