Hezbollah Dukung Pemerintah Lebanon, Syaratkan Monopoli Senjata dan Netralitas

Aprilo Ade Wismoyo

Kamis, 27 Februari 2025 | 03:05 WIB
Hezbollah Dukung Pemerintah Lebanon, Syaratkan Monopoli Senjata dan Netralitas
Ilustrasi Bendera Hizbullah. (istockphoto.com/shmooj)

Suara.com - Blok parlemen Hezbollah pada hari Selasa memberikan dukungannya kepada pemerintah baru Lebanon, yang dalam pernyataan menteri menjelang pemungutan suara mosi tidak percaya bersumpah untuk memonopoli negara atas persenjataan dan menjaga kenetralan negara.

"Kami memberikan kepercayaan kami kepada pemerintah," kata Mohammed Raad, kepala blok parlemen Hezbollah, yang menyatakan harapan bahwa pemerintahan baru akan "berhasil membuka pintu bagi penyelamatan nyata bagi negara," AFP melaporkan.

"Kami ingin bekerja sama semaksimal mungkin untuk menjaga kedaulatan nasional dan stabilitasnya serta mencapai reformasi dan memajukan negara," kata Raad dalam sesi parlemen dua hari yang dimulai pada hari Selasa dan akan berpuncak pada mosi tidak percaya kepada pemerintah baru.

Pernyataan menteri, garis besar rencana kerja pemerintah baru yang dibacakan oleh Perdana Menteri Nawaf Salam, bersumpah untuk memperluas "kedaulatan negara di seluruh wilayahnya secara eksklusif dengan kekuatannya sendiri".

Ia juga berkomitmen untuk mengerahkan tentara "di wilayah perbatasan Lebanon yang diakui secara internasional", dan menekankan perlunya bekerja untuk mengimplementasikan komitmen Presiden Lebanon Joseph Aoun tentang "tugas negara dalam memonopoli kepemilikan senjata" dan "memutuskan perang dan perdamaian".

Pernyataan menteri tersebut mencatat perlunya mengambil "semua langkah yang diperlukan untuk membebaskan semua wilayah Lebanon dari pendudukan Israel".

Israel telah mempertahankan pasukannya di lima titik "strategis" di sepanjang perbatasan bersama meskipun kesepakatan gencatan senjata mengharuskan pasukannya untuk mundur sepenuhnya.

Raad mengatakan tujuan perang terbaru adalah "untuk mengakhiri Hizbullah... dan mengakhiri kehadiran perlawanannya" terhadap Israel, seraya menambahkan, "Upaya itu gagal".

Pemerintah baru telah berjanji untuk membuat dana untuk membangun kembali wilayah yang rusak dan hancur dan berharap bantuan asing untuk upaya rekonstruksi, dengan negara yang terperosok dalam krisis ekonomi selama lima tahun.

baca juga

Pernyataan menteri tersebut juga berjanji untuk mengadopsi "kebijakan luar negeri yang berupaya menjadikan Lebanon netral terhadap konflik poros" dan memastikan "Lebanon tidak digunakan sebagai platform untuk menyerang" negara-negara Arab dan negara-negara sahabat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Israel Terpukul: Konflik di Gaza Picu Gelombang Pengangguran

Ekonomi Israel Terpukul: Konflik di Gaza Picu Gelombang Pengangguran

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 11:59 WIB

Israel Hancurkan Rumah dan Toko, Usir 12.000 Warga Palestina di Tulkarem

Israel Hancurkan Rumah dan Toko, Usir 12.000 Warga Palestina di Tulkarem

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 11:16 WIB

Cerita Jordi Cruyff Latih Klub Israel: Saya Gak Boleh Salah Jika Tidak...

Cerita Jordi Cruyff Latih Klub Israel: Saya Gak Boleh Salah Jika Tidak...

Bola | Rabu, 26 Februari 2025 | 11:09 WIB

Eks Sandera IDF: Kami Merasa Nyawa Kami Tidak Cukup Berharga

Eks Sandera IDF: Kami Merasa Nyawa Kami Tidak Cukup Berharga

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 08:53 WIB

Sosok Alona Suslova Wanita Israel Kekasih Jordi Cruyff

Sosok Alona Suslova Wanita Israel Kekasih Jordi Cruyff

Bola | Rabu, 26 Februari 2025 | 08:50 WIB

Pemimpin Oposisi Israel Mengatakan Mesir Harus Kelola Gaza Selama Delapan Tahun Pasca Perang

Pemimpin Oposisi Israel Mengatakan Mesir Harus Kelola Gaza Selama Delapan Tahun Pasca Perang

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 06:35 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×