PKS Kritik Pramono Lebih Tunduk ke Megawati daripada Presiden Prabowo: Pemilih Beliau Cuma 50 Persen Lebih Dikit

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 24 Februari 2025 | 18:52 WIB
PKS Kritik Pramono Lebih Tunduk ke Megawati daripada Presiden Prabowo: Pemilih Beliau Cuma 50 Persen Lebih Dikit
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melambaikan tangan usai serah terima jabatan di Balai Kota, Jakarta, Kamis (20/2/2025). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S).

Suara.com - Sekretaris Fraksi PKS di DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik Zulkifli menyesalkan tindakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang sempat menunda ikut retret kepala daerah yang diadakan Presiden Prabowo Subianto. Dia menilai seharusnya Pramono sebagai gubernur taat pada presiden.

Taufik mengingatkan, Pramono bisa duduk di kursi DKI 1 karena dipilih rakyat lewat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Karena itu, seharusnya Pramono tak menaati arahan dari Ketua PDI-Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

"Seseorang itu menduduki jabatan gubernur karena dipilih rakyat dan diangkat oleh Presiden," ujar Taufik kepada Suara.com, Senin (24/2/2025).

"Jadi seyogyanya mentaati perintah rakyat dan Presiden, bukan perintah ketua partai," lanjutnya.

Ia pun meyakini tindakan menunda ikut retreat itu terkesan seperti mengabaikan instruksi Prabowo. Dampaknya, bisa jadi kepercayaan publik ke pemerintahan Pramono-Rano Karno jadi menurun.

Apalagi, elektabilitas Pramono-Rano dalam Pilkada DKI 2024 hanya 50,07 persen dari jumlah pemilih. Perlu upaya keras agar semakin banyak warga Jakarta yang percaya pada Pramono-Rano.

"Ya (kepercayaan publik bisa menurun). Saya kira begitu. Pemilih beliau cuma 50 persen lebih sedikit. Pram-Doel harus kerja keras untuk menaikkan lagi elektabilitas atau popularitasnya di Jakarta," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung tiba di Magelang, Jawa Tengah untuk mengikuti retreat kelala daerah yang digelar oleh Presiden Prabowo Subianto. Pramono baru tiba setelah kegiatan itu sudah dimulai 20 Februari lalu.

Pramono tiba bersama 17 kepala daerah dari PDIP yang sempat menunda ikut retreat. Saat tiba, ia sempat memberi penjelasan ke awak media mengenai penundaannya datang ke Magelang.

baca juga

"Rekan-rekan sekalian, saya Gubernur Jakarta bersama dengan pak wali kota Jogja dan juga ada 17 (kepala daerah) lainnya yang bersama-sama dengan kami," ujar Pramono di Magelang, Senin (24/2/2025).

"Hari ini kita memulai ikut untuk retreat," lanjutnya menambahkan.

Pramono tak mau menjelaskan lebih lanjut soal alasannya menunda kedatangan ke retreat. Sebab, masyarakat sudah mengetahui soal adanya larangan dari Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Kenapa baru hari ini? Tentunya saya tidak perlu menjelaskan apa-apa," jelasnya.

Meski demikian, Pramono menegaskan dirinya sudah meminta izin dari Megawati dan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk datang ke Magelang.

"Tetapi apapun saya tetap berkomunikasi dengan Ibu Ketua Megawati dan juga DPP Partai apa yang kemudian menjadi keputusan bersama," ucap Pramono.

Eks Sekretaris Kabinet itu juga menyatakan telah mempertimbangkan serius arahan penundaan yang diminta Megawati.

"Tentunya dengan berbagai pertimbangan, dengan mempertimbangkan sesungguh-sungguhnya apa yang menjadi arahan Ibu Ketua Umum untuk melakukan penundaan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala Daerah dari PDIP Akhirnya Masuk Retreat, Pramono Anung: Hasil Komunikasi dengan Megawati

Kepala Daerah dari PDIP Akhirnya Masuk Retreat, Pramono Anung: Hasil Komunikasi dengan Megawati

News | Senin, 24 Februari 2025 | 18:16 WIB

Baru Ikut Retreat Prabowo Hari Keempat, Pramono ke Mendagri Tito: Terima Kasih Atas Kesabarannya

Baru Ikut Retreat Prabowo Hari Keempat, Pramono ke Mendagri Tito: Terima Kasih Atas Kesabarannya

News | Senin, 24 Februari 2025 | 15:04 WIB

Akhirnya Hadiri Retret, Pramono Tiba di Magelang Bareng 17 Kepala Daerah PDIP: Sudah Izin Bu Mega

Akhirnya Hadiri Retret, Pramono Tiba di Magelang Bareng 17 Kepala Daerah PDIP: Sudah Izin Bu Mega

News | Senin, 24 Februari 2025 | 14:36 WIB

Pemprov DKI Efisiensi Rp1,548 Triliun, Bakal Dipakai untuk Program Prioritas Pramono-Rano

Pemprov DKI Efisiensi Rp1,548 Triliun, Bakal Dipakai untuk Program Prioritas Pramono-Rano

News | Senin, 24 Februari 2025 | 13:33 WIB

Opera Sabun Retret Kepala Daerah, Gertak Sambal atau Pembangkangan PDIP?

Opera Sabun Retret Kepala Daerah, Gertak Sambal atau Pembangkangan PDIP?

Liks | Senin, 24 Februari 2025 | 08:29 WIB

55 Kepala Daerah dari PDIP Siap Retret di Akmil, Tunggu Komando Megawati

55 Kepala Daerah dari PDIP Siap Retret di Akmil, Tunggu Komando Megawati

News | Sabtu, 22 Februari 2025 | 23:35 WIB

Demokrat Sayangkan Ada Partai Larang Kader Kepala Daerah Ikut Retret, Sindir Megawati?

Demokrat Sayangkan Ada Partai Larang Kader Kepala Daerah Ikut Retret, Sindir Megawati?

News | Sabtu, 22 Februari 2025 | 22:05 WIB

Terkini

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×