Mudik Lebaran 2025: Pemerintah Siapkan Sistem Kerja Fleksibel Hingga Atur Libur Sekolah

M Nurhadi

Minggu, 02 Maret 2025 | 11:22 WIB
Mudik Lebaran 2025: Pemerintah Siapkan Sistem Kerja Fleksibel Hingga Atur Libur Sekolah
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Jelang perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko PUK) mengumumkan rencana penerapan Flexible Work Arrangement (FWA) atau pengaturan kerja fleksibel mulai tujuh hari sebelum Lebaran (H-7), tepatnya pada 24 Maret 2025. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan arus mudik lebih merata dan mengurangi kepadatan lalu lintas di hari-hari krusial menjelang Lebaran.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa kebijakan ini telah dikoordinasikan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB terkait penerapan Flexible Work Arrangement atau yang sebelumnya dikenal sebagai work from anywhere. Harapannya, kebijakan ini bisa membantu mendistribusikan arus mobilitas masyarakat lebih awal,” ujar AHY saat memberikan keterangan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu (22/3/2025).

Apa Itu Flexible Work Arrangement (FWA)?

FWA adalah sistem kerja fleksibel yang memungkinkan karyawan untuk bekerja dari lokasi mana pun, baik dari rumah maupun lokasi lain di luar kantor. Kebijakan ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas bagi pekerja dalam mengatur waktu dan tempat kerja, sekaligus membantu mengurangi kepadatan di jalan raya, terutama pada masa-masa puncak seperti mudik Lebaran.

Penerapan FWA menjelang Lebaran 2025 bertujuan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi pada hari-hari menjelang Idul Fitri. Tahun ini, perayaan Lebaran berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, sehingga diprediksi akan terjadi peningkatan volume kendaraan dan penumpang di berbagai moda transportasi. Dengan menerapkan FWA, diharapkan arus mudik dapat terdistribusi lebih merata sejak H-7 Lebaran, sehingga mengurangi beban di jalan raya dan terminal transportasi.

Selain FWA, pemerintah juga tengah mengupayakan sinkronisasi jadwal libur sekolah untuk semakin mengoptimalkan distribusi arus mudik. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di jalan raya, terutama di wilayah-wilayah yang menjadi titik rawan kemacetan.

AHY menegaskan bahwa seluruh kebijakan ini merupakan bagian dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan perjalanan mudik 2025 berlangsung aman, nyaman, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.

“Sekali lagi, mohon disampaikan kepada masyarakat luas, ini adalah upaya pemerintah, sesuai arahan dan direktif khusus dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang ingin memastikan perjalanan masyarakat di bulan suci Ramadan, khususnya Lebaran, semakin aman, nyaman, terjangkau, dan menyenangkan,” ujar AHY, dikutip via Antara.

baca juga

Pemerintah juga terus memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Langkah-langkah strategis telah diambil untuk meningkatkan kesiapan infrastruktur transportasi, baik darat, laut, udara, maupun perkeretaapian. Salah satu fokus utama pemerintah adalah memastikan kelancaran arus transportasi serta menekan harga tiket agar lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Beliau (Presiden Prabowo) senantiasa ingin menghadirkan kebijakan yang pro rakyat, termasuk dalam rangka menghadapi masa mudik Lebaran tahun ini,” kata AHY. Pemerintah berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat agar perjalanan mudik lebih lancar, aman, dan nyaman.

Dengan penerapan FWA dan berbagai langkah strategis lainnya, diharapkan masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik yang lebih terencana dan minim hambatan. Kebijakan ini juga diharapkan dapat mengurangi stres dan kelelahan yang kerap dialami oleh para pemudik akibat kemacetan panjang.

Selain itu, penerapan FWA juga memberikan keuntungan bagi perusahaan dan karyawan. Perusahaan dapat tetap menjaga produktivitas, sementara karyawan mendapatkan fleksibilitas dalam mengatur waktu kerja mereka, terutama di momen penting seperti menjelang Lebaran.

Pemerintah berharap bahwa kebijakan FWA dan langkah-langkah pendukung lainnya dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi masalah kemacetan dan kepadatan transportasi selama musim mudik. Dengan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2025 dapat berlangsung lancar dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang pro rakyat dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas AHY.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Berikan Diskon Tarif Tol 20 Persen Selama Mudik, Ini Daftarnya

Pemerintah Berikan Diskon Tarif Tol 20 Persen Selama Mudik, Ini Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 01 Maret 2025 | 15:17 WIB

Sri Mulyani: PPN 6 Persen Ditanggung Pemerintah pada Tiket Pesawat Mulai Berlaku Hari Ini

Sri Mulyani: PPN 6 Persen Ditanggung Pemerintah pada Tiket Pesawat Mulai Berlaku Hari Ini

Bisnis | Sabtu, 01 Maret 2025 | 14:00 WIB

Tok! Pemerintah Kasih Diskon Tiket Pesawat Domestik 14 Persen Selama Dua Minggu

Tok! Pemerintah Kasih Diskon Tiket Pesawat Domestik 14 Persen Selama Dua Minggu

Bisnis | Sabtu, 01 Maret 2025 | 12:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Pesawat Lebaran 10% Untuk Penerbangan Domestik

Cara Dapat Diskon Tiket Pesawat Lebaran 10% Untuk Penerbangan Domestik

News | Sabtu, 01 Maret 2025 | 12:09 WIB

AHY Singgung Praktik Politik Amoral di Depan Gibran, Publik: Ada yang Menghela Napas Panjang

AHY Singgung Praktik Politik Amoral di Depan Gibran, Publik: Ada yang Menghela Napas Panjang

Tekno | Sabtu, 01 Maret 2025 | 11:20 WIB

Cek Fakta: Akhirnya Sekolah Libur 45 Hari Selama Bulan Ramadan

Cek Fakta: Akhirnya Sekolah Libur 45 Hari Selama Bulan Ramadan

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 21:30 WIB

Terkini

Tamparan Rp100 Ribu: Ironi Anak Guru di Blitar dalam Pusaran Perundungan

Tamparan Rp100 Ribu: Ironi Anak Guru di Blitar dalam Pusaran Perundungan

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Siasat BI Lampung Jaga Harga Cabai Tak Pedas di Akhir Tahun

Siasat BI Lampung Jaga Harga Cabai Tak Pedas di Akhir Tahun

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:25 WIB

Wamenkop Soroti Pelamar Kerja Membludak di Bekasi, Kopdes Merah Putih Jadi Jawaban?

Wamenkop Soroti Pelamar Kerja Membludak di Bekasi, Kopdes Merah Putih Jadi Jawaban?

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:23 WIB

10 Sifat Buruk Zodiak Gemini yang Jarang Diketahui

10 Sifat Buruk Zodiak Gemini yang Jarang Diketahui

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:05 WIB

8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan

8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim

Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:27 WIB

×