Pemimpin Oposisi Israel Mengatakan Mesir Harus Kelola Gaza Selama Delapan Tahun Pasca Perang

Bella | Suara.com

Rabu, 26 Februari 2025 | 06:35 WIB
Pemimpin Oposisi Israel Mengatakan Mesir Harus Kelola Gaza Selama Delapan Tahun Pasca Perang
Mesir menyatakan siap menjadi tuan rumah konferensi internasional untuk rekonstruksi Jalur Gaza setelah tercapainya harapan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Palestina. /ANTARA/Anadolu/py

Suara.com - Pemimpin oposisi Israel, Yair Lapid, menyatakan pada Selasa bahwa Mesir seharusnya mengambil alih pengelolaan Jalur Gaza selama setidaknya delapan tahun setelah perang berakhir. Imbalannya, penghapusan utang luar negeri dalam jumlah besar.

"Solusi yang tepat adalah Mesir bertanggung jawab atas pengelolaan Jalur Gaza selama delapan tahun dengan opsi perpanjangan hingga 15 tahun," ujar Lapid dalam sebuah diskusi di think tank Foundation for Defense of Democracies (FDD) yang berbasis di Washington.

Lapid, yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Israel, menambahkan bahwa selama periode itu, komunitas internasional dan sekutu regional akan menanggung pembayaran utang luar negeri Mesir. Menurutnya, Mesir akan memimpin pasukan perdamaian yang melibatkan negara-negara Teluk dan komunitas internasional untuk mengelola serta membangun kembali Gaza.

Kondisi di Gaza akibat serangan Israel kepada Hamas. [ANTARA/Anadolu/py/am]
Kondisi di Gaza akibat serangan Israel kepada Hamas. [ANTARA/Anadolu/py/am]

"Selama periode tersebut, kondisi untuk pemerintahan mandiri di Gaza akan diciptakan, dan proses demiliterisasi total Gaza akan diselesaikan," tambah Lapid, merujuk pada wilayah yang saat ini dikuasai oleh kelompok Hamas.

Pernyataan Lapid ini muncul di tengah konflik yang masih berlangsung antara Israel dan Hamas, yang dimulai setelah serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023, yang kemudian direspons dengan invasi militer Israel ke Gaza.

Sementara itu, pemerintah Israel sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang gencatan senjata 42 hari di Gaza guna mengamankan pembebasan 63 sandera yang tersisa, sementara pembicaraan mengenai masa depan wilayah tersebut masih ditunda, menurut pejabat Israel.

Gencatan senjata awal yang dimulai pada 19 Januari 2024, dengan dukungan Amerika Serikat serta mediasi Mesir dan Qatar, dijadwalkan berakhir pada Sabtu mendatang. Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai langkah berikutnya.

"Kami sangat berhati-hati," kata Wakil Menteri Luar Negeri Israel, Sharren Haskel, saat ditanya mengenai kemungkinan perpanjangan gencatan senjata tanpa pembicaraan lanjutan terkait masa depan Gaza.

"Belum ada kesepakatan khusus mengenai hal itu, tetapi ini bisa menjadi kemungkinan. Kami tidak menutup opsi untuk melanjutkan gencatan senjata, tetapi itu harus dibarengi dengan pembebasan sandera yang tersisa," tambahnya.

Jika tidak ada kesepakatan yang tercapai sebelum Jumat, Israel diperkirakan akan kembali melanjutkan serangan militer atau mempertahankan status quo, di mana gencatan senjata tetap berlaku tetapi tanpa pembebasan sandera, serta kemungkinan pemblokiran bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Sejauh ini, sebanyak 29 sandera Israel dan lima warga Thailand telah dibebaskan sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran dengan ratusan tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel. Namun, masih ada empat jasad sandera yang belum diserahkan, meski sebelumnya dijadwalkan pada Kamis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Udara Israel Guncang Damaskus, Picu Ketegangan Baru di Suriah Selatan

Serangan Udara Israel Guncang Damaskus, Picu Ketegangan Baru di Suriah Selatan

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 05:34 WIB

Situs Tersuci Ketiga Umat Islam 'Masjid Al-Aqsa' Dalam Genggaman Israel

Situs Tersuci Ketiga Umat Islam 'Masjid Al-Aqsa' Dalam Genggaman Israel

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 01:15 WIB

Israel Rencanakan Pembatasan Ketat Saat Ramadhan di Masjid Al-Aqsa, 3 Ribu Personel Polisi Dikerahkan

Israel Rencanakan Pembatasan Ketat Saat Ramadhan di Masjid Al-Aqsa, 3 Ribu Personel Polisi Dikerahkan

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 19:13 WIB

Sumber Kekayaan Zaskia Adya Mecca yang Bangun Masjid di Gaza Palestina

Sumber Kekayaan Zaskia Adya Mecca yang Bangun Masjid di Gaza Palestina

Lifestyle | Selasa, 25 Februari 2025 | 18:12 WIB

"Jenin Tak Layak Huni": Kesaksian dari Kamp Pengungsi yang Dihancurkan Israel

"Jenin Tak Layak Huni": Kesaksian dari Kamp Pengungsi yang Dihancurkan Israel

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 15:19 WIB

Putin: Perundingan Damai Ukraina Butuh Kepercayaan AS-Rusia, Eropa Akan Dilibatkan Kemudian

Putin: Perundingan Damai Ukraina Butuh Kepercayaan AS-Rusia, Eropa Akan Dilibatkan Kemudian

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 15:03 WIB

Israel Hancurkan Kamp Pengungsi Jenin, 40.000 Warga Palestina Mengungsi

Israel Hancurkan Kamp Pengungsi Jenin, 40.000 Warga Palestina Mengungsi

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 14:38 WIB

Akses Masjid Al-Aqsa Dibatasi Israel Jelang Ramadan, Ketegangan Meningkat

Akses Masjid Al-Aqsa Dibatasi Israel Jelang Ramadan, Ketegangan Meningkat

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 14:32 WIB

Sosok Christian Kretschmar, Suami Anggun Cipta Sasmi yang Jarang Disorot

Sosok Christian Kretschmar, Suami Anggun Cipta Sasmi yang Jarang Disorot

Lifestyle | Selasa, 25 Februari 2025 | 12:53 WIB

Netanyahu ke Jerman? Calon Kanselir Cari Cara Agar PM Israel Lolos Jerat ICC

Netanyahu ke Jerman? Calon Kanselir Cari Cara Agar PM Israel Lolos Jerat ICC

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 08:50 WIB

Terkini

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:38 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:56 WIB

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:27 WIB

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB